Slide

Balitbangtan manfaatkan tagetes untuk kendalikan hama jeruk

Balitbangtan manfaatkan tagetes untuk kendalikan hama jeruk

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian memanfaatkan tanaman tagetes (Tagetes erecta) atau dikenal dengan nama kenikir sebagai bahan pengendali serangan hama pada tanaman jeruk. Peneliti hama Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Balitbangtan Otto Endarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan, tanaman tagetes mempunyai banyak manfaat bagi manusia salah satunya untuk pertanian. Hampir semua bagian dari tanaman ini dapat dipergunakan karena mempunyai kandungan senyawa kimia seperti terpenoid, karotenoid, tegetiin, terthienyl, helenian, serta flavoxanthin yang dapat dipergunakan. Pada jeruk, lanjutnya, tanaman kenikir dapat berfungsi sebagai pembatas kebun untuk memperindah lingkungan s...
Balitbangtan siap distribusikan 50 ribu benih lengkeng

Balitbangtan siap distribusikan 50 ribu benih lengkeng

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menyiapkan 50 ribu benih lengkeng untuk didistribusikan kepada masyarakat untuk mendukung program perbenihan buah 2018. Pendistribusian benih lengkeng yang salah satunya varietas Kateki tersebut akan dilakukan oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro). Kepala Balitjestro, Muhammad Taufik Ratule di Jakarta, Kamis mengatakan, buah lengkeng Kateki mempunyai keunggulan dengan rasa yang manis melebihi rata-rata pada umumnya dan ukuran buah yang relatif besar. "Kateki memiliki daging yang tebal, biji kecil serta aroma yang lembut. Selain itu lengkeng ini memiliki kandungan air yang tidak terlalu tinggi dengan warna dagingnya putih sehingga cocok dijadi...
Balitbangtan siapkan 1,2 juta benih jeruk

Balitbangtan siapkan 1,2 juta benih jeruk

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menyiapkan 1,2 juta benih bermutu bebas penyakit untuk disebar kepada masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Kepala Balitjestro Muhammad Taufiq Ratule melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa mengatakan, upaya tersebut untuk mendukung program perbenihan buah-buahan nasional 2018 yang dicanangkan Menteri Pertanian yang salah satunya jeruk. "Benih merupakan faktor penting untuk keberhasilan agribisnis jeruk. Benih yang sehat dan berkualitas akan menghasilkan produksi jeruk yang tinggi dan berumur panjang," katanya. Balitbangtan melalui Balitjestro dan BPTP-Balitbangtan propinsi, tambahnya, mempunyai kewajiban mendu...
Keprok Brastepu, jeruk asal Karo dengan rasa manis dan warna menarik

Keprok Brastepu, jeruk asal Karo dengan rasa manis dan warna menarik

Berita, Jeruk, Slide
Kekayaan Sumber Daya Genetik  jeruk di Indonesia tersebar dari Aceh sampai Papua. Keprok Brastepu merupakan salah satu jenis jeruk keprok yang memiliki keunggulan akan rasa dan warnanya yang menarik yaitu  oranye  . Jeruk ini berasal  dari  Desa Kubu Colia Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Keprok Brastepu  dilepas  berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 443/Kpts/SR.120/4/2008 Jeruk ini mempunyai cita rasa manis segar dengan tingkat kemanisan 9,0-11,0° brix, Bentuk buah bulat sedikit pipih, ukuran buah sedang, dan warna kulit buah kuning-oranye, Warna daging buah orange dan produktivitasnya antara 50-70 kg/pohon/tahun pada masa panen. Jeruk ini cocok ditanam di dataran tinggi 800 - 1400 mdpl. Keprok Brastepu merupakan salah satu varietas unggul
Pikung, percepat jeruk berbuah

