Kuliah Praktek Industri : Peluang Agribisnis Pertanian Masih Luas

20140227_103038Kuliah praktek industri di SMKN 2 Batu, pada Kamis 27 Februari 2014, Setiono (Teknisi Balitjestro) memberikan materi entrepreneurship di bidang pertanian dengan judul “Membangun Karakter dan Jiwa Siap Bekerja/Berwirausaha dalam Menghadapi Tantangan Global di Bidang Agribisnis”. Siswa yang sehari-hari belajar di bidang pertanian ini mempelajari tentang pertanian tanaman pangan, hortikultura, tanaman hias dan tanaman obat mulai dari budidaya sampai pasca panen, bahkan belajar pula mengenai pengelolaan pemasaran. Diharapkan lulusannya mampu mengisi peluang agribisnis yang sekarang ini bertolak kepada “go organic” dan preferensi konsumen yang tinggi mengenai atribut mutu.

Dalam paparannya, Setiono memberikan gambaran potensi, tantangan dan permasalahan pertanian di Indonesia. Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. Indonesia dikenal sebagai penghasil produk pertanian kelas dunia yaitu; karet (No 2 dunia), beras (3), coklat (3), kopi (3), teh (6), kelapa sawit (1), kelapa (1), pala (1), lada (1), kayu manis (1), cengkeh (1) dan singkong (1). Jika dibandingkan dengan negara maju seperti Amerika, mereka ternyata juga menghasilkan produk pertanian dengan jumlah besar yaitu; jagung (No 1 dunia), kedelai (1), gandum (3), kapas (4), susu sapi (1), anggur (2), apel (2) dan pir (2).

Pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang agribisnis beberapa diantaranya adalah Kusuma Agro di Batu, Mekarsari di Bogor dan Bhakti Alam di Pasuruan. Mereka bergerak di bidang di bidang sub sistem usahatani, sub sistem pengolahan dan sub sistem pemasaran sekaligus. Gambaran kondisi perdagangan dunia, posisi hutang Indonesia, keberhasilan di negara lain dan peluang agribisnis dipaparkan. Para siswa mendapatkan banyak informasi sebagai bekal terjun manjadi pengusaha agribisnis.  [zh]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event