Slide

Pelelangan Perencanaan Renovasi Gedung dan Bangunan Kebun Percobaan Banjarsari, Banaran, dan Kliran

Pelelangan Perencanaan Renovasi Gedung dan Bangunan Kebun Percobaan Banjarsari, Banaran, dan Kliran

Slide
The Republic of Indonesia Trough the Ministry Of Agriculture, Indonesia Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) Sustainable Management of Agricultural Research and Technology Dissemination (SMARTD) Project IBRD Loan No. 8188-ID PENGUMUMAN Undangan untuk Memasukkan Pernyataan Berminat (Request for Expressions of Interest) Nomor : B-1091/PL.020/H.3.4/09/2017 Tanggal : 19 September 2017   Nama Pekerjaan : Perencanaan Renovasi Gedung dan Bangunan Kebun Percobaan Banjarsari, Banaran, dan Kliran Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Pemerintah Republik Indonesia telah menerima bantuan dana berupa pinjaman dari International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)/World Bank (WB) untuk membiayai Sustainable Management of Agricu
Penerapan PTKJS Berbasis Lahan Kering di Konawe Selatan

Penerapan PTKJS Berbasis Lahan Kering di Konawe Selatan

Berita, Slide
  Provinsi Sulawesi Tenggara adalah satu diantara sentra produksi jeruk nasional. Jeruk di Sultra terdapat di beberapa kabupaten yaitu Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Buton dan Muna. Konawe Selatan mendapat julukan sebagai surganya pertanian di Sultra, karena banyak komoditas pertanian dihasilkan dari daerah tersebut, salah satunya jeruk. Produksi jeruk secara nasional beberapa tahun terakhir menurun, hal demikian juga terjadi di Konawe Selatan sebagai sentra produksi jeruk di Sultra yang mana luas panen jeruk Siam dan Keprok mengalami fluktuasi dan secara umum menurun sebesar 9,70% selama kurun waktu 2011 -2015 dengan luasan 48,119 ribu ha. Perlu dilakukan upaya untuk menjaga stabilitas produksi buah jeruk dan mengatasi terus menurunnya produksi jeruk . Salah satu upaya untu...
Dorong Kecintaan Buah Nusantara Melalui Wisata Edukasi Petik Jeruk

Dorong Kecintaan Buah Nusantara Melalui Wisata Edukasi Petik Jeruk

Berita, Slide
Balitjestro sebagai balai penelitian dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berupaya untuk memberikan inovasi dalam pengembangan jeruk dan buah subtropika untuk diadopsi oleh petani. Dalam tugas dan fungsinya Balitjestro telah menghasilkan teknologi untuk peningkatan produksi dan kualitas dari jeruk nusantara. Teknologi tersebut telah didiseminasikan di berbagai daerah sentra jeruk di Indonesia untuk diadopsi sebagai pedoman dalam pengembangan agribisnis jeruk. Salah satu cara untuk mentransfer teknologi dan media diseminasi diadakan Wisata Edukasi Petik Jeruk yang dilaksanakan dimulai Hari Senin, 10 juli 2017.  Kegiatan ini  dibuka oleh kepala Balitjestro, Dr.Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. Pembukaan ini akan diawali dengan pemanenan buah jeruk oleh
Lompatan Untuk Hasilkan Inovasi Teknologi

Lompatan Untuk Hasilkan Inovasi Teknologi

Berita, Slide
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan)  diberi amanah memasukkan inovasi teknologi dalam program Kementerian Pertanian (kementan) dan program pertanian secara menyeluruh sehingga bertambah produktivitas dan pendapatan petani berbasis inovasi teknologi. Balitbangtan tidak hanya bertumpu pada pendalaman sains dan penelitian tetapi menghasilkan inovasi teknologi. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr.Ir. Muhammad Syakir, MS saat mengadakan kunjungan kerja di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Rabu, 05/04/2017.Turut serta dalam kunjungan ini Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Dr.Ir Hardiyanto, M.Sc serta jajaran eselon 3 unit kerja dibawah balitbangtan. Dalam arahannya disampaikan bahwa
Lengkeng Kateki, Manis Berdaging Tebal dan Aroma Lembut