Pikung, percepat jeruk berbuah

Berita, Jeruk, Slide
Dalam membudidayakan jeruk terutama jeruk keprok selama ini membutuhkan waktu rata-rata empat tahun untuk berproduksi. Hal tersebut membuat petani lebih memilih untuk mengembangkan jeruk siam yang relatif lebih cepat dalam berproduksi. Sebenarnya jeruk kereok mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi. Karena jeruk impor yang membanjiri pasar dalam negeri merupakan jenis keprok. Untuk itu perlu adanya pengembangan jeruk keprok lebih luas lagi sebagai upaya mensubstitusi jeruk impor. Untuk mengatasi permasalahan lamanya produksi pada jeruk keprok, dapat dilakukan dengan “metode pemijatan dan pelengkungan” atau pikung pada percabangan sehingga petani tidak perlu khawatir untuk menanam jeruk keprok karena umur produksi awal relatif sama dengan jeruk siam. Berdasarkan ketera
Bujangseta, Buahkan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun

Bujangseta, Buahkan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun

Artikel, Budidaya Jeruk, Jeruk, Slide
Agribisnis jeruk sering dihadapkan pada permasalahan yang lazim dirasakan oleh petani. Masalah tersebut antara lain masa produksi yang lama dan masa panen bersamaan yang mengakibatkan jatuhnya harga yang kurang menguntungkan bagi petani serta kualitas buah yang kurang bagus. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian berupaya menghasilkan teknologi yang mampu memecahkan solusi bagi masalah petani dalam membudidayakan jeruk. Salah satu teknologi baru yang dihasilkan yaitu Teknologi Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun yang dikenal dengan Bujangseta diharapkan mampu mengatasi permasalahan petani. Dr.Ir. Muhammad Taufiq Ratule Kepala Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika menjelaskan bahwa adanya inovasi ini mampu mengatasi permasalhan petani akan pembuahan jer...
Kemenristekdikti Tetapkan Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek Jeruk

Kemenristekdikti Tetapkan Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek Jeruk

Berita, Slide
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (balitjestro) di tetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk oleh Kemenristekdikti dalam acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan tahun 2017. Deklarasi PUI ini ditandai dengan penyerahan sertifikat dan plakat PUI oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Muhammad Nasir kepada Kepala Balitjestro Dr. Muhammad Taufiq Ratule, di auditorium BPPT, 13/12/2017. Dalam sambutannya Menristekdikti menyampaikan, apresiasi ini bertujuan untuk meningkatkan suatu inovasi dalam negeri. Pusat unggulan Iptek juga harus mampu mencetak para peneliti yang bisa menghasilkan publikasi internasional, menghasilkan prototype, dan bisa menghasilkan suatu inovasi. "Inovasi itu merupakan temuan yang harus bisa dikome...
Transfer Teknologi Melalui Pelatihan Bujangseta

Transfer Teknologi Melalui Pelatihan Bujangseta

Berita, Slide
149 peserta dari 12 provinsi mengikuti kegiatan Pelatihan Teknologi Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) yang diselenggarakan  di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, 23/11/2017. Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir Hardiyanto, M.Sc. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara transfer teknologi untuk diterpkan kepada petani. Teknologi ini untuk mengatasi permasalahan tentang pembuahan jeruk yang selama ini terbatas hanya setahun sekali. Dengan bujangseta petani dapat mengatur  masa pembuahan jeruk sehingga dapat mengatasi jatuhnya harga di masa panen. Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang ting
Tanam RGL Hasilkan Ratusan Juta

Tanam RGL Hasilkan Ratusan Juta

Berita, Slide
Pengembangan Jeruk Keprok RGL di Pagar Alam, Sumatera Selatan telah menuai hasil yang cukup tinggi bagi petani. Hal ini dapat dilihat saat peneliti Balitbangtan, Ir Sutopo, M.Si mengunjungi salah satu kebun petani dalam sela-sela pelatihan “Budidaya Jeruk Sehat “yang diselenggarakan Dinas Pertanian (diperta) Kota Pagar Alam beberapa waktu lalu. Sidarhan itulah pemilik kebun yang mengembangkan Keprok RGL. Di kebunnya telah tertanam Keprok RGL sebanyak 400 pohon yang berumur 5 tahun dan memasuki masa panen . Jeruk miliknya mulai panen mulai bulan Januari hingga sekarang. Kebun ini dijadikan sebagai lokasi wisata petik jeruk oleh pemiliknya sehingga keuntungan yang didapat pun semakin tinggi. Untuk masuk ke kebun ini pengunjung membayar 10.000/orang dan jeruk dijual dengan harga 300
Peran Balitjestro dalam Seminar Pekan Agro Expo Timor Leste

