Kinerja Sektor Pertanian Torehkan Prestasi

Foto: Biro Pers Setpres

Pembangunan sektor pertanian merupakan pintu masuk untuk mengatasi masalah kemiskinan yang sudah menjadi masalah negara selama ini. Hal itu seharusnya dapat membuka mata seluruh pihak bahwa persoalan pertanian tidak lagi dapat dipandang sebelah mata.

Presiden RI Joko Widodo saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian di Jakarta, Kamis (05/01/2017) menyampaikan, “Kinerja sektor pertanian mampu menorehkan prestasi dalam meningkatkan produksi dan menekan bahkan menghentikan import.”

Dalam Rakernas yang mengangkat tema ‘Bangun Lahan Tidur untuk Meningkatkan Ekspor dengan Pembangunan Infrastruktur Pertanian’ ini, Presiden mengingatkan kembali bahwa sektor pertanian harus terus digerakkan demi kesejahteraan rakyat. “Sektor pertanian harus dikembangkan menjadi alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama,” ujar Presiden.

Lebih lanjut Presiden menyampaikan bahwa prestasi kinerja Kementerian Pertanian itu dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. “Prestasi ini dapat dilihat dari PDB Pertanian triwulan II 2016 naik 12,04% dibandingkan dengan triwulan I 2016,” ujar Presiden dalam arahannya.

Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 1500 peserta dari seluruh daerah di Indonesia tersebut, turut dilakukan penandatanganan kontrak pengadaan barang dan jasa Kementerian Pertanian tahun anggaran 2017. Pengadaan tersebut di antaranya diperuntukkan untuk pengadaan pupuk bersubsidi, benih bersubsidi, alat mesin pertanian, dan perluasan cetak sawah.

“Ini kementerian yang pertama, yang melakukan lelang penandatanganan kontrak untuk pengadaan barang dan jasa (di tahun 2017). Ini senilai Rp31,25 triliun. Saya kira sebuah angka yang sangat besar sekali. Ini akan meningkatkan peredaran uang yang ada di bawah dan kita harapkan dengan ini pertumbuhan ekonomi kita juga akan meningkat,” ujar Presiden sekaligus mengakhiri sambutannya.

(sumber :http://www.litbang.pertanian.go.id)

Related Post