Kembalikan Kejayaan Jeruk di Rakit Banjarnegara

banjarnegara

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan peserta SLPHT jeruk Desa Siliwangi Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara, sebanyak 54 penyuluh dan petani mengunjungi Balitjestro (30/10/2014). Kunjungan ini merupakan kunjungan lanjutan yang telah dilakukan sebelumnya.

Setelah sebelumnya mengembangkan keprok Batu 55 untuk dataran tinggi, Pemkab Banjarnegara tahun depan ingin mengembangkan jeruk di dataran rendah yaitu di ketinggian 100-150 m dpl. Jeruk yang ingin dikembangkan adalah jeruk keprok dataran rendah dan jeruk siam. Jeruk dataran rendah yang menjadi unggulan adalah keprok terigas, keprok madura, keprok borneo prima, keprok selayar, keprok tejakula dan siam pontianak. Kunjungan ini diterima oleh Agus Sugiyatno dan dilanjutkan pengenalan jeruk, terutama jeruk dataran rendah oleh Sutopo.

Kunci-kunci mengenai keberhasilan jeruk memang perlu diketahui bersama, misalnya dalam memilih benih. Jika benih yang akan ditanam akarnya bengkok, sebaiknya tidak ditanam. Dalam jangka waktu 3-5 tahun tanaman jeruk akan bermsalah dalam penyerapan nutrisi. Membeli benih ibarat membeli akar, maka usahakan memilih benih yang terjamin mutunya.

Acara tanya jawab menjadi ajang para petani untuk mencari jawaban atas persoalannya. Sayangnya, kunjungan yang hanya berlangsung 1 jam tersebut membatasi untuk bertukar ilmu lebih jauh lagi. [ZH | Balitjestro]

 

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event