Induksi Mutagenesis dan Prospek Aplikasi Penanda PCR Mempercepat Penemuan Calon Varietas Unggul Jeruk Baru

(Induce Mutagenesis and Application of PCR Marker to Accelerate the Invention of New Superior Citrus Variety)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk 2007 Yogyakarta, 13 – 14 Juni 2007, hal. 235-246

Achmadi, Wahida Annisa dan Eni Maf’tuah
Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa Banjarbaru

Abstrak
Induksi mutagenesis dikombinasi dengan penanda molekular telah digunakan secara luas untuk mengembangkan tanaman yang dibiakkan secara vegetatif dalam waktu yang relatif lebih cepat dibanding cara-cara konvensional. Perbaikan varietas jeruk difokuskan untuk mengembangkan variasi genetik baru terutama untuk memperbaiki kualitas buah seperti berbiji sedikit, kemudahan mengelupas kulit buah dan memiliki tipe buah mandarin, ketahanan terhadap penyakit melalui teknologi radiasi, fusi protoplasma dan persilangan. Kebanyakan varietas jeruk memiliki kekerabatan yang dekat, akibat mutasi yang menambah sifat yang spesifik. Kemajuan metode bioteknologi memberikan kontribusi yang besar dalam aplikasi metode induksi mutasi seperti radiasi dan senyawa kimia untuk penciptaan dan penambahan variasi pada suatu varietas dibandingkan mutasi spontan yang frekuensinya sangat rendah. Kombinasi teknik mutasi dan metode kultur jaringan dalam pembentukan variasi, seleksi dan multiplikasi varian baru, dapat mempercepat program pemuliaan tanaman jeruk. Bukti telah ditunjukkan oleh berbagai hasil penelitian di berbagai jenis tanaman. Variasi tersebut disebabkan oleh perubahan jumlah atau struktur kromosom, mutasi tunggal, rekombinasi mitosis, delesi, transposisi atau metilasi sekuen DNA, mikondria atau kloroplas. Jika menggunakan variabel morfologi, pembedaan diantara varietas baik tetua maupun turunannya menjadi sulit.  Penanda molekuler berbasis PCR sudah banyak digunakan seperti RAPD, SSR, AFLP and Transposon. Introduksi penanda DNA akan membuka peluang baru bagi identifikasi variasi akibat induksi mutasi.
Kata kunci : Jeruk, mutagenesis, penanda DNA.

Abstract
Induce mutagenesis combined with molecular markers was equipped to improve vegetative propagated plants crops faster than conventional methods. Breeding for citrus was focused on to improve new variant having high qualities of fruit, earlier maturity and diseases resistance through radiation, protoplasm fusion and cross-hybridization. Most of citrus has close relatedness due to natural mutagenesis which is increasing their variation. The advanced of biotechnology methods provided high contribution in induced mutagenesis methods such as radiation and chemical mutagen application in creating new variation of commercial lines. Combination of mutagenesis techniques and tissue culture and also integrated molecular from inducing variation, plant development and selection have accelerated breeding program of such citrus characters. New variants were detected due to chromosomal re-arrangement, point mutation, mitosis recombination, deletion, transposition or methylation of DNA sequences, mitochondria and chloroplast. It is difficulty to use morphological characters on mutant’s selection. PCR based markers was frequently used to select mutants such as RAPD SSR, AFLP and also retrotransposons. Introduction this markers for mutants selection would increase the chance to get new mutant; earlier, faster, accurate, stable and accountable.
Keywords : Citrus, molecular marker, mutagenesis.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event