Hubungan Gejala Blotching, Defisiensi Zn dan Fe dengan Hasil Deteksi Penyakit CVPD Jeruk dengan Polymerase Chain Reaction

(Relation of blotching, Zn and Fe deficiency symptoms and the result of quick detection of CVPD by polymerase chain reaction)

 Jurnal  Hortikultura, volume 13(2):131-137, 2003

 Dwiastuti, M.E., A. Triwiratno, dan U. N. Taflikah

Abstrak

Identifikasi penyakit citrus vein phloem degeneration pada jeruk di lapang sering mengalami kerancuan, karena sulit membedakan dengan defisiensi hara, terutama Zn dan Fe. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil deteksi CVPD dengan polymerase chain reaction (PCR) pada daun jeruk yang memiliki penampilan gejala khas blotching, defisiensi Zn dan Fe yang berasal dari Siompu (Kendari), Bali, Punten (Batu), Kalimantan Selatan, dan Madura. Penelitian ini perlu diinformasikan untuk mengklarifikasi tentang ketepatan identifikasi CVPD di lapang. Metode PCR yang digunakan mendeteksi Liberobacter asiaticum, adalah dengan amplifikasi 16 Sr DNA pada 1160 bp. Hasil deteksi menunjukkan, bahwa gejala khas blotch ing atau mottle, yaitu belang-belang kuning dengan pola tidak teratur pada helai dan tulang daun hijau atau menguning menampilkan pita tebal pada hasil elektroforesis, artinya mengandung L. asiaticum (patogen penyebab CVPD); sedang sampel bergejala defisiensi Zn dan Fe tidak menampilkan pita pada hasil elektroforesis, artinya gejala seperti ini tidak  mengandung atau bukan disebabkan oleh patogen L. asiaticum.

Kata kunci: Blotching; Jeruk; CVPD; Defisiensi; PCR; Liberobacter asiaticum.

 Abstract

Field identification of citrus greening or CVPD is of tenquestionable, because it is very similar to nutrient deficiency especially Zn and Fe. The aim of this observation was to determine result of CVPD detection by polymerase chain reaction analysis on citrus leaves with blotching symptoms, Zn and Fe deficiency symptoms. The samples were collected from Siompu (Kendari), Bali, Punten (Batu), South of Kalimantan, and Madura that those indicated CVPD contamination. Polymerase chain reaction (PCR) was used for detecting Liberobacte asiaticum, with 16 Sr DNA amplification on 1160 bp. The result of detection showed that blotching or mottle characteristic symptom samples (yellow of the vein and adjecent tissues with irregular design) produced a thin band on electrophoresis gel, it means this samples contained L. asiaticum. Samples of Zn and Fe deficiency symptoms did not exhibit similar band, it means these symptoms were not caused by L. asiaticum.

Keywords: Blotching; Citrus; CVPD; Deficiency; PCR; Liberobacter asiaticum.

Artikel lengkap bisa didownload di sini atau di sini

Agenda

no event