ISH 2018: Tantangan dan Peluang Hortikultura dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Puslitbang Hortikultura yang merupakan unit Badan Litbang Pertanian mengadakan event Internasional Symposia on Horticulture (ISH) pada 27-30 November 2018 di Kuta Bali Indonesia. Tema yang diangkat kali ini adalah Emerging Challenges and Opportunities in Horticulture Supporting Sustainable Development Goals.

Hadir sebagai pembicara utama Dr. Irene Kernot (Research Program Manager Horticulture of ACIAR), Pepijn Schrenemacher (Thailand), Randy Stringer (Australia), Bahman Amiri Larijani (Iran), Tomohiro Kamogawa (Jepang). Sedangkan, dari Indonesia, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian memaparkan tentang “Kebijakan nasional yang mendukung tujuan pembangunan yang berkelanjutan.”

Balitjestro berpartisipasi melalui presentasi oral Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si sebagai invited speaker mengenai “Agribisnis Jeruk di Indonesia: Produksi dan Pengembangan Pasar.” Sedangkan peneliti lainnya berpartisipasi melalui presentasi poster.

Acara seminar yang berlangsung selama 4 hari ini dikemas dengan presentasi pembicara utama di hari pertama, dilanjutkan presentasi oral di hari kedua, field trip di hari ketiga, yaitu mengenai berkunjung ke kawasan bioindustri Antapan dan Ulun Danu Baratan, dan pada hari terakhir, dilanjutkan kembali dengan presentasi oral.