Jatim Park Group “Raksasa” Pengelola Wisata di Jawa Timur Gandeng Balitjestro Kembangkan Tanaman Jeruk Berbasis Wisata Edukasi

Di tengah kondisi Pendemi COVID-19 yang belum ada tanda-tanda mereda saat ini, kiprah Balitjestro dalam kegiatan hilirisasi teknologi inovatif tanaman jeruk kepada stake holder terus berlanjut. Pada hari Selasa, 5 Mei 2020, kepala Balitjestro, Dr. Ir. Harwanto, MSi didampingi Ir. Agus Sugiyatno, MP (Koordinator Jasa Penelitian) dan Ady Cahyono, SP (Kepala IPPTP Banaran) berkesempatan meninjau lapang lahan milik Jatim Park Group yang berlokasi di desa Pandanrejo, kecamatan Bumiaji, kota Batu, Jawa Timur.

Kunjungan ini dilakukan memenuhi undangan dari Yuni Astuti, Manager Marketing PT. Bunga Cinta Sedjati (Jatim Park Group) yang sebelumnya mengunjungi Balitjestro dalam rangka menjalin kerjasama dalam pengembangan tanaman jeruk berbasis wisata edukasi. Seperti diketahui bahwa Jatim Park Group merupakan perusahaan besar yang mengelola 12 obyek wisata dan 5 hotel di Jawa Timur dengan pusatnya di kota Batu.

Kunjungan lapang oleh tim Balitjestro dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi terkini area yang akan dikembangkan jeruk. Yuni Astuti menyampaikan bahwa area seluas 10 ha yang telah disiapkan akan menjadi obyek wisata baru di kota Batu yaitu Batu Love Garden, obyek wisata dengan konsep display tanaman hortikultura jeruk, durian, apokat, aneka buah berry, aneka bunga, sayuran hidroponik dll yang dipadukan dengan wahana wisata lain.

Paul Sastro Sendjojo pemilik Jatim Park Group menyampaikan bahwa tanaman jeruk yang akan dikembangkan nantinya dari beberapa varietas jeruk yang dimilik Balitjestro dengan tujuan sebagai wisata edukasi, selain itu juga akan disiapkan lahan untuk area wisata petik jeruk unggul Indonesia. Paul Sastro Sendjojo memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Balitjestro untuk mendisplaykan hasil karyanya dalam bentuk Balitjestro Citrus Corner. Dr. Ir. Harwanto, MSi, menyambut baik rencana kerjasama ini karena wisata ini dapat dijadikan wahana diseminasi teknologi inovatif jeruk yang sudah dihasilkan Balitjestro selama ini.

Ruang lingkup kegiatan sementara yang akan dipayungi dalam Perjanjian Kerjasama adalah 1. Penyediaan benih jeruk; 2. Peningkatan SDM pengelola tanaman jeruk; 3. Pengawalan budidaya tanaman jeruk, dan 4. Menyusun konsep Balitjestro Citrus Corner. Rencana kerjasama ini akan terus dimatangkan dan didiskusikan kedua belah pihak untuk menghasilkan langkah yang operasional.

Agenda

no event