Margareta Astaman Terima Tantangan Ekspor Jeruk Purut Tiga Kali Lipat

Jika bicara jeruk, saat ini Indonesia masih dibanjiri oleh jeruk impor mencapai 100.000 ton pada 2020. Usaha perbaikan hulu-hilir agribisnis jeruk nasional terus dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas jeruk petani dalam negeri sehingga mampu menjadi substitusi impor. Namun, ternyata dibalik gempuran jeruk impor, khususnya jenis keprok, Indonesia telah mampu melakukan ekspor untuk jenis jeruk yang memang langka di luar negeri.

Margareta Astaman menjalankan wirausaha eksportir buah-buahan di bawah brandJava Fresh (PT Nusantara Segar Global). Jeruk purut menjadi salah satu andalan Java Fresh adalah selain manggis, salak, dan sirsak. Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor adalah Australia, China, Perancis, Singapura, Thailand, kawasan Timur Tengah, dan negara Eropa.

Pada acara gelar inovatif pernebihan jeruk, Menteri Pertanian berdialog langsung dengan Margareta Astaman dan menyatakan dukungannya agar petani Indonesia makin berbicara di ajang internasional.

“Hari ini gelar teknologi inovatif perbenihan jeruk kita melepas jeruk purut yang mendapatkan pasar internasional yang kuat. Hari ini kita lepas ekspornya ke Prancis dan Belanda, permintaan ekspor jeruk purut ini cukup besar. Perintah Bapak Presiden Jokowi adalah selain meningkatkan produksi untuk pemenuhan kebutuhan sendiri, tapi juga untuk melipatgandakan ekspor,” tegas Mentan di IP2TP Punten, Balitjestro, Selasa (19/10/2021).

Menyertai tantangan tersebut, Mentan memerintahkan jajarannya untuk memfasilitasi agar pengusaha dan petani mampu terus berkiprah di kancah Internasional dengan teknologi perbenihan yang baik, kawalan budidaya, kemudahan proses/proseduk ekspor, dll. Mentan yang baru-baru ini menjadi ketua Ketua G20 Bidang Pertanian, menyatakan bahwa negara maju seperti Amerika mulai kembali meningkatkan pertanian agar bisa berdaya saing.

Margareta menyatakan selama ini sudah melakukan ekspor jeruk purut ke negara tujuan Prancis dan Belanda sebanyak 1 ton setiap pekannya. Permintaan selalu tinggi, karena itu ia berharap pelaku usaha mampu menangkap peluang pasar ini. Jeruk purut atau secara internasional dikenal dengan Kaffir lime ini menjadi primadona untuk bumbu masakan, kandungan vitamin C dari jeruk ini berguna untuk kekebalan tubuh. Antioksidan dalam vitamin C berfungsi untuk membantu mencegah kerusakan sel akibat molekul radikal bebas Banyak juga memanfaatkan jeruk ini untuk kecantikan baik untuk perawatan kulit, wajah, maupun rambut.