Topazindo Agrihorti, varietas baru jeruk Keprok

Salah satu upaya untuk mensubstitusi jeruk impor adalah dengan penyediaan varietas unggul baru yang mempunyai potensi untuk dikembangkan.

Dengan adanya varietas unggul diharapkan mampu menarik petani dan pelaku agribisnis lainnya untuk mengembangkan dan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi jeruk nusantara.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Kementerian Pertanian melepas varietas unggul baru yaitu jeruk Topazindo Agrihorti yang dirilis dengan SK Menteri Pertanian No 012/Kpts/SR.120/D.2.7/1/2019.

Menurut peneliti pemulia Balitjestro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr. Chaereni Martasari, (Selasa,12/2/2019) jeruk ini berasal dari keluarga jeruk Keprok yang memiliki adaptasi di dataran tinggi.

Lebih lanjut dijelaskan, Topazindo memiliki rasa manis asam segar
dengan kandungan gula berkisar antara 11-12 brix dan warna daging buah oranye.

Penciri utama dari buah ini adalah warna kulit buah yang kuning kehijauan – oranye dengan permukaan kasar berpori dan memiliki ukuran yang relatif lebih besar dibanding jeruk keprok pada umumnya yaitu 366 – 453 gr/buah.

Topazindo Agrihorti memiliki keunggulan berbiji sedikit dan mampu berbuah sepanjang tahun.

Dengan terdaftarnya varietas ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai upaya untuk bersaing dengan jeruk impor dan mampu memenuhi selera masyarakat dengan berbagai keunggulannya. (af)

Agenda
Tanggal Kegiatan
Rabu, 16 Oktober 2019 Kunjungan Industri – SMKN 1 Gondang Nganjuk
Rabu, 16 Oktober 2019 Studi Banding oleh Diperta Kab. Tulungagung
Jumat, 15 November 2019 SMA IT Al- Hikmah