HPS 2016: Pengunjung Padati Area Geltek Jeruk

dsc_0166

Jeruk sampai saat ini masih menjadi produk holtikultura yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengunjung yang memadati lokasi Gelar Teknologi (Geltek) inovasi pertanian komoditas hortikultura jeruk di acara Hari Pangan Sedunia (HPS) di Boyolali 28-30 Oktober 2016.

Menteri Pertanian Dr. Amran Sulaiman dalam sambutan pembukaan mengatakan HPS tahun ini merupakan momentum untuk mengevaluasi hasil-hasil yang telah dicapai pemerintah. Adanya peningkatan dari beberapa sektor seperti jagung, padi, cabai, dan bawang.yang menyampaikan bahwa inovasi yang dihasilkan Kementerian Pertanian supaya dapat di aplikasikan oleh petani untuk peningkatan produksinya .

Salah satu sektor yang menarik perhatian pengunjung di acara ini adalah hortikultura. Mulai dari varietas cabe, bawang, pepaya, jeruk, dan lainnya diminati pengunjung. Jeruk memiliki daya pikat tersendiri bagi masyarakat karena di daerah Boyolali dan sekitarnya belum dikembangkan agribisnis jeruk sehingga masyarakat banyak yang belum tahu berbagai macam jenis jeruk. Rasa penasaran dan ingin tahu tentang jeruk menjadikan area ini penuh dengan pengunjung.

Hal ini dapat terlihat dari mulai pagi sampai sore area ini tetap dipadati pengunjung. Ini menunjukkan komoditas jeruk tetap menjadi produk unggulan hortikultura yang diminati masyarakat. Para pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan sangat tertarik dengan apa yang ditampilkan yaitu replika jeruk raksasa dan 13 varietas jeruk nusantara dalam pot. Disamping itu masyarakat juga berdiskusi tentang cara budidaya dan teknologi dalam mengembangkan jeruk.

Melalui geltek ini diseminasi hasil-hasil inovasi teknologi dapat tersampaikan ke masyarakat. Dengan demikian masyarakat dapat mengadopsi teknologi untuk meningkatkan hasil produksinya. (fjr)

Related Post