Cendawan Ramah Lingkungan Pembunuh Hama Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae), Vektor Penyakit Huanglongbing pada Jeruk

iptek hortikultura, 12, 2016: 23-30

Dwiastuti, Mutia Erti

Kutu loncat jeruk psyllid Diaphorina citri Kuwayama mulai ditemukan seiring dengan ditemukannya penyakit utama pada tanaman jeruk di Indonesia pada tahun 1940-an (Aubert et al. 1987), yang sampai sekarang masih menjadi silent killer, yaitu Huanglongbing (HLB) atau citrus vein phloem degeneration (CVPD). Kutu loncat jeruk ini memasukkan racun ketika menghisap cairan daun jeruk atau tunas, menyebabkan tunas deformasi dan pengerutan daun. Tetapi perhatian lebih besar terhadap kutu loncat tersebut karena perannya sebagai vektor bakteri penyebab penyakit HLB, penyakit jeruk yang paling serius di dunia. Penyakit degenerasi ini menjadi penyebab menurunnya produktivitas, kualitas bahkan kematian tanaman jeruk. Tidak ada obat untuk menyembuhkannya, dan tanaman terinfeksi patogen HLB akhirnya mati, kadangkadang hanya dalam waktu 3 tahun.

Artikel lengkap bisa didownload di sini atau di sini

Agenda

no event