Jeruk Tetap Disukai Masyarakat

Pekan Inovasi Teknologi Hortikultura Nasional 2012 dilaksanakan di Kebun Percobaan Subang dan Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Lembang Jawa Barat pada tanggal 2 – 6 Juli 2012 mengambil tema “Kebangkitan Teknologi Hortikultura Wujudkan Petani Sejahtera.Pembukaan Pekan Inovasi Teknologi Hortikultura Nasional (Pentas Hortikultura)  2012 dilaksanakan tanggal 4 Juli 2012, dihadiri oleh ± 1.000 orang terdiri dari Pejabat lingkungan Kementan, DPRD, Pemda, Dinas Pertanian, Petani/Gapoktan, Peneliti, Penyuluh, Pelajar/Mahasiswa, Dosen/Guru, Dharma Wanita, PKK, Pengusaha & Media massa

Balitjestro yang tergabung dalam stand Badan Litbang Pertanian dalam pameran menampilkan berbagai macam varietas jeruk unggulan seperti Keprok Batu 55, Keprok Satsuma, Keprok Commun, Keprok Ponkan, Manis Pacitan dan benih jeruk berlabel bebas penyakit yang cocok untuk dataran rendah maupun dataran tinggi. Antusias pengunjung yang berasal dari instansi pemerintah, swasta, petani, masyarakat umum, mahasiswa dan siswa sangat besar ketika berkunjung ke stand Balitjestro. Selain pameran, Balitjestro juga menampilkan varietas unggul tanaman jeruk dataran rendah melalui gelar teknologi di KP Subang. Beberapa varietas jeruk yang ditanam seperti Keprok Madu Terigas, Keprok Selayar, Keprok Borneo Prima, Keprok Tejakula, Keprok Satsuma dan Pamelo. Selama pameran berlangsung materi yang paling banyak ditanyakan pengunjung adalah  Varietas buah jeruk; Kesesuaian lahan penanaman jeruk, benih jeruk, budidaya Tanaman Jeruk .

Dampak dengan adanya pameran dan gelar teknologi yang dilaksanakan di KP Subang adalah produk – produk hasil penelitian Balitjestro melalui Badan Litbang Pertanian semakin dikenal dan bisa diadopsi  oleh masyarakat  luas. Sesuai visi Balitjestro untuk mengganyang buah impor bisa terwujud dengan semakin luasnya kerjasama pengembangan tanaman jeruk dan buah subtropika dengan pemda dan swasta sehingga bisa mengurangi laju buah impor.

Tinggalkan Balasan