Stroberi

Panen Stroberi di Halaman

Panen Stroberi di Halaman

Liputan Media, Stroberi
Sumber: Trubus 571 - Juni 2017/XLVIII: 78-79 Warga mengembangkan 5.000 pot stroberi di halaman rumah. Ketika tanaman berbuah menarik wisatawan. Puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar Cemara di Kota Bandung, Jawa Barat, asyik mencari dan memilih buah stoberi yang besar, berwarna merah cerah, dan sempurna bentuknya. Setelah menemukan buah itu mereka segera memetik, mencuci, dan mereka pun mencicip rasanya. Satu per satu buah pilihan mereka habis dimakan. Suasana di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung pun hiruk-pikuk. Warga Kelurahan Pajajaran di pusat Kota Bandung memang menanam stroberi di polibag seukuran karung beras sejak 2014. Mereka menanam hingga 5.000 pot stroberi di atas Sungai Cilimus. Setiap warga menanam minimal 200 tanaman di depan rurnah, di atas para-para....
Petani Stroberi Merugi Selama Delapan Bulan

Petani Stroberi Merugi Selama Delapan Bulan

Liputan Media, Stroberi
Jawa Pos, 20 Oktober 2016. Halaman 30. KOTA BATU- Petani stroberi Batu harus gigit jari selama delapan bulan terakhir. Sebab, mereka mengalami gagal panen. Penyebab utamanya adalah cuaca yang tidak menentu. Praktis, produksi buah tidak bisa maksimal. Ukurannya kecil berdiameter tidak lebih dari 1 sentimeter, sedang rata-rata buah stroberi sebelumnya berdiameter sekitar 2 sentimeter. Bahkan, buah tersebut tampak layu meski belum dipetik. Hal ini dialami Painu, petani stroberi Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Menurutnya, tidak ada pemasukan selama enam bulan belakangan. "Yang paling merusak-itu kalau hujannya malam hari. Karena lebih parah dampaknya (tidak ada sinar matahari, Red),” kata Painu di sela-sela merawat stroberi, kemarin (19/10). Saat hujan, lanjutnya, kondisi tan
Penyediaan Benih Stroberi Bebas Virus

Penyediaan Benih Stroberi Bebas Virus

Berita, Stroberi
Setelah penandatanganan MoU kerjasama Balitjestro, Puslitbanghorti dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga, penyediaan benih stroberi bebas virus telah dilakukan pada akhir tahun 2015. Pada tahap awal, kegiatan difokuskan penyediaan benih induk V-1 dan multiplikasi melalui stolon menjadi V-2 yang semuannya ditanam di dalam rumah kasa insect proof. Pada tahap selanjutnya, stolon yang dihasilkan sebagai V-3 akan di hardening off kan atau disapih di shade house untuk kemudian didistribusikan ke petani. Dukungan Pemda Purbalingga menjadi faktor yang terpenting karena petani tidak mungkin dibiarkan sendiri menghadapi permasalahannya. Salah satu keseriusan itu terlihat dengan dibangunnya 3 screenhouse untuk perawatan benih stroberi yang dipasok oleh Balitjes...
Dukungan Balitbangtan bagi Petani Stroberi di Serang Purbalingga

Dukungan Balitbangtan bagi Petani Stroberi di Serang Purbalingga

Berita, Slide, Stroberi
Dua tahun yang lalu sebuah lokasi di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga ini hanyalah hamparan rerumputan dan alang-alang. Dengan gigihnya Sugito, Kepala Desa Serang yang didukung penuh petani stroberi di wilayah itu kemudian menyulap wilayah ini menjadi rest area yang nyaman dengan pemandangan Gunung Slamet yang elok menawan. Tampak para pemuda menyiapkan sarana penunjang seperti flying fox, wisata berkuda, kids farmer, tracking, camping ground dan sarana outbound lainnya. Warung-warung pun berbaris rapi dan langsung menghadap gunung kebanggaan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya ini. Desa Serang menjadi jalur penghubung antara wilayah Tegal, Pemalang, Purbalingga dan Banyumas. Mereka pun menamakannya sebagai Agrowisata Lembah Asri Desa Wisata Serang. Tarifnya pun dipatho
Teknologi Budidaya Stroberi di Lahan

