Evaluasi Keragaan Pertumbuhan Benih Jeruk 15 Varietas Keprok Dan 7 Varietas Manis Di Dua Ketinggian (Kebun Percobaan Tlekung 950 m DPL Dan Kebun Percobaan Banjarsari 2 m DPL)

Prosiding Seminar Nasional PERHORTI 2014, halaman 906-911

Emi Budiyati* dan Jati
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika
Jl. Raya Tlekung No. 1 Junrejo, Batu, Jatim
*e-mail : emi.budiyati@yahoo.co.id

 

ABSTRAK
Tanaman jeruk menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Hasil eksplorasi jenis-jenis jeruk dan kerabat liarnya menunjukkan bahwa Indonesia kaya akan plasma nutfah, untuk itu diperlukan Evaluasi keragaan pertumbuhan vegetatif 15 asesi jenis keprok dan 7 asesi jenis manis baik di dataran tinggi maupun rendah untuk mengetahui sebarannya sesuai lingkungan yang dikehendaki dua jenis jeruk tersebut. Penelitian di susun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok, diulangi 3 kali dengan unit percobaan 1 tanaman. Hasil menunjukkan bahwa secara umum pertumbuhan di KP Banjarsari (dataran rendah) menunjukkan pertumbuhan yang optimal dibanding di KP Tlekung (dataran tinggi) baik tinggi tanaman maupun diameter batang dan lebar tajuk. Hasil data statistik menunjukkan bahwa Keprok Gayo, Blinyu, Freemont, Siompu, Maseh, Pachuan, Berkerah, Chokkun, Thay Ayam, Maga, dan Selayar adalah plasma nutfah jeruk keprok yang mudah terkonservasi karena memiliki nilai perbedaan yang tidak signifikan antara dataran tinggi dan dataran rendah. Sedangkan varietas jeruk manis yang mudah terkonservasi adalah Manis Laukawar, Manis Robinson Navel, dan Manis Thomson.
Kata Kunci : Jeruk keprok, Jeruk manis, varietas, dataran rendah, dataran tinggi

Artikel lengkapnya bisa di download disini atau disini

Agenda

no event