Field Trip Temu Teknologi Penangkar Jeruk Kabupaten Kampar

Kabupaten Kampar (2)Hari Kamis 13 Agustus 2015, Balitjestro menerima kunjungan tamu dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kampar  sebanyak 12 orang petani, 2 orang pendamping dan 2 orang petugas. Rombongan dipimpin oleh  John Kenedy, S.Sos selaku Sekretaris Dinas. Disampaikan bahwa kunjungan ke Balitjestro dalam rangka Field Trip Temu Teknologi Penangkaran Hortikultura yang merupakan salah satu kegiatan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Kampar.

Maksud dan tujuan kunjungan adalah untuk meningkatkan wawasan petani dan petugas tentang teknologi perbenihan jeruk bebas penyakit di Balitjestro sehingga petani dan petugas dapat mengadopsi dan menerapkan teknologi tersebut di penangkaran jeruk di Kabupaten Kampar. Sekretaris dinas menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Balitjestro yang telah berkenan menerima kunjungan ini, semoga kedepan  kerjasama antara Balitjestro dengan Diperta Kabupaten Kampar akan semakin meningkat.

Dalam sambutannya, kepala Balitjestro menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kepercayaannya sehingga Balitjestro dijadikan obyek Field Trip Temu Teknologi Penangkaran Hortikultura. Disampaikan bahwa produksi benih jeruk di Indonesia saat ini semakin maju pesat seiring dengan program pemerintah untuk mengembangkan tanaman jeruk di beberapa sentra produksi dan pengembangan daerah baru yang memerlukan dukungan ketersediaan benih jeruk yang cukup banyak. Namun perlu kita sadari bahwa benih yang diproduksi sebagian besar belum mengikuti regulasi perbenihan nasional yang dianjurkan sehingga masih banyak dijumpai benih jeruk yang tidak berlabel biru.

Kabupaten Kampar (1)Kepala Balitjestro berharap bahwa setelah kunjungan ke Balitjestro dan melihat sentra perbenihan jeruk bebas penyakit di KP Punten Balitjestro, petani dapat menerapkan proses dan prosedur perbenihan jeruk bebas penyakit yang benar, mengingat kawasan Bangkinang, Kabupaten Kampar merupakan salah satu sentra perbenihan jeruk nasional dengan produksi benih jeruk ±5 juta/tahun, yang sebagian besar belum berlabel biru.

Setelah sambutan, dilanjutkan presentasi materi Menuju Industri Benih Jeruk yang Tangguh di Kawasan Bangkinang, Riau oleh Ir. Arry Supriyanto, MS dan Budidaya Tanaman Jeruk Sehat oleh Setiono, SP. Setelah materi presentasi dilanjutkan praktek dan kunjungan lapang ke visitor plot tanaman jeruk bebas penyakit di Kebun Percobaan Tlekung Balitjestro, mengunjungi kebun jeruk keprok Batu 55 milik petani di Desa Selokerto, Dau, Kabupaten Malang dan diakhiri praktek perbenihan jeruk bebas penyakit di KP Punten Balitjestro.

 

Berita Agus Sugiyatno, Foto Aminuddin Fajar

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event