Keprok Batu 55 Masih Digandrungi Masyarakat

Keprok Batu 55 Masih Digandrungi MasyarakatJeruk sampai saat ini masih menjadi produk holtikultura yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang memadati stand Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) dalam gelaran Agro Ekspose yang diselenggarakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur 2-4 Desember 2011.

Dalam acara Agro Ekspose tersebut banyak ditampilkan bermacam-macam produk pertanian. Acara yang diselenggarakan oleh BPTP jatim ini bertujuan untuk  mengembangkan pertanian di kalangan masyarakat agar para petani dapat lebih berproduktif dan bisa memajukan pertanian di Indonesia. Seperti disampaikan Assda II Provinsi Jawa Timur, Prasetyo dalam sambutannya mewakili Gubernur Jawa Timur mengatakan, bahwa pertanian harus dikembangkan untuk kemakmuran bagi petani maupun masyarakat.. Meskipun teknologi kalah namun dengan tekad yang kuat akan mampu untuk bersaing dengan bangsa lain. Dalam rangka pengembangan pertanian perlu adanya dukungan dari berbagai pihak, antara lain petani, pengusaha dan bank sebagai penyedia dana. Untuk itu diharapkan kemudahan petani dalam memperoleh dana usaha dan dalam memasarkan produk pertanian yang dihasilkan sehingga pertanian akan mampu terus berkembang dan maju. Dengan kerjasama seperti itu diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian di Negara kita.

Dengan menampilkan jeruk Keprok Batu 55 sebagai varietas unggulan Balitjestro ternyata mampu menyedot perhatian pengunjung pameran. Dengan rasanya yang manis segar menjadikan Keprok Batu 55 menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi stand Balitjestro baik hanya sekedar berkonsultasi maupun membeli buah maupun bibitnya, menunjukkan bahwa jeruk Keprok Batu 55 masih tetap menjadi komoditas yang masih tetap dibutuhkan masyarakat. Terlebih dengan banyaknya masyarakat yang membeli bibit jeruk maupun buahnya yang dipamerkan, ini membuktikan bahwa perkembangan jeruk keprok akan semakin meningkat.

[cml_media_alt id='2029']Marsono, Teknisi Balitjestro menjawab berbagai pertanyaan pengunjung tentang Jeruk, khususnya teknik budidayanya [/cml_media_alt]
Marsono, Teknisi Balitjestro menjawab berbagai pertanyaan pengunjung tentang Jeruk, khususnya teknik budidayanya
Banyak petani yang ingin mengembangkan jeruk keprok di daerahnya, karena lahan yang ada berpotensi untuk pengembangan tanaman jeruk. Dengan demikian jeruk akan terus berkembang dan menjadi produk yang tetap diminati masyarakat. Semua elemen masyarakat yang mengunjungi stand balitjestro baik dari kalangan petani, pengusaha, PNS, maupun masyarakat lainnya menunjukkan ketertarikannya untuk budidaya tanaman jeruk. Dengan dukungan teknologi dan penyediaan bibit yang berkualitas akan meningkatkan prroduksi jeruk dan akan menjadi ladang usaha yang menjanjikan.

Untuk itu Balitjestro selalu mengembangkan teknologi khususnya tanaman jeruk  untuk melayani masyarakat agar jeruk mampu sejajar dengan produk pertanian lainnya dan bersaing dengan buah impor yang mulai menyerbu pangsa pasar Indonesia.(Fajar/Balitjestro)

 

Related Post

Tinggalkan Balasan