Mengawal jeruk di Pulau Kisar

Gerakan Pengembangan Jeruk Kisar  (Gerbang Jekis) merupakan strategi, langkah dan upaya untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai dalam pengembangan Jeruk Kisar, yang dalam implementasinya mensinergikan berbagai sektor yang terkait.

Populasi tanaman jeruk Manis Kisar pada tahun  2016 sebanyak 5.576 pohon tersebar di Kecamatan Pulau Pulau Terselatan dan Kisar Utara, tanaman belum menghasilkan (TBM) sebanyak 3.380 pohon  sedangkan tanaman menghasilkan (TM) sebanyak 2.196 pohon.

Untuk mendukung pengembangan Balitjestro melakukan kawalan teknologi 9-13 Desember yang lalu. Materi pendampingan kali ini adalah budidaya jeruk dan diawali dengan penanaman di lahan petani yang dibimbing teknisi Balitjestro, Setiono SP.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Maluku Barat Daya (Ir. Joshua Pilippus, MSi), PPTK dan 4 petugas Dinas Pertanian  serta 19 Kepala Desa dan Dusun.

Jenis jeruk yang ditanam adalah Manis Kisar yang memiliki keunggulan akan rasanya yang manis segar, ukuran buah sedang, warna kulit oranye ,daya simpan lama, aroma lembut dan tahan terhadap kekeringan, serta kandungan air yang banyak.

Ke depan harapannya masyarakat dan petani di Pulau Kisar dapat mengadopsi teknologi yang agar tanaman jeruk dapat terjaga, hasil produksi meningkat dan tetap lestari.Dukungan dari pemerintah dan masyarakat petani sangat diharapkan agar pengembangan kawasan jeruk Kisar dapat berhasil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Pulau Kisar. (af/setiono)