Makna dan Karakter Tanah Bagi Tanaman Jeruk

[cml_media_alt id='1396']Rekomendasi Pemupukan Jeruk[/cml_media_alt]

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman merupakan hasil dari interaksi yang kompleks antara faktor dalam (genetik dan hormonal) dan luar (air, unsur hara, udara, cahaya, suhu, dan bantuan mekanik). Diantara sejumlah faktor luar, unsur hara dan air merupakan faktor yang bisa diperbaiki ketersediaannya untuk tanaman sehingga keduanya sangat menentukan mutu dan hasil yang akan dicapai.

Dalam setiap proses pertumbuhan dan produksi tanaman, ketersediaan air dan unsur hara memiliki hubungan dan peran bagaikan empat sekawan yang tidak bisa dipisahkan.  Sebagai contoh, pupuk yang diaplikasikan ke dalam tanah akan diserap oleh akar tanaman setelah melalui proses pelarutan oleh air, mekanisme pergerakan unsur hara mendekati akar membutuhkan media air, dan akar akan tumbuh lebat pada kondisi lembab dibandingkan dengan kurang air.  Sebaliknya aplikasi pupuk yang tepat dapat meningkatkan perkembangan akar sehingga kemampuan akar menyerap air meningkat.

Manajemen Pupuk dan Air Pada Tanaman Jeruk” (MPAJ) adalah suatu strategi yang berusaha mencapai perbaikan mutu pertumbuhan dan produksi tanaman jeruk, memaksimalkan keuntungan dan melindungi/ meminimalkan kerusakan lingkungan dari kegiatan aplikasi nutrisi dan air agar terwujud pertanian yang berkelanjutan. Selain memahami karakter dan peran bagian-bagian tanaman, pengelola kebun juga perlu memahami karakter dan peran tanah, pupuk dan air yang ditambahkan serta interaksinya dalam mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman jeruk agar pengelolaan pupuk dan air dapat memberikan hasil yang memuaskan.

Empat komponen penyusun tanah mineral adalah bahan mineral hasil pelapukan batuan, bahan organik hasil pembusukan makluk hidup, air dan udara. Lapisan tanah yang ideal untuk tanaman memiliki komposisi 50% bahan padat (45% bahan mineral dengan  5% bahan organik) dan 50% ruang(pori tanah) yang ditempati oleh 20 – 30% udara dan 20 – 30% air.

Makna tanah bagi tanaman jeruk:

  1. Tempat akar dan berdiri tegaknya tanaman.
  2. Penyedia dan tempat pertukaran nutrisi antara tanah dan akar .
  3. Penyedia oksigen untuk pernafasan akar.
  4. Penampung dan penyedia air.

Karakter ideal tanah untuk tanaman jeruk:

  1. Lapisan tanah yang dapat ditembus oleh akar (kedalaman efektif) lebih dari  75 cm.
  2. Tekstur berpasir sampai lempung berpasir.
  3. Drainase dan airase baik
  4. Kedalaman muka air tanah sekitar 100 cm.
  5. Kandungan bahan kasar (batuan) sedikit (< 15%).
  6. pH tanah 5,5 – 6,5.
  7. Kapasitas tukar kation > 25 me/100 g.
  8. Kejenuhan basa > 50%.
  9. Salinitas kurang dari 2 mmhos/cm.
  10. Kandungan karbon organik tanah mineral sekitar 3 – 5%.
  11. Kedalaman pirit dari permukaan tanah lebih dari 150 cm.

 

Oleh: Sutopo
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Tinggalkan Balasan