Induksi Tunas Jeruk Manis Pacitan (Citrus sinensis L. Osbeck cv. Pacitan) Pada Beberapa Konsentrasi 6-Benzyl Aminopurine

(Shoot Induction of Manis Pacitan (Citrus sinensis L. Osbeck cv. Pacitan) on Several BAP Concentrations)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk Tropika Indonesia, Batu, 28-29 Juli 2005, hal. 191-198

Dita Agisimanto1, Syarif Husen2, dan Endah Sulistiowati2
1Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika
2Jurusan Budidaya Pertanian Faperta Universitas Muhammadiyah Malang

Abstrak
Perbanyakan klon genotipe unggul secara cepat melalui proliferasi tunas perlu diketahui untuk menyiapkan benih dalam jumlah banyak dalam kurun waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BAP dalam menginduksi tunas dari eksplan pucuk dan satu ruas jeruk manis. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Loka Penelitian Tanaman Jeruk dan Hortikultura Subtropik pada bulan Juni – September 2004. Tunas pucuk dan satu ruas jeruk manis telah ditanam pada media dasar Murashige Skoog yang diperkaya dengan 500 mg malt ekstrak, 146 mM sukrosa, 10g agar dan perlakuan BAP ( 2,5 µM/I; 5,0 µM/I; 7,5 µM/I; 10 µM/1 dan 2 kontrol (i.e. 13,3 µM/I dan tanpa BAP). Konsentrasi BAP memberikan respon positif terhadap pertumbuhan eksplan. Pemberian 2,5 µM BAP per liter media menginduksi multiplikasi dengan kisaran 3-6 kali pada tunas pucuk dan satu ruas. Pertumbuhan tunas tersebut diikuti oleh pertumbuhan daun. Hormon BAP pada konsentrasi 2,5-5 µM juga mendorong perrumbuhan tunas adventif.
Kata kunci : Jeruk manis Pacitan, BAP, multiplikasi.

Abstract
Multiplications of shootlets of commercial citrus are important to ensure healthy seedling production and other biotechnology application. Some BAP concentration in Murashige and Skoog based medium supplemented with 500 mg/l malt extract, 146 mMl sucrose and 10 g/l agar-agar were tested on shootlets induction of Citrus sinensis cv Pacitan. The research was carried out in the Tissue-Culture Laboratory of Citrus and Subtropical Horticulture Research Station in period of June and September 2004. Concentration of BAP gave positive response to shootlet induction and regeneration. Application of 2.5 µM BAP on the medium had produced higher number of shootlets of shoot-tip explants rather than uninode explants. About 3-6 folds of multiplication were observed from medium containing 2.5 µM BAP. Levels of BAP ranging from 2.5 to 5 µM induced axillar and adventitious shootlet of shoot-tip and uninode as well.
Keywords : Citrus sinensis cv. Pacitan, BAP, multiplication.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event