Dukungan Anggota DPRD Bali dalam Pelestarian Buah Lokal

[cml_media_alt id='2309']????????????????????????????????????[/cml_media_alt]

Dalam rangka untuk menambah wawasan dan mengetahui inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Litbang  Pertanian tentang buah-buahan khususnya jeruk, anggota DPRD Bali melakukan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika (Selasa, 29/01/2013). Kunjungan ini sekaligus sebagai masukan dalam pembahasan Raperda Provinsi Bali tentang Perlindungan Buah Lokal.

Dalam kesempatan tersebut ketua pansus Nyoman Sugawa Korry menyampaikan maksud dan tujuan dari kunjungan ini. Dalam sambutannya dijelaskan mengenai varietas buah lokal yang harus dijaga kualitas dan kuantitasnya dan ditingkatkan yang muaranya kesejahteraan petani bisa ditingkatkan karena sektor pertanian di Bali menurun. Kunjungan  ini dimaksudkan untuk menggali informasi penjelasan mengenai unggulan penelitian di Badan Litbang Pertanian yang selanjutnya akan diterapkan di Bali. Sampai   saat ini  jeruk yang ada di bali masih terkendala dengan CVPD. Karena persoalan hama maupun penyakit sampai sekarang di Bali masih belum bisa teratasi dengan baik. Dengan adanya kunjungan ini diharapkan mendapatkan solusi dalam menangani permasalahan CVPD di Bali. Disamping itu kerjasama antara instansi sangat diperlukan dalam mengembangkan kawasan jeruk yang sehat sehingga produksi dan kesejahteraan petani akan meningkat.

Kementerian Pertanian punya andalan untuk dikembangkan di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan untuk melestarikan buah-buah lokal yang ada di daerah. Selain itu penggunaan benih unggul yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian dapat dijadikan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dr Muchdar Soedarjo, MSc Ka Balitjestro menegaskan hal tersebut dalam sambutannya. Jeruk dapat dijadikan sebagai agribisnis yang sangat menguntungkan. Karena jeruk saat ini masih menjadi produk holtikultura unggulan yang disukai masyarakat. Dengan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian permasalahan mengenai hama penyakit dapat dikendalikan. Untuk itu perlu adanya dukungan dari instansi terkait untuk pengembangan kawasan jeruk di Bali. Karena di Bali mempunyai varietas jeruk yang sangat dikenal yaitu siam kintamani dan tejakula yang sangat penting untuk dipertahankan dan dikembangkan. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event