Indikasi Tumbuhnya Supply Chain Management (SCM) Jeruk di Kabupaten Jember

(Growth Indication Of Citrus SCM At Jember District)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk 2007 Yogyakarta, 13 – 14 Juni 2007, hal. 133-142

Arry Supriyanto, Aprilaila Sayekti dan Lizia Zamzami

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika

Abstrak

Jawa Timur merupakan salah satu sentra produksi jeruk nasionaI terbesar setelah Sumatera Utara (Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Jeruk, 2003) dengan kantong produksi jeruk terbesar ada di Kabupaten Jember dan sekitarnya. Sistem budidaya jeruk di Kabupaten Jember dapat dikatakan sudah maju. Namun dalam menghadapi era pasar bebas, perekonomian berbasis pertanian di Indonesia masih memerlukan upaya yang cukup besar karena semakin ketatnya persaingan pasar. Salah satu strategi untuk menguatkan perekonomian berbasis pertanian adalah melalui Supply Chain Management (SCM). SCM memandang usahatani jeruk berdasar pada pengembangan unit agribisnis, “business to business relationship sehingga merupakan integrasi dari seluruh subsistem muIai dari supplier input, produksi, distribusi dan pemasaran dengan melakukan kerjasama untuk membina hubungan yang lebih baik untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh anggota dalam rangka memasok produk yang memberikan kepuasan kepada konsumen dalam hal mutu, waktu dan harga dengan biaya sekecil mungkin. Dari hasil survey dan pengamatan yang dilakukan di Kab. Jember temyata sudah terlihat adanya indikasi munculnya SCM. Hal ini terlihat dari adanya kepercayaan antara petani, penebas, pedagang pengirim dan pedagang pengecer. Para petani dan pedagang tersebut membentuk kelompok-kelompok sendiri sehingga di Kab. Jember ada beberapa kelompok yang bersaing satu-sama lain dalam hal produksi maupun pemasarannya.

Kata Kunci: Agribisnis, distribusi, jeruk siam, SCM

Abstract

East Java is one of the biggest citrus production centers after North Sumatera (Prospect and Development Direction of Citrus Agribusiness, 2003) with Jember District and its surroundings as the biggest citrus production plot. Citrus cultivation system in Jember District has been considered in a good progress. Yet facing the free trade era, agricultural- based economy in Indonesia still needs a big effort because of the strict market competition. One of the strategies to encourage agricultural-based economy is through Supply Chain Management (SCM). SCM has observed citrus farm operation based on agribusiness unit development and business to business relationship that forms integration from all subsystem, start with input supplier, production, distribution and marketing, using cooperation to build better relationship to create added value for all members to supply products that satisfying consumers in term of quality, time and price with minimum cost. The survey and observation result carried out in Jember District has showed that there was SCM growth indication. It can be seen from the trust which grew among farmers, middlemen, wholesalers and retailers. So farmers and vendors were forming their own groups so that there were several groups that competed to each other in production and marketing.

Keyword: Agribusiness, distribution, tangerine, SCM

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event