Kunjungan Petani & Petugas Kabupaten Tuban

[cml_media_alt id='1941']Kunjungan Petani Tuban[/cml_media_alt]Sebanyak 35 petani dan tim teknis tingkat kabupaten dan kecamatan dari Kabupaten Tuban, Jatim berkunjung ke Balitjestro guna meningkatkan wawasan dalam pengelolaan perbenihan jeruk bebas penyakit dan Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) yang telah diterapkan di visitor milik Balitjestro.

Kabupaten Tuban sebagai salah satu kawasan pengembangan agribisnis jeruk di Indonesia. Saat ini petani masih berorientasi pada tanaman pangan seperti padi dan palawija, sehingga perlu adanya pembinaan dan bekal ketrampilan secara khusus kepada petani dalam mengelola tanaman hortikultura. Selain tanaman jeruk juga akan dikembangkan tanaman lengkeng dan sirsak, sehingga kegiatan ini mendapat respon dari pihak Balitjestro yang diwakili dari tim perluasan areal. Tanaman jeruk yang dikembangkan di Kabupaten Tuban benihnya berasal dari Balitjestro yaitu keprok Madura dan keprok Tejakula yang buahnya berwarna kuning sampai oranye dengan kondisi tanaman tumbuh normal.

Untuk menambah pengetahuan tentang tanaman jeruk, petani dan petugas diberi bekal tentang memilih benih yang benar, mengenalkan beberapa varietas keprok komersial yang sudah dilepas Kementerian Pertanian serta mengelola kebun jeruk sehat.Dengan demikian ada alternatif jenis jeruk keprok dataran rendah lain yang bisa dikembangkan di kabupaten Tuban selain yang sudah ditanam sekarang. Untuk pengembangan kawasan agribisnis lengkeng Balitjestro siap melakukan kerjasama dalam hal pengadaan benih berlabel dan pengawalan teknologi. Berdasarkan penilaian responden yang disebar, peserta merasa puas dengan penjelasan tanaman jeruk dan pelayanan yang sudah diberikan oleh petugas.

Tinggalkan Balasan