Lengkeng Kateki, Manis Berdaging Tebal dan Aroma Lembut

Berita, Lengkeng, Slide
Kateki merupakan varietas lengkeng yang di lepas Kementerian Pertanian (kementan) tahun 2016. Lengkeng ini berasal dari Pohon Induk Tunggal (PIT) milik Samiawi yang berada di Dukuh Kateki, Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lengkeng ini sebelumnya dikenal dengan new kristal dan setelah dilepas diberi nama Kateki sesuai asal PIT nya. Berdasarkan SK Pelepasan Menteri Pertanian no 058/Kpts/SR.120/D.27/5/2016 lengkeng ini memiliki ciri antara lain, bentuk buah yang bulat serta warna kulit buah coklat serta bintik pada kulit buah yang berwarna coklat tua. Disamping itu memiliki warna daging buah yang putih bening. Lengkeng ini memiliki keunggulan dengan rasa yang manis dan ukuran buah yang relatif besar antara 15,9-20,7gr/buah. Daging buah yang teba...
Keprok JOP, Oranye dengan Rasa Manis Segar

Keprok JOP, Oranye dengan Rasa Manis Segar

Berita, Jeruk, Slide
Keprok JOP merupakan varietas unggul baru yang telah dilepas Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu. JOP merupakan singkatan dari Jeruk Oranye Parahyangan yang berwarna oranye dan  berasal dari pohon induk di Kecamatan Lembang, Parongpong dan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Berdasar SK Pelepasan varietas no 164/Kpts/SR.120/D.2.7/11/ 2015 jeruk ini mempunyai keunggulan warna yang oranye, dengan rasa asam manis segar dengan kadar gula 12,7º brix  dan berair banyak dengan kandungan 87,40%. Berat dari buah ini antara 115,5 – 158,6 gram. Ciri lain dari jeruk ini adalah bentuk buah yang bulat gepeng dan warna daging buah oranye muda. JOP cocok ditanam di daerah dataran tinggi antara 900 – 1200 mdpl sehingga warna kulit buah ini oranye. Semakin tinggi warna buah akan bertambah orany
Nagamik Curi Perhatian di Istana Kepresidenan Cipanas

Nagamik Curi Perhatian di Istana Kepresidenan Cipanas

Berita, Slide
Dalam sela-sela kegiatan penanaman jeruk di Istana Kepresidenan kemarin juga diadakan diskusi tentang jeruk dengan kepala istana Mustafa Alatas dan Istri Menteri Sekretaris Negara Ibu Siti Faridah . Dalam diskusi dijelaskan tentang potensi pengembangan jeruk di Indonesia yang masih cukup besar sehingga tidak perlu impor lagi.  Selain itu dengan adanya jeruk di lahan istana dapat lebih mempermudah percepatan diseminasi hasil penelitian jeruk. Salah satu jeruk yang ditampilkan adalah jenis Nagamik. Jeruk ini mencuri perhatian bagi yang sekedar melihat apalagi merasakannya termasuk Ibu Siti Faridah juga berkesempatan mencicipi jeruk ini. Setelah merasakan sensasi rasa jeruk ini beliau sangat tertarik dan ingin menanam jeruk nagamik ini. Jeruk ini mempunyai ciri khas yaitu kul
BITE Sukses, Pembubaran Panitia Pun Berlangsung Meriah

BITE Sukses, Pembubaran Panitia Pun Berlangsung Meriah

Berita, Slide
Dari pagi hingga siang hari ini, Jumat, 12/08/2016 Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) mengadakan acara pembubaran Panitia BITE (Balitjestro Innovation Technology Expo) 2016. Pembubaran Panitia kali ini diawali dengan jalan sehat pagi bersama yang diikuti oleh hampir 200 orang yang ikut andil dalam menyukseskan berlangsungnya BITE 2016 tanggal 4-6 Agustus 2016 yang lalu. Peserta jalan sehat ini adalah para pegawai Balitjestro, pelajar dan mahasiswa yang sedang menjalankan praktek kerja lapang di Balitjestro dan tim Brantas Batu. Rute jalan sehat pagi ini sekitar 5 km atau ditemupuh selama 1 jam. Peserta tampak bersemangat karena dijalani dengan penuh kebersamaan dan senda gurau. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia yaitu Sutopo. Dalam ...
Download PDF Materi Aneka Kursus Gratis BITE 2016

