Dampak Erupsi Gunung Kelud Terhadap Usaha Pertanian

kelud 4Untuk mengetahui dampak erupsi gunung kelud terhadap usaha pertanian, UPT Balitbangtan di se-Jawa Timur (BPTP Jawa Timur, Balittas Malang, Balitkabi Malang, Balijestro Batu dan Lolit Sapo Pasuruan) melakukan observasi lapang, Selasa 18/02/2014. Tujuan observasi adalah untuk mengetahui bentuk dan luas kerusakaan usaha pertanian akibat erupsi gunung Kelud, serta menyusun rencana pemecahannya.

Observasi dilaksanakan di kabupaten Malang, Kediri dan Blitar, melalui survei dengan dua kegiatan, yaitu wawancara dan kunjungan lapang. Usaha pertanian di kabupaten Kediri yang terkena dampak dari erupsi gunung kelud berada di kecamatan Puncu, Kepung dan Ngancar, Wates dan Ploso Klaten, tetapi kerusakan berat terjadi di kecamatan Puncu, Kepung dan Ngancar. Kerusakan lahan oleh erupsi berupa penutupan lahan pertanian oleh pasir dan krikil (dengan ketebalan 5- 12 cm). Adanya penutupan ini menyebabkan fisik lahan menjadi lebih keras dibandingkan lahan yang tidak tertutup.

Dari hasil observasi diketahui  erupsi gunung kelud berdampak pada usaha pertanian, terutama pada lahan dan tanaman/ternak yang diusahakan oleh petani di kecamatan Puncu, Kepung dan Pancar kabupaten Kediri. Pada tanaman, erupsi gunung kelud menyebabkan daun tanaman kering, buah gugur sampai tanaman mati, dengan tingkat kerusakan ringan sampai berat (puso). Kerusakan berat (puso) terjadi pada tanaman cabe dan tomat. ( Sumber: Hasim Ashari dan Arry Supriyanto)

kelud3


 

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event