Dua komoditas jeruk unggul dari Bali

Bali terkenal dengan keindahan alamnya. Sebagai tempat tujuan wisata no 1 di Indonesia Pulau ini menyimpan kekayaan alam termasuk komoditas hortikulura yang mempunyai potensi untuk dikembangkan.

Di Bali orang sudah cukup mengenal dengan anggur Bali yang sudah berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan.

Namun disamping anggur ternyata Bali memiliki dua varietas jeruk yang mungkin sebagian orang belum mengenalnya yaitu Keprok Tejakula dan Siam Kintamani .

Pada masanya dulu Keprok Tejakula sempat berjaya dan menjadi produk unggulan khususnya di Tejakula, Kecamatan Buleleng. Akibat serangan penyakit jeruk ini mulai hilang dari asalnya.

Jeruk keprok ini memiliki warna yang oranye meskipun ditanam di dataran rendah. Rasa buahnya manis dengan sedikit asam segar khas jeruk keprok. Oleh pemerintah Buleleng, Keprok Tejakula sekarang ini mulai dikembangkan kembali di Gerokgak dan wilayah lainnya.

Dengan dukungan dari pemda, kementan dan petani yang masih bersemangat untuk mengembangkan buah ini diharapkan Keprok Tejakula akan berjaya kembali.

Sementara itu Siam Kintamani yang berasal dari Kintamani, kabupaten Bangli memiliki keunggulan yang dapat dikembangkan untuk menambah perekonomian petani di sana.

Jeruk yang satu ini memiliki rasa manis, warna kuning – oranye dengan produkstivitas 40 – 70 kg/pohon/tahun. Wilayah adaptasinya berada di dataran tinggi.

Saat ini sudah mulai dikembangkan wisata agro yang menampilkan Jeruk Kintamani sebagai salah satu produk unggul di beberapa tempat di Bangli.

Kementerian Pertanian sendiri telah mendorong pengembangan Siam Kintamani mejadi kluster budidaya di Bangli, Badung dan Gianyar. (af)

Agenda
Tanggal Kegiatan
Rabu, 16 Oktober 2019 Kunjungan Industri – SMKN 1 Gondang Nganjuk
Rabu, 16 Oktober 2019 Studi Banding oleh Diperta Kab. Tulungagung
Jumat, 15 November 2019 SMA IT Al- Hikmah