Download PDF Materi Aneka Kursus Gratis BITE 2016

Berita, Slide, Spesial
Berikut buku panduan  dan berbagai materi presentasi PPT aneka kursus gratis BITE 2016 yang sudah kami convert ke PDF. [Kursus BITE 2016] Buku Panduan Semua Materi Lengkap [Kursus BITE 2016] Teknologi Perbenihan Jeruk Bebas Penyakit [Kursus BITE 2016] Teknik Identifikasi Varietas Jeruk [Kursus BITE 2016] Teknik Identifikasi CVPD dan Defisiensi Unsur Hara [Kursus BITE 2016] Teknologi Tabulampot [Kursus BITE 2016] Pengolahan Manisan Kurmelo (Kulit Jeruk Pamelo) [Kursus BITE 2016] Teknologi Stekbung Anggur dan Perbanyakan Lengkeng [Kursus BITE 2016] Teknik Pembungaan Lengkeng [Kursus BITE 2016] Teknologi Budidaya Stroberi Tanpa Tanah [Kursus BITE 2016] Pestisida Alami
Pemerintah Distrik Oecusee Timor Leste Jajaki Kerjasama dengan Balitjestro

Pemerintah Distrik Oecusee Timor Leste Jajaki Kerjasama dengan Balitjestro

Berita, Slide
Rabu, 10/08/2016 Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste, khususnya Distrik Oecusee. Dr. Regio da Cruz Salu selaku Sekretaris Regional Bidang Pertanian dan Pembangunan Pedesaan mengungkapkan maksudnya berkunjung ke Balitjestro yaitu untuk membangun kerjasama untuk mengembangkan pertanian khususnya bidang agrowisata di Oecusee, Timor Leste. Rombongan terdiri dari Cirilo Jose Remedios Baba selaku Direktur Regional Pertanian beserta istri, Cornelius Sombai, selaku Kepala Departemen Perencanaan dan Manajemen Pertanian, dan Celcio Carvalho M Sequeria yang mewakili media dari Timor Leste. Kegiatan kunjungan diawali dengan sambutan dari Dr. Regio da Cruz dilanjutkan dengan sambutan sela
Mau Tahu Juaranya Photo Event BITE di Instagram?

Mau Tahu Juaranya Photo Event BITE di Instagram?

Berita, Slide, Spesial
Mencermati bahwa media sosial menjadi sarana efektif untuk diseminasi produk dan hasil riset Balitjestro, untuk pertama kalinya Balitjestro mengadakan lomba photo event di Instagram (IG). Mengambil momen BITE 2016 dengan serangkaian kegiatannya, pengunjung bisa turut serta dengan meng-upload foto terbaik di Instagram masing-masing dan menyertakan hashtag #balitjestro dan #instaBITE2016 serta lokasi “Balitjestro Indonesia” Foto yang diikutsertakan lomba adalah jepretan ketika event BITE berlangsung yaitu kontes buah jeruk, aneka lomba anak-anak, lomba kudapan berbahan jeruk, aneka kursus gratis di Balitjestro, kunjungan laboratorium, display inovasi teknologi, bursa benih, wisata petik jeruk, maupun berbagai momen menarik lainnya (bebas). Pengunjung merespon dengan cukup baik, set
Ini Dia Jeruk Terbaik 2016

Ini Dia Jeruk Terbaik 2016

Berita, Slide
Kontes buah jeruk nasional menjadi primadona di event BITE 2016. Bagaimana tidak, selain menjadi ajang mencari jeruk terunggul, event nasional ini berhadiah total Rp 40 juta. Kontes ini bertujuan untuk mendapatkan jenis jeruk keprok, siam dan pamelo yang memilliki kualitas istimewa dan berdaya saing tinggi sehingga pemenang kontes buah jeruk nasional diharapkan menjadi komoditas yang dapat diunggulkan sebagai pengganti jeruk impor. Peserta berasal dari 20 propinsi di Indonesia. Tercatat 49 nomor peserta dengan rincian; 10 peserta kategori PAMELO, 20 peserta kategori KEPROK dan 19 peserta SIAM. Ada perbedaan kriteria penilaian pada kontes buah jeruk kali ini, khususnya untuk jeruk pamelo. Kriteria penilaian untuk kategori pamelo yaitu brix, rasa, tingkat kemulusan kulit buah, warna d
Aneka Macam Kudapan Berbahan Jeruk yang Menggugah Selera

