Hari ke-3 Penas 2014, Petani Terus Padati Saung Agro inovasi

Joko Susilo Utomo -Penas 2014 - Saung Agro Inovasi Badan Litbang Pertanian (17)Antusiasme pengunjung Pekan Nasional (Penas) XIV di saung agro inovasi luar biasa. Banyak pengunjung dari luar jawa begitu semangat mengunjungi display tanaman jeruk yang sudah berbuah. Dalam display tersebut ditampilkan jeruk keprok dataran tinggi antara lain Batu 55, SoE dan Kacang Solok, sedangkan dataran rendah ada keprok Madura, Tejakula, Borneo prima dan siam pontianak.

Banyak  pengunjung yang memanfaatkan momen PENAS XIV di saung agro novasi ini untuk berfoto ria di dekat buah jeruk dan replikanya sampil bertanya cara budidaya dan mendapatkan benih jeruk.

Mereka berkonsultasi jeruk apa yang cocok dengan daerah masing- masing yang kebanyakan dataran rendah (kalimantan dan sumatera). Salah satu petani kalimantan timur berbagi kisah tentang tanaman jeruk miliknya yang sudah berumur 6 tahun mengalami penurunan produksi dan kesehatan tanamannya (seharusnya masa puncak produksi).

Informasi awal kondisi tanah daerah jeruk tersebut adalah tanah gambut, kami menyarankan untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Dari saran tersebut dia akan mencoba pemberian pupuk kandang secara berkala, semoga jeruknya kembali bagus. Sebagai oleh-oleh banyak dari pengunjung yang membeli benih jeruk yang sudah disediakan di stan benih agro inovasi, baik untuk tabulampot maupun mencoba satu-dua tanaman di pekarangan rumah.

Suasana “Saung Agro Inovasi” dan beberapa contoh buah yang ditampilkan oleh pemandu

Sore harinya stan kita dikunjungi oleh gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh indonesia yang diundang langsung oleh Kementan. Meraka begitu bersemangat dan antusias mengikuti tur Penas. Di saung agro inovasi mereka mendapatkan penjelasan berbagai hasil inovasi dan teknologi yang sudah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian antara lain mesin penanam padi, pemanen padi, penggilingan padi dan berbagai varietas unggul yang dihasilkan oleh lingkup puslitbang horti seperti jeruk, pepaya, sayuran dll.

Dari kunjungan ini diharapkan kecintaan generasi muda pada pertanian senantiasa terpupuk dan tumbuh ide-ide baru pengembangan pertanian yang berkelanjutan. Sekembalinya mereka ke kampus masing-masing diharapkan dapat menyebarkan informasi PENAS besrta keberhasilan pertanian Indonesia pada rekan-rekan mereka. [hasim/balitjestro]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event