Teknologi Budidaya Stroberi di Lahan

Artikel, Stroberi
Meski bukan tanaman asli Indonesia stroberi ternyata dapat tumbuh dan berkembang di beberapa daerah Indonesia di pegunungan yang iklimnya sejuk. Tanaman ini masuk di Indonesia sekitar tahun 1980an dan mulai dikembangkan secara luas tahun 1990an. Stroberi sendiri memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi dengan tampilan buah yang menarik. Saat ini produksi stroberi dari petani masih sangat kurang sehingga belum mencukupi permintaan yang terus bertambah. Stroberi sendiri memiliki nilai kesehatan yang cukup tinggi, kandungan antosianin, senyawa phenolic lainnya, dan asam-asam organik dalam buah, melawan penyakit degeneratif seperti kanker dan penyakit jantung. Kemudian ellagic acid dalam buah stroberi terutama biji dan daunnya berfungsi mempercantik kulit, menjadikan gigi putih, mengh...
Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Konservasi dan Pengelolaan Plasma Nutfah Stroberi (Fragaria x ananassa) Secara Ex Situ dan In Vitro

Artikel, Stroberi
Koleksi plasma nutfah memiliki peran mempertahankan genotipe dengan karakteristik tertentu sehingga dapat tersedia untuk program pemuliaan masa depan. Koleksi tersebut demikian pentingnya untuk memulai dan mengembangkan perencanaan program pemuliaan baru. Di Eropa, ada beberapa koleksi plasma nutfah stroberi, tidak hanya terkait dengan penelitian pemuliaan, tetapi juga untuk taksonomi dan penelitian filogenetik (Diamanti et al., 2012). Konservasi plasma nutfah dapat dilakukan secara konvensional maupun secara in vitro. Konservasi secara in vitro dapat dibedakan berdasarkan lamanya penyimpanan yakni jangka pendek dan jangka panjang. Konservasi plasma nutfah jangka pendek dapat dilakukan dengan menekan pertumbuhan serta menurunkan suhu, penambahan zat penghambat tumbuh dan pemiskinan hara...
Peningkatan Kualitas Buah Segar Stroberi Melalui Penanganan Panen dan Pascapanen

Peningkatan Kualitas Buah Segar Stroberi Melalui Penanganan Panen dan Pascapanen

Artikel, Stroberi
Label buah stroberi yaitu buah eksklusif dan kalangan atas tampaknya tidak berlaku lagi. Sekarang ini, buah mungil yang warnanya merah merona ini mudah dijumpai di supermarket sampai pedagang kaki lima, khususnya di tempat wisata. Dan menariknya, yang ditawarkan adalah stroberi produksi lokal, bukan impor. Kementerian Pertanian mulai memasukkan data stroberi pada tahun 2011. Luas panen stroberi yaitu 987 ha (2011) dan 810 ha (2012).  Sedangkan produksinya mencapai 169.796 ton pada tahun 2012. Permasalahan pascapanen stroberi saat ini adalah rantai pasok yang panjang dan tidak adanya dukungan teknologi yang memadai sehingga buah stroberi mudah rusak (perishable) selama proses transportasi. Buah stroberi pada suhu ruang normal rusak setelah 3-4 hari panen dan varietas tertentu justru ada
Pengujian Tekstur, Warna dan Vitamin C Buah Stroberi

Pengujian Tekstur, Warna dan Vitamin C Buah Stroberi

Artikel, Stroberi
Pengujian tekstur dan warna dilakukan untuk stroberi kelas pasar modern yang diambil langsung dari pengepul dan dari kebun yang sama. Oleh karena itu baik stroberi yang beredar di Malang dan di Yogyakarta dianggap sama. Pengujian tekstur dilakukan dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) merk Shimadzu tipe AGS-H/EZTest series handy manual. Sampel buah stroberi diletakkan pada dasar landasan nerdiameter 118 mm dan dipotong melintang dengan menggunakan tooth-shape press B. Besarnya gaya yang menekan dinyatakan dalam N. Semakin besar gaya yang diperlukan, maka tekstur bahan semakin keras. Gambar. Grafik perubahan tekstur buah stroberi segar Tekstur buah dianalisis berdasarkan gaya yang menekan (nilai Fmax). Nilai Fmax pada perlakuan penyimpanan suhu ruang buah stroberi pad...
Identifikasi Karakteristik Mutu Buah Stroberi Segar

Identifikasi Karakteristik Mutu Buah Stroberi Segar

Artikel, Stroberi
Proses identifikasi karakteristik mutu buah stroberi segar pada penelitian ini dilakukan menggunakan statistic control  charts untuk data variable berupa ukuran diameter dan berat sampel buah stroberi. Penggunaan statistic control charts ini sebagai sarana untuk mengetahui sebaran nilai rata-rata diameter dan berat stroberi serta proses identifikasi kesesuain mutu buah stroberi pada periode tertentu. Nilai rata-rata dari ukuran diameter dan berat sampel stroberi ini menjadi indikasi kecenderungan terpusat dan indikasi perubahan mutu. Proses identifikasi mutu sampel buah stroberi dilakukan menggunakan statistic control  charts dimana grafik yang terbentuk akan digunakan untuk mengetahui kesesuaian mutu sampel buah sroberi terhadap klasifikasi standar mutu buah berdasarkan standar FFV
Budidaya Stroberi (Fragaria x ananassa)

