Jerami Cegah Pembusukan Buah Stroberi

stroberi_jp16082016h38

KOTA BATU – Buah stroberi tidak boleh menempel di tanah sebelum dipanen. Karena jika menempel di tanah, mudah membusuk. Sehingga, petani stroberi Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, harus mencari jerami untuk tempat stroberi.

Jerami ini diletakkan di bagian akar tanaman untuk tempat buah. “Supaya buahnya tidak menempel di tanah. Tapi di jerami,” kata Wijoyo, petani stroberi Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, di sela-sela mengganti jerami, kemarin. Menurutnya, cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini membuat kondisi tanah basah. Sehingga, buah stroberi mudah busuk jika menempel di tanah. “Jadi butuh media untuk tempat buahnya (jerami),” ucap pria 68 tahun tersebut.

Tak hanya itu, lanjutnya, jerami ini juga dimanfaatkan petani untuk mengurangi tumbuhnya rumput liar (gulma). Sehingga, produksi tanaman stroberi bisa maksinial.

Hal senada juga disampaikan Agus Mulyono, petani stroberi lain. Dia juga menggunakan jerami untuk memaksimalkan hasil panen. “Supaya kualitas jerami bagus harus diganti tiap dua bulan,” imbuh pria 45 tahun itu. (irr/cl/im)

Sumber: Radar Batu, Jawa Pos, 16 Agustus 2016, halaman 38