FGD Untuk Pengembangan Jeruk yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Kamis, 3 /8/ 2017.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali informasi tentang kondisi dan permasalahan usahatani jeruk di Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu sentra produksi jeruk yang mengalami perkembangan cukup pesat yang hingga saat ini telah mencapai lebih dari 11.000 ha, namun pengelolaan kebunnya belum didukung oleh inovasi teknologi jeruk, sehingga rentan serangan CVPD dan daya saingnya masih relatif rendah.

Dalam kegiatan FGD ini, Balitjestro sekaligus mensosialisasikan kegiatan demoplot budidaya jeruk berbuah sepanjang tahun (bujangseta) seluas 10 ha di Kecamatan Cluring, untuk mempercepat adopsi teknologi budidaya jeruk yang menghasilkan buah bermutu prima dan berbuah sepanjang tahun. Hal ini dalam rangka untuk mendukung program pengembangan jeruk yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan FGD dihadiri oleh Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, BPTP Jawa Timur, Kepala Desa Plampangrejo, para penyuluh wilayah Cluring dan para petani setempat. Peserta FGD berperan aktif berdiskusi mengenai permasalahan maupun potensi yang bisa digali dalam usahatani jeruk untuk mendukung program pengembangan jeruk di Kabupaten Banyuwangi ini. (lizia)