Indeksing Penyaklt CVPD Pada Tanaman Jeruk Di Sulawesi Selatan

(Indexing of Huang Lung Bin Disease on Citrus Plantation in South Sulawesi)

Muh. Asaad1, Warda1, A. Triwiratno2, dan M.E. Dwiastuti2
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan
Loka Penelitian Tanaman Jeruk Dan Hortikultura Subtropik, Batu

 

ABSTRAK
Penyakit CVPD yang disebabkan oleh bakteri, Liberobacter asiaticum merupakan penyakit yang paling merusak pertanaman jeruk di Indonesia maupun di negara penghasil jeruk lainnya. Di Sulawesi Selatan, beberapa sentra produksi jeruk mengalami penurunan produksi akibat pertanaman jeruk memperlihatkan gejala penguningan yang diduga disebabkan serangan CVPD. Untuk memastikan keberadaan penyakit tersebut dilakukan indeksing menggunakan uji PCR. Daun-daun dikumpulkan dari pertanaman jeruk yang diduga terinfeksi patogen CVPD di Kabupaten Jeneponto, Sidrap, Selayar dan Luwu Utara, kemudian dilakukan pengujian PCR. Hasil menunjukkan bahwa ada empat tipe gejala yang ditemukan yaitu (1) belang-belang, (2) klorosis sedang dengan tulang daun tetap hijau, (3) klorosis keras dengan tulang daun tetap hijau dan (4) klorosis dengan tulang daun menguning pada daun-daun tanaman jeruk keprok/Siam yang terinfeksi CVPD. Fragmen 16S rDNA patogen CVPD pada ukuran basa yang diharapkan yaitu 1160 pasangan basa adalah dideteksi pada setiap tipe gejala yang dikumpulkan dari Kabupaten Jeneponto, Sidrap, Selayar dan Luwu Utara. Analisis enzim restriksi DNA yang teramplifikasi menunjukkan bahwa patogen CVPD di Sulawesi Selatan adalah disebabkan L. Asiaticum.
Kata kunci: Jeruk, CVPD, Indeksing.

ABSTRACT
Greening disease caused by greening organism (GO: Liberobacter asiaticum) is one of the most destructive disease of citrus in Indonesia and other citrus country. In South Sulawesi, several citrus production areas showing production decline due to the citrus orchards indicated the yellowness symptoms which is possibly infected by GO. To clarify the evidence of this disease it was done indexing by PCR technique. Leaves were collected from GO-infected Mandarin trees at Jeneponto, Sidrap, Selayar and Luwu Utara districts, then it was done PCR test. Results indicated that four kinds of symptoms, namely mottling (type I), mild chlorosis with green vein (type 11), severe chlorosis with green vein (type III), and vein yellowing (type IV) on leaves were observed in GO-infected Mandarin trees. The l6S rDNA fragments of the GO in expected size of 1160 bp were detected in each of the typical symptoms (type I, II, III) collected from Jeneponto, Sidrap, Selayar and Luwu Utara. Restriction enzyme analysis of amplified DNA showed that GO in South Sulawesi was L. asiaticum.
Keywords : Citrus, CVPD, Indexing.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event