Budidaya Stroberi (Fragaria x ananassa)

Artikel, Slide, Stroberi
Stroberi merupakan tanaman buah berupa herba yang bermanfaat sebagai makanan dalam keadaan segar atau olahannya. Produk makanan yang terbuat dari stroberi telah banyak dikenal misalnya sirup, jam, ataupun stup (compote) stroberi. Stroberi ditemukan pertama kali di Chili, Amerika. Salah satu spesies tanaman stroberi yaitu Fragaria chiloensis L menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Varietas stroberi introduksi yang berkembang di Indonesia adalah Osogrande di Purbalingga, Selva di Karanganyar, Earlibrite (Holibert) di Garut dan Ciwidey Bandung, Rosa Linda, Sweet Charlie, Aerut, dan Camarosa di Bedugul Bali, Dorit, Lokal Brastagi dan California di Brastagi, Chandler di Bondowoso PTPN XII, Lokal Batu di Batu. Syarat Pertumbuhan Iklim. Curah hujan 600-700 mm/tahun, penyinar...
Beberapa Varietas Stroberi yang Layak Dikembangan di Kota Batu

Beberapa Varietas Stroberi yang Layak Dikembangan di Kota Batu

Artikel, Pemuliaan & Sumber Daya Genetik, Stroberi
Pengembangan agrowisata perkotaan akan melibatkan banyak instansi. Agrowisata di perkotaan memerlukan kerjasama yang erat antar berbagai sektor, yaitu sektor perhubungan, sektor pariwisata, sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor pembangunan daerah dan sebagainya. Hubungan kelembagaan yang melibatkan banyak sektor tersebut mungkin akan menjadi rumit realisasinya dalam bentuk pelaksanaan (Sulistiyantara, 1990). Agrowisata perlu dipersiapkan dengan tataguna lahan yang baik. Tataguna lahan seharusnya dilakukan bukan dengan metode gebrakan. Diperlukan waktu yang panjang oleh pembuat keputusan dan dijabarkan dalam bagian-bagian kecil dengan perencanaan yang baik (Catanesse dalam Khadiyanto, 2005). Manfaat yang dapat diperoleh dari agrowisata adalah melestarikan sumber daya alam, melest...

Teknologi Kultur Jaringan Memungkinkan Penyediaan Benih Bebas Penyakit Secara Massal

Artikel, Stroberi
Agribisnis hortikultura berawal dari perbenihan. Ketersediaan benih bermutu sangat strategis karena merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan pembangunan kawasan hortikultura di Indonesia yang menuntut dukungan industri benih yang tangguh dalam menyediakan buah untuk kebutuhan dalam negeri dan bersaing di pasaran internasional. Produksi dan mutu produk hortikultura sangat ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan  yaitu benih yang mampu mengekspresikan sifat-sifat unggul dari varietas yang diwakilinya. Salah satu tujuan pembangunan di bidang perbenihan hortikultura bertujuan untuk mempersiapkan tersedianya benih bermutu dari varietas unggul secara lestari dan berkesinambungan. Penyediaan benih bermutu dari varietas unggul yang dibutuhkan petani harus sesuai dengan 7 krit

Identifikasi Hama dan Penyakit Stroberi (Fragaria × ananassa)

Artikel, Stroberi
A. Hama  1.  Ulat grayak Spodoptera litura Ulat grayak (Spodoptera litura) adalah serangga yang paling banyak ditemukan dan merusak pada tanaman stroberi. Ulat ini memakan daun secara berkelompok (gregarious) dan bersifat polyfag, dimana ulat tidak hanya ditemukan memakan daun stroberi tetapi juga tanaman lainnya seperti tanaman pangan, sayuran maupun buah-buahan. Warna dan perilaku ulat instar terakhir mirip ulat tanah Agrothis ipsilon, namun terdapat perbedaan yang cukup mencolok, yaitu pada ulat grayak terdapat tanda bulan sabit berwarna hijau gelap dengan garis punggung gelap memanjang. Pada umur 2 minggu, panjang ulat sekitar 5 cm. Ulat berkepompong di dalam tanah, membentuk pupa tanpa rumah pupa (kokon), berwarna coklat kemerahan dengan panjang sekitar 1,60 cm. Siklus hidup

