Drone Untuk Petakan Kondisi Tanaman

Hasil olah foto drone kondisi tanaman jeruk dalam kawasan. Gambar : Buyung Al Fanshuri/balitjestro

Saat ini untuk memetakan kondisi tanaman dapat dilakukan dengan teknologi yang berkembang seiring dengan teknologi 4.0. Hal ini untuk memudahkan dalam menganalisa keadaan tanaman tanpa harus mengecek satu persatu tanaman dalam satu kawasan.

Salah satu perangkat yang dapat digunakan adalah drone atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Penggunaan alat ini memudahkan untuk penginderaan jauh, pemetaan dan lainnya. Dalam bidang pertanian drone sekarang dikembangkan Kementerian Pertanian sebagai alat penyemprot pestisida dan juga penebar benih.

Alat ini  biasa digunakan untuk pengambilan foto atau video dari udara. UAV mampu untuk mengambil gambar dari udara pada wilayah yang luas dengan waktu yamg singkat. Penggunaan alat ini merupakan salah satu komponen teknologi 4.0

Dalam agribisnis jeruk drone sedang dikembangkan untuk memetakan kondisi kesehatan tanaman dengan menganalisa foto yang diolah dengan perangkat pendukungnya.

Foto yang berjumlah banyak tersebut kemudian diproses di software dalam beberapa tahap, yaitu: align photos, build dense cloud, build digital elevation model, build orthomosaic dan export geotiff. Ratusan foto akan menjadi satu kesatuan gambar dengan proses tersebut.

Balitjestro mengolah gambar tersebut untuk memperoleh peta kesehatan tanaman jeruk di suatu kebun. Gambar hasil proses sebelumnya di analisa di software GIS dengan metode Supervised Classification. Dengan metode tersebut klasifikasi kesehatan tanaman jeruk dapat dibagi menjadi tiga kondisi, yaitu : sehat, sakit dan mati. (Buyung Al Fanshuri/balitjestro)

Agenda
Tanggal Kegiatan
Rabu, 16 Oktober 2019 Kunjungan Industri – SMKN 1 Gondang Nganjuk
Rabu, 16 Oktober 2019 Studi Banding oleh Diperta Kab. Tulungagung
Jumat, 15 November 2019 SMA IT Al- Hikmah