Peran Balitjestro dalam Seminar Pekan Agro Expo Timor Leste

Berita, Slide
  Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) berkesempatan mengikuti seminar di Timor Leste yang diwakili Dr. Dita Agisimanto sebagai narasumber. Kegiatan Seminar Regional dilaksanakan  bersama pekan AGRO-EXPO 2017, Kamis 19/10/2017. Tema Seminar adalah “BUILDING A COMPETITIVE AGRICULTURE IN OE-CUSSE AMBENO; IDEAS TO PROMOTE SMART PRODUCTIVE SPECIALIZATION”. Acara seminar di buka oleh President   Otorita Mr. ARSENIO PAIXAO BANO. Pembicara yang terlibat adalah Mr. Regio Da  Cruz Salu dari Oe-Cusse Ambeno, Ms.  Laura Maria Fiarotto dari UNDP, Ms. Christina  LSM World Neighbors, Sharon Alder dari OXFAM, Mr. Decio Riberio Sarmento dari Trade Invest, Mr. Lamberto Salu dari DITKREO, Mr. Hugo Lebre dari FSC, dan Tennant Fenton dari New Zealand. Otorita  Oe-C
Stafsus Menteri Pertanian Kunjungi Balitjestro

Stafsus Menteri Pertanian Kunjungi Balitjestro

Berita, Slide
Staf khusus Menteri Pertanian Dr.Ir Sam Herodian, MS  mengadakan kunjungan lapang di Balitjestro, Selasa 24/10/2017. Kegiatan ini diawali dengan melihat laboratorium terpadu Balitjestro dengan didampingi oleh Kasubag Tata Usaha Ir. Wisnu Unjoyo. Selanjutnya disini disampaikan kegiatan yang dikerjakan dalam lab terutama kultur jaringan oleh Dr. Dita Agisimanto peneliti Balitjestro. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Kebun Percobaan (KP) Tlekung yang sedang mengerjakan perbenihan apel sesuai dengan program Kementerian Pertanian. Kemudian kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi KP Punten dan Banaran. Di KP Punten dapat dilihat proses perbenihan jeruk bebas penyakit. Disamping itu berbagai koleksi Sumber Daya Genetik Jeruk ada disini. KP ini merupakan sentra perbenihan jeru
Petugas dan Petani Kota Kediri Belajar Budidaya Jeruk di Balitjestro

Petugas dan Petani Kota Kediri Belajar Budidaya Jeruk di Balitjestro

Berita, Slide
  70 peserta yang terdiri dari petani dan petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri  mengadakan kunjungan sekaligus pelatihan budidaya dan tabulampot jeruk di Balitjestro , Rabu/18/10/2017. Kegiatan budidaya jeruk dilakukan di KP Banaran dengan dipandu oleh Ady Cahyono, SP. Di sini peserta diberi materi dan sedikit praktek budidaya jeruk dengan teknologinya. Teknologi budidaya yang mencakup semua aspek dari awal sampai masa panen dijelaskan untuk dapat dipelajari oleh peserta. Selain itu di KP ini diterapkan teknologi pembuahan jeruk sepanjang musim yang dikenal dengan” Bujang Seta”. Teknologi ini menarik minat bagi kalangan petani untuk mengadopsinya. Dengan teknologi ini dapat memberikan hasil produksi yang lebih besar karena panen tidak lagi hanya s
Mengawal Jeruk di Istana Kepresidenan Cipanas