Sistem Kultur Jaringan Semisolid Stroberi

Artikel, Stroberi
Stroberi adalah buah fungsional yang strategis. Nilai ekonominya tinggi sehingga program penyediaan benih mendukung kawasan produksi yang berkelanjutan perlu diprioritaskan. Protokol penyediaan benih berkualitas telah diperoleh pada media kultur jaringan semisolid. Kombinasi metode penyediaan eksplan tTCL batang meningkatkan luas permukaan explant berujung kepada tingginya laju multiplikasi. Setiap plantlet dengan ukuran 0.5-1 cm mampu menghasilkan 75-200 plantlet dalam waktu 90 hst, tergantung genotipe. Protokol hasil penelitian ini dapat dinaikkan levelnya untuk skala komersial, untuk menjamin keberhasilan replanting stroberi untuk meningkatkan potensi ekonomis kawasan agribisnis hortikultura stroberi. Penyedian kebutuhan 7F (Food, Feed, Fuel, Flower, Fiber and Chemicals, Fun and ...

Aklimatisasi, Faktor Penentu Dalam Mendukung Perbenihan Stroberi Hasil Kultur Meristem

Artikel, Stroberi
Stroberi dapat diperbanyak dengan cara generatif melalui pembenihan biji dan vegetatif alami melalui stolon. Dalam praktik sehari-hari paling sering dilakukan adalah perbanyakan vegetatif dengan menggunakan anakan dari stolon karena mudah dan murah. Disamping cara tersebut, perbanyakan vegetatif stroberi lainnya adalah dengan kultur jaringan atau metode in vitro (Kurnia, 2006). Salah satu kegiatan penelitian yang dilaksanakan di Balitjestro adalah Teknologi Perbenihan Buah Subtropika yang telah dimulai dari tahun 2012. Stroberi, merupakan salah satu komoditas buah subtropika yang telah berhasil dilakukan perbanyakannya secara invitro dengan cara kultur meristem. Perbanyakan tanaman stroberi dari hasil kultur meristem, memerlukan satu tahapan terlebih dahulu yaitu aklimatisasi sebelu

Mikropropagasi Tanaman Stroberi (Fragaria x ananassa Duch.)

Artikel, Stroberi
Stroberi merupakan tanaman yang cukup populer di Indonesia dan dunia. Dari tahun ke tahun, permintaan buah stroberi di Indonesia terus meningkat. Hal ini mengakibatkan terjadinya perluasan areal penanaman dan peningkatan permintaan bibit stroberi. Sampai saat ini penyediaan bibit stroberi di Indonesia masih menggunakan stolon. Bibit yang diperoleh dari stolon memiliki beberapa keterbatasan, antara lain bibit tidak dapat tersedia dalam jumlah banyak dan seragam, adanya penurunan kualitas bibit bila tanaman induk telah diambil stolonnya diambil berulang-ulang, dan memungkinkan tertular patogen dari tanaman induknya. Pada tahun 1952, Morel dan Martin mampu menciptakan bibit stroberi bebas penyakit melalui kultur meristem. Sejak diaplikasikan pada stroberi, (Adams 1972, Mullin et al. 197...

Mengenal Stroberi

Artikel, Stroberi
Stroberi, .... siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini. Warna, bentuk, aroma dan rasanya yang khas membuat buah ini populer di masyarakat. Makanan dan minuman yang berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia. Namun, sampai saat ini belum banyak orang yang mengetahui seluk beluk tanaman ini. Tanaman stroberi termasuk divisi Spermatophyta, subdivisi Angiospermae, kelas Dicotyledonae, famili Rosaceae, genus Fragaria dan spesies Fragaria spp. Tanaman ini telah dikenal sejak zaman Romawi, namun yang stroberi yang dikenal saat itu berbeda dengan yang dikenal orang saat ini. Stroberi yang kita temukan dan konsumsi saat ini umumnya adalah Fragariax ananassa var Duchesnre, yaitu stroberi hibrida yang dihasilkan dari persilangan antara F.virginia L.var Duchesne yang berasal...

Manfaat Stroberi

Artikel, Stroberi
gambar: skyhdwallpaper.comMendengar kata stroberi, yang terbayang adalah buah berwarna merah ranum dengan rasa asam manis dan segar. Makanan dan minuman berbahan dasar stroberi disukai banyak orang di seluruh dunia, baik dikonsumsi segar, maupun dicampur dengan salad maupun yoghurt. Mereka menyukai stroberi bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi juga karena buah ini kaya manfaat bagi tubuh.Tanaman stroberi, selain buahnya dapat dimakan, ternyata daun dan akarnya juga dapat dimanfaatkan. Berikut ini manfaat dari masing-masing bagian tanaman: Buah Bagian yang dapat dimakan dari buah stroberi mencapai 96%, kandungan gizi per 100 gram buah adalah sebagai berikut: Kandungan Gizi Nilai Satuan Air 92 g Energi 30 Kkal Protein ...