Mekanisme Pembentukan Jeruk SoE Seedless Hasil Induksi Radiasi Sinar Gamma

iptek hortikultura, No. 12, 2016: 31-35

Dita Agisimanto dan Farida Yulianti

Untuk mendapatkan jeruk dengan karakter seedless, beberapa metode pemuliaan konvensional dan modern sering digunakan seperti persilangan, fusi protoplasma, transformasi genetik, dan induksi mutasi dengan sinar gamma (Raza et al. 2003). Induksi mutasi untuk menghasilkan tanaman jeruk seedless, berhasil pada jeruk keprok Tango (Roose & William 2007, Crowley 2011), keprok Ougan (Hu et al. 2007), keprok Wuzishatangju (Ye et al. 2009, Jianfeng et al. 2012), keprok Afourer (Gambetta et al. 2013), dan jeruk Keraji (Yamamoto & Tominaga 2002). Di Indonesia, induksi mutasi telah dilakukan sejak tahun 2002. Mata tunas jeruk SoE diradiasi dengan sinar gamma yang dipancarkan oleh Cobalt-60 pada dosis radiasi 20, 40, dan 60 Gy. Pada tahun 2013, ada 20 tanaman dari hasil radiasi 20 dan 40 Gy yang menghasilkan buah seedless di lebih dari 90 persen/tanaman.

Artikel lengkap bisa didownload di sini atau di sini

Agenda

no event