Mengawal Jeruk di Istana Kepresidenan Cipanas

Berita, Slide
Tanaman jeruk yang ditanam di Istana Kepresidenan Cipanas beberapa waktu lalu terus di kelola dengan dukungan teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan), Kementerian Pertanian dalam budidayanya. Dukungan tersebut diwujudkan dengan pengawalan teknologi jeruk yang dilakukan balitbangtan dengan mengirimkan tim teknis  untuk mengaplikasikan inovasi teknologi jeruk , 10-13 Oktober 2017. Tim yang terdiri dari Dr.Ir. Rudy Soehendi MP (Balithi),  Ady Cahyono SP (Balitjestro), beserta tim melakukan kegiatan pendampingan teknologi disana. Kegiatan ini diterima oleh Kepala Subbagian Perlengkapan Istana Kepresidenan Cipanas  Ferdy Sjaiful, ME, beserta staf. Kegiatan yang dilakukan adalah pemupukan, pemangkasan jeruk, pengendalian hama penyakit di tabulampot maupu
Perbenihan dan Budidaya Faktor Penting dalam  Agribisnis Jeruk

Perbenihan dan Budidaya Faktor Penting dalam Agribisnis Jeruk

Berita, Slide
Perbenihan dan budidaya jeruk yang sehat merupakan faktor penting untuk keberhasilan  agribisnis jeruk. Dengan teknologi yang tepat akan mampu memberikan hasil produksi yang tinggi dan aman dari serangan hama penyakit. Hal inilah yang mendasari Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulya, Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban untuk mengunjungi dan menambah wawasan tentang budidaya dan perbenihan jeruk bebas penyakit  di Balitjestro , Selasa 10/10/2017 Kegiatan  yang diikuti 30 petani ini dilakukan di Kebun Percobaan (KP) Tlekung, dan Punten. Di KP Tlekung ini dapat dilihat penerapan teknologi yang dihasilkan dalam budidaya jeruk.  Selanjutnya di KP Punten dapat dilihat alur produksi perbenihan jeruk bebas penyakit. Teknologi sangat diperlukan untuk pengembangan jeruk. Dengan teknologi
Pengumuman Hasil Prakualifikasi  Pekerjaan Jasa Konsultan Perencanaan

Pengumuman Hasil Prakualifikasi Pekerjaan Jasa Konsultan Perencanaan

Slide
Pengumuman Hasil Prakualifikasi Pekerjaan Jasa Konsultan Perencanaan Renovasi Gedung dan Bangunan Kebun Percobaan Banjarsari, Banaran, dan Kliran Dengan mengacu kepada Guidelines: Selection and Employment of Consultants by World Bank Borrowers edisi Januari 2011, dan sesuai dengan Berita Acara Penetapan Calon Pemenang Pra Kualifikasi B- 1220/PL.020/H.3.4/10/2017 tanggal 5 Oktober 2017, dengan ini kami umumkan bahwa calon pemenang prakualifikasi adalah : hasil lengkap
Dorong Kecintaan Buah Nusantara Melalui Wisata Edukasi Petik Jeruk

Dorong Kecintaan Buah Nusantara Melalui Wisata Edukasi Petik Jeruk

Berita, Slide
Balitjestro sebagai balai penelitian dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berupaya untuk memberikan inovasi dalam pengembangan jeruk dan buah subtropika untuk diadopsi oleh petani. Dalam tugas dan fungsinya Balitjestro telah menghasilkan teknologi untuk peningkatan produksi dan kualitas dari jeruk nusantara. Teknologi tersebut telah didiseminasikan di berbagai daerah sentra jeruk di Indonesia untuk diadopsi sebagai pedoman dalam pengembangan agribisnis jeruk. Salah satu cara untuk mentransfer teknologi dan media diseminasi diadakan Wisata Edukasi Petik Jeruk yang dilaksanakan dimulai Hari Senin, 10 juli 2017.  Kegiatan ini  dibuka oleh kepala Balitjestro, Dr.Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. Pembukaan ini akan diawali dengan pemanenan buah jeruk oleh
Lompatan Untuk Hasilkan Inovasi Teknologi

