Karakterisasi Beberapa Varietas Buah Apel (Malus sylvestris, Mill) di KP Tlekung, Balitjestro Jawa Timur

Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti, Malang, 17 – 19 Juli 2019: 71-80, 2019

Didiek Kristianto

RINGKASAN
Apel merupakan buah pomaceous yang tumbuh baik pada daerah subtropis. Walaupun Indonesia bukan daerah subtropis, namun mampu mengembangkan tanaman apel, salah satunya di propinsi Jawa Timur (Malang dan Batu). Ada bermacam-macam varietas apel yang berkembang di Indonesia. Masing-masing varietas apel memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fisik dan perkembangan buah beberapa varietas tanaman apel sehingga dapat diketahui ciri khas dari masing-masing varietas. Penelitian dilakukan di KP. Tlekung dan laboratorium terpadu Balitjestro, Batu Jawa Timur pada bulan Maret – Juli 2018. Pengamatan perkembangan buah apel dilakukan pada saat buah apel berumur 10 minggu setelah bunga mekar (MSBM). Buah apel yang digunakan Manalagi, Anna, John Gold, Princess Noble II dan Rome Beauty. Parameteryang di amati meliputi: diameter, tinggi, warna dasar, pola warna tambahan, tekstur, TPT dan waktu panen. Varietas apel yang diamati memiliki karakteristik yang berbeda pada warna buah, tekstur, TPT, pola warna tambahan buah. Namun memiliki ciri khas yang hampir sama pada warma dasar kulit buah yang hijau. Apel Princess Noble II memiliki berat, diameter dan tinggi buah tertinggi dan yang terendah adalah Rome Beauty. Apel Anna memiliki masa panen yang lebih cepat yaitu pada minggu ke-14 SBM, sedangkat ke-4 varietas apel lain mempunyai selama 17-18 minggu.

Kata Kunci: Perkembangan, Uji Fisik, Varietas, Buah Apel

Artikel lengkap bisa didownload di sini atau di sini

Agenda

no event