Daya Pikat Saung Agro Inovasi dan Replika Jeruk di PENAS 2014

Kunjungan Penas 2014 - Saung Agro - BalitjestroSaung Agro Inovasi masih menjadi salah satu favorit venue para pengunjung PENAS 2014. Daya tarik utamanya boleh jadi replika jeruk raksasa. Selain replika yang sangat diminati untuk berfoto ria, tentu saja pengunjung tertarik dengan tanaman jeruk dengan buah bergelayutan di pohonnya.

Selain mengambil gambar, lebih jauh lagi pengunjung bermaksud menggali informasi tentang jeruk dan komoditas lain yang dipamerkan di dalamnya. Berbagai pertanyaan kami terima dan dijawab oleh peneliti dan teknisi yang kompeten. Mulai dari bagaimana cara memperoleh benihnya sampai tindakan apa saja dalam penanganan serangan hama penyakit. Metode budidaya jeruk yang sehat juga menjadi pertanyaan yang sering muncul.

Jam belum lagi menunjukkan pukul 10 pagi, namun leaflet yang ada di meja Balitjestro baik tentang budidaya jeruk dan buah subtropika lain serta informasi menarik lainnya telah habis diserbu para pengunjung terutama petani dari penjuru nusantara.

Display buah jeruk di meja Balitjestro juga menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung. Melihat performa menarik dari buah Keprok Batu 55, banyak diantaranya yang langsung berniat membeli bibitnya. Namun demikian, petugas menyarankan untuk mempertimbangkan kesesuaian Batu 55 dengan daerah penanaman sebelum membeli bibit atau mempertimbangkan varietas buah jeruk lain yang lebih sesuai untuk daerah pengunjung tersebut.

Banyak yang memanfaatkan replika jeruk dan buah jeruk yang menggelantung untuk dokumentasi pribadi, kenang-kenangan PENAS 2014 ^_^

Tidak hanya buah Batu 55, buah Pamelo Raja pun menjadi perhatian. Banyak pengunjung mempertanyakan keaslian buah tersebut, karena ukurannya yang jumbo, hampir 3 kali lipat buah pamelo yang biasanya.

Ini membuktikan masih banyak keragaman varietas jeruk yang menarik yang belum banyak diketahui masyarakat. Event-event seperti PENAS ini merupakan salah satu wadah sosialisasi/diseminasi yang baik untuk lebih mengenalkan produk/teknologi pertanian kepada masyarakat luas.

Menjelang siang, meja sebelah yang diisi oleh Balitsa dan Balitbu pun diserbu oleh para pengunjung. Kali ini daya tariknya adalah buah pepaya yang siap dicicipi dan benih cabe merah gratis. Banyak juga pengunjung yang menanyakan benih bawang merah unggul yang dipamerkan.

Pengunjung memadati display benih jeruk yang bisa dibeli

Pengunjung yang berminat membeli benih, diarahkan untuk mengunjungi display benih yang ada di samping Saung Agro Inovasi. Ada ribuan benih yang bisa langsung dibeli dengan harga pameran yaitu Rp 10.000,- (harga standar saat ini Rp 8.000,-). Bagi pengunjung yang membutuhkan varietas jeruk yang lebih spesifik dipersilahkan untuk mengunjungi Kebun Percobaan Punten yang menjadi pusat perbenihan jeruk bebas penyakit nasional. Koperasi Citrus siap melayani.

Hingga sore saat menjelang ditutup, masih banyak pengunjung yang berminat masuk ke Saung Agro Inovasi. Hal ini menggambarkan antusiasme masyarakat terhadap produk/teknologi yang dipamerkan oleh Badan Litbang Pertanian. Melihat animo masyarakat, besar kemungkinan hingga PENAS 2014 berakhir, Saung Agro Inovasi masih akan ramai dikunjungi. [bqdina/balitjestro]

Related Post

Tinggalkan Balasan