Lompatan Untuk Hasilkan Inovasi Teknologi

Berita, Slide
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan)  diberi amanah memasukkan inovasi teknologi dalam program Kementerian Pertanian (kementan) dan program pertanian secara menyeluruh sehingga bertambah produktivitas dan pendapatan petani berbasis inovasi teknologi. Balitbangtan tidak hanya bertumpu pada pendalaman sains dan penelitian tetapi menghasilkan inovasi teknologi. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr.Ir. Muhammad Syakir, MS saat mengadakan kunjungan kerja di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Rabu, 05/04/2017.Turut serta dalam kunjungan ini Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Dr.Ir Hardiyanto, M.Sc serta jajaran eselon 3 unit kerja dibawah balitbangtan. Dalam arahannya disampaikan bahwa
Lengkeng Kateki, Manis Berdaging Tebal dan Aroma Lembut

Lengkeng Kateki, Manis Berdaging Tebal dan Aroma Lembut

Berita, Lengkeng, Slide
Kateki merupakan varietas lengkeng yang di lepas Kementerian Pertanian (kementan) tahun 2016. Lengkeng ini berasal dari Pohon Induk Tunggal (PIT) milik Samiawi yang berada di Dukuh Kateki, Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lengkeng ini sebelumnya dikenal dengan new kristal dan setelah dilepas diberi nama Kateki sesuai asal PIT nya. Berdasarkan SK Pelepasan Menteri Pertanian no 058/Kpts/SR.120/D.27/5/2016 lengkeng ini memiliki ciri antara lain, bentuk buah yang bulat serta warna kulit buah coklat serta bintik pada kulit buah yang berwarna coklat tua. Disamping itu memiliki warna daging buah yang putih bening. Lengkeng ini memiliki keunggulan dengan rasa yang manis dan ukuran buah yang relatif besar antara 15,9-20,7gr/buah. Daging buah yang teba...
Keprok JOP, Oranye dengan Rasa Manis Segar

Keprok JOP, Oranye dengan Rasa Manis Segar

Berita, Jeruk, Slide
Keprok JOP merupakan varietas unggul baru yang telah dilepas Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu. JOP merupakan singkatan dari Jeruk Oranye Parahyangan yang berwarna oranye dan  berasal dari pohon induk di Kecamatan Lembang, Parongpong dan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Berdasar SK Pelepasan varietas no 164/Kpts/SR.120/D.2.7/11/ 2015 jeruk ini mempunyai keunggulan warna yang oranye, dengan rasa asam manis segar dengan kadar gula 12,7º brix  dan berair banyak dengan kandungan 87,40%. Berat dari buah ini antara 115,5 – 158,6 gram. Ciri lain dari jeruk ini adalah bentuk buah yang bulat gepeng dan warna daging buah oranye muda. JOP cocok ditanam di daerah dataran tinggi antara 900 – 1200 mdpl sehingga warna kulit buah ini oranye. Semakin tinggi warna buah akan bertambah orany
Nagamik Curi Perhatian di Istana Kepresidenan Cipanas

Nagamik Curi Perhatian di Istana Kepresidenan Cipanas

Berita, Slide
Dalam sela-sela kegiatan penanaman jeruk di Istana Kepresidenan kemarin juga diadakan diskusi tentang jeruk dengan kepala istana Mustafa Alatas dan Istri Menteri Sekretaris Negara Ibu Siti Faridah . Dalam diskusi dijelaskan tentang potensi pengembangan jeruk di Indonesia yang masih cukup besar sehingga tidak perlu impor lagi.  Selain itu dengan adanya jeruk di lahan istana dapat lebih mempermudah percepatan diseminasi hasil penelitian jeruk. Salah satu jeruk yang ditampilkan adalah jenis Nagamik. Jeruk ini mencuri perhatian bagi yang sekedar melihat apalagi merasakannya termasuk Ibu Siti Faridah juga berkesempatan mencicipi jeruk ini. Setelah merasakan sensasi rasa jeruk ini beliau sangat tertarik dan ingin menanam jeruk nagamik ini. Jeruk ini mempunyai ciri khas yaitu kul