Evaluasi Keragaan Pertumbuhan Vegetatif 10 Varietas Jeruk Komersial Pada 4 Varietas Batang Bawah Di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

(Evaluation of Vegetative Growth of 10 Citrus Commercial Varieties on 4 Rootstock Varieties at Regency of Sambas, West Kalimantan)

Prosiding Seminar Nasional Jeruk Tropika Indonesia, Batu, 28-29 Juli 2005, hal. 212-220

Arry Supriyanto dan Setiono
Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika

Abstrak
Evaluasi keragaan pertumbuhan vegetatif 10 varietas jeruk komersial pada empat varietas batang bawah di lahan kering Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat telah dilakukan pada saat tanaman berumur ± 2,5 tahun dari saat tanam. Penelitian disusun berdasarkan percobaan faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok, diulang 3 kali dengan unit percobaan 5 tanaman. Jeruk Nipis Perak dan Siam Pontianak mempunyai pertumbuhan yang paling cepat, sedangkan keprok Madu paling lambat cenderung menunjukkan gejala inkompaktibilitas. Jenis jeruk varietas kornersial lainnya mempunyai pertumbuhan diantara keduanya. Varietas batang bawah Rough Lemon (RL) dan Japansche Citroen (JC) mendukung pertumbuhan batang atas paling vigor, sedangkan Carrizo citrange dan Citrumello 4475 memberikan pertumbuhan yang relatif lambat dan kerdil. Citrumello 4475 cenderung membentuk fenomena kaki gajah di mana ukuran diameter batang bawahnya jauh lebih besar dibandingkan yang dimiliki batang atasnya. Evaluasi keragaan perkembangan tanaman akan terus dilakukan terutama terhadap saat berbunga, komponen produksi dan mutu buah.
Kata kunci : Jeruk, batang atas, batang bawah, pertumbuhan vegetatif.

Abstract
Evaluation of vegetative growth of 10 citrus commercial varieties on four rootstock varieties planted in dry land on Regency of Sambas, West Kalimantan was done at ± 2.5 years after planting. Lime var. Perak and tangerine var. Siam Pontianak had fastest growth while mandarin var. Madu had the slowest growth, even showed incompatibility phenomenon. The growth of seven varieties remain were in between of both Siam Pontianak and Madu. Rootstock var. Rough Lemon (RL) and Japansche Citroen (JC) gave vigor growth of scion but not for Carrizo citrange and Citrumello 4475 which tend to have dwarf effect. Further evaluation will be conducted for understanding the effect of rootstock varieties for flowering time, yield components and fruit quality produced.
Keywords : Citrus sp., Rootstock, scion, vegetative growth.

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event