Eddy Rumpoko Ingin Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Jadi Objek Wisata di Kota Batu

20160812_094226

SURYAMALANG.COM, BATU – Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko meminta Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) bisa menjadi destinasi wisata di Kota Batu. Dengan demikian Balitjestro tidak hanya melakukan penelitian tetapi juga bisa difungsikan sebagai tempat wisata kebun atau lainnya.
“Kami lihat potensi destinasi wisata di Balitjestro ini sangat besar, dan wisatawan bisa berkunjung ke Balitjestro tanpa mengganggu program penelitian tanaman,” kata Eddy Rumpoko dalam pembukaan Balijestro Innovation Technology Expo (BITE) 2016, Kamis (4/8/2016).

Untuk itu, dikatakan Eddy Rumpoko, Balitjestro bisa segera dikembangkan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Wisata Batu. Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu yang mencapai 4 juta per tahun tidak hanya menikmati wisata buatan dan wisata petik apel saja, tetapi juga bisa menikmati wisata petik jeruk yang dikembangkan Balitjestro.

“Kami yakin destinasi wisata petik jeruk di Balitjestro akan diminati wisatawan. Mereka tidak terfokus pada wisata buatan yang sudah ada di Kota Batu ini,” ucap Eddy Rumpoko.

Sementara Kepala Balitbang Kementerian Pertanian, M Syakir mengatakan, pihaknya menyambut baik permintaan Wali Kota Batu untuk menjadikan Balitjestro bukan hanya tempat penelitian tanaman tetapi juga menjadi bagian destinasi wisata di Kota Batu.

“Untuk itu, kami sambut baik Balitjestro Batu bisa menjadi destinasi wisata, sekaligus nantinya masyarakat bisa melihat inovasi teknologi yang dikembangkan disini,” kata M Syakir.

Sedangkan Kepala Balitjestro Kota Batu, Joko Susilo Utomo mengatakan, sebenarnya Balitjestro sudah dibuka untuk umum. Dengan demikian masyarakat atau wisatawan bisa berkunjung dan menikmati wisata petik jeruk di perkebunan Balitjestro. Dimana untuk tarif masuk dipatok Rp 25 ribu per orang dan itu sudah bisa membawa pulang buah jeruk yang dipetik sendiri maksimal 2 kilogram.

“Jadi tidak ada persoalan bila wisatawan berkunjung ke Balitjestro setiap saat,” kata Joko Susilo Utomo.
Mengenai kegiatan BITE 2016, menurut Joko, diselenggarakan dengan mengadakan berbagai lomba anak-anak dan pameran produk hasil inovasi teknologi Balai Penelitian di Indonesia. Kegiatan BITE 2016 sendiri mulai digelar 4 Agustus hingga 6 Agustus 2016.

“Selama even BITE 2016 masyarakat bisa menikmati buah jeruk unggulan secara cuma-cuma,” tutur Joko Susilo Utomo.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event