Aneka Macam Kudapan Berbahan Jeruk yang Menggugah Selera

Berita, Slide
Kreativitas peserta teruji dalam lomba aneka macam kudapan berbahan jeruk dan buah subtropika. Pada penyelenggaraan lomba kudapan untuk anak berbahan jeruk dan buah subtropika tanggal 6 Agustus 2016 yang hadir mengikuti sebanyak 23 peserta dari berbagai kalangan perguruan tinggi, PKK lingkup Kota Batu, UPT Kementan yang ada di Jawa Timur, catering, dharmawanita dan masyarakat umum. Dalam sajiannya, peserta menampilkan berbagai kreativitas kudapan yang sangat menggoda. Tentunya anak-anak akan suka dengan berbagai macam sajian ini. Lomba ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai macam kudapan dari jeruk dan buah subtropika.  Peserta pun tak lupa untuk melampirkan resep masakan. Kriteria Penilaian yaitu keunikan, kreasi dan inovasi, nilai nutrisi, cita rasa, penyajian, dan prospek ni
Serunya Berfoto-ria di Event BITE 2016

Serunya Berfoto-ria di Event BITE 2016

Berita, Slide
Panas terik matahari tidak menghalangi para pengunjung event BITE 2016 untuk mengambil gambar di area photobooth. Event BITE 2016 ini dimeriahkan dengan area photobooth yang letaknya berhadapan dengan “gurita jeruk raksasa” dan hanya dipisahkan dengan jalan setapak ke arah tenda informasi maupun ke arah tenda display plasma nutfah. Memang banyak spot cantik yang dapat digunakan pengunjung untuk berfoto seperti di area wisata petik, di depan stand-stand pameran, di depan “gurita jeruk raksasa”, maupun di panggung tenda utama, namun area photobooth ini khusus disediakan untuk para pengunjung yang ingin berfoto dengan latar belakang logo BITE 2016. Suasana menjadi lebih seru di area photobooth ini karena disini banyak pengunjung dari usia muda sampai tua juga menggunakan properti yang
Press Release Balitbangtan: Teknologi Inovasi Dalam Mendukung Pengembangan Kawasan Agribisnis Jeruk Nusantara

Press Release Balitbangtan: Teknologi Inovasi Dalam Mendukung Pengembangan Kawasan Agribisnis Jeruk Nusantara

Berita, Slide
Oleh: Kepala Badan Litbang Pertanian Batu, 4 Agustus 2016 Berfluktuasinya produksi jeruk di Indonesia disebabkan oleh perubahan luas area kawasan jeruk di Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh 1. Serangan penyakit pada tanaman produksi dan 2. Teknik budidaya yang tidak tepat Agribisnis jeruk yang berkembang di Indonesia dapat dikelompokkan berdasarkan jenisnya, yaitu Jeruk Siam/Keprok dan Jeruk Besar (Pomelo). Luas kawasan kedua jenis jeruk tersebut adalah 51.098 Ha untuk jeruk Siam/keprok dan 5.665 Ha untuk jeruk besar dengan produksi masing-masing sebesar 1.785.256 Ton dan 141.288 Ton, pada tahun 2014. Fluktuasi luas area pertanaman jeruk Siam/Keprok cukup signifikan. Penurunan luas panen terjadi pada kurun 2010 sampai 1012 dari 50.906 Ha menjadi 46.187 Ha. Namun dem...
Dukungan Balitbangtan bagi Petani Stroberi di Serang Purbalingga

Dukungan Balitbangtan bagi Petani Stroberi di Serang Purbalingga

Berita, Slide, Stroberi
Dua tahun yang lalu sebuah lokasi di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga ini hanyalah hamparan rerumputan dan alang-alang. Dengan gigihnya Sugito, Kepala Desa Serang yang didukung penuh petani stroberi di wilayah itu kemudian menyulap wilayah ini menjadi rest area yang nyaman dengan pemandangan Gunung Slamet yang elok menawan. Tampak para pemuda menyiapkan sarana penunjang seperti flying fox, wisata berkuda, kids farmer, tracking, camping ground dan sarana outbound lainnya. Warung-warung pun berbaris rapi dan langsung menghadap gunung kebanggaan masyarakat Purbalingga dan sekitarnya ini. Desa Serang menjadi jalur penghubung antara wilayah Tegal, Pemalang, Purbalingga dan Banyumas. Mereka pun menamakannya sebagai Agrowisata Lembah Asri Desa Wisata Serang. Tarifnya pun dipatho
Mengenal Klasifikasi Botani Jeruk (Bagian I)

Mengenal Klasifikasi Botani Jeruk (Bagian I)

Artikel, Jeruk, Pemuliaan & Sumber Daya Genetik, Slide
Banyak orang kesulitan dalam melakukan klasifikasi botani jeruk. Hal ini disebabkan karena tanaman jeruk dapat menyilang dengan mudah baik secara spontan ataupun buatan. Pembuatan hibrida jeruk juga banyak dilakukan seiring dengan keinginan manusia untuk memperbaiki kualitas jeruk dengan berbagai kriteria seperti seedless, kadar jus tinggi, dan rasa manis segar. Sifat apomiksis pada jeruk juga berpengaruh dalam klasifikasi jeruk. Selain itu iklim dan teknik budidaya yang berbeda juga sering menimbulkan variasi terhadap morfologi buah. Pertanyaan yang sering timbul pada orang-orang yang bekerja dengan jeruk adalah nama botani apa yang tepat untuk jeruk ini? Sayangnya tidak ada satu jawaban tunggal yang dapat diterapkan pada jenis jeruk tertentu. Namun dalam penentuan klasifikasi botani t...
Budidaya Apel

Budidaya Apel

Apel, Slide
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel termasuk salah satu jenis buah yang populer disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam bentuk buah segar, kelezatan apel bisa dinikmati dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu. Berdasarkan penelitian, apel bisa mengurangi resiko kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel juga mencegah penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kadar kolesterol  dengan cara seratnya mencegah reabsorpsi. Selain Malang Raya (Jawa Timur), beberapa daerah di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. N
Induksi Pembungaan Strategi Panen Jeruk di Luar Musim

Induksi Pembungaan Strategi Panen Jeruk di Luar Musim

Artikel, Budidaya Jeruk, Slide
Induksi (merangsang) pembungaan pada beberapa tanaman tahunan dapat dilakukan dengan cara kimia dan mekanis.  Prinsip cara kimia adalah merubah fisiologis tanaman dengan menghambat fase pertumbuhan vegetatif melalui peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar muncul fase generatif, bunga dan buah. Zat pengetur tumbuh (ZPT) yang sering digunakan untuk induksi adalah NAA, Auxin, Gibberelin, Paklobutrazol dan Potasium Klorat (KClO3). Hasil cara kimia lebih pasti, tetapi tidak diajurkan pada tanaman jeruk karena efek sampingnya tidak baik terhadap kondisi tanaman dan kesehatan manusia.  Induksi pembungan secara kimia sering mengakibakan tanam semakin hari semakin merana, daunnya banyak yang dan rontok, dahan ranting mengkerut dan mudah patah dan bahkan tanaman mati. Induksi pembungaa
Kinerja dan Revitalisasi Sistem Perbenihan Mendukung Pembangunan Industri Benih Jeruk di Indonesia

Kinerja dan Revitalisasi Sistem Perbenihan Mendukung Pembangunan Industri Benih Jeruk di Indonesia

Artikel, Jeruk, Slide
Agribisnis jeruk di Indonesia hingga kini belum didukung sepenuhnya oleh  inovasi teknologi hasil penelitian dari Litbang Pertanian dan lembaga penelitian lainnya sehingga produk yang dihasilkan berdaya saing rendah dan keberlanjutannya tidak terjamin.  Salah satu penyebab utama belum mantapnya perkembangan agribinis jeruk  ini  adalah tidak didukungnya oleh industri benih jeruk yang tangguh.  Sekitar   80-90 % benih jeruk yang dihasilkan oleh dua kawasan industri benih di Purworejo-Jateng dan Kampar-Riau   yang berkapasitas 1.500.000 – 2.000.000 benih jeruk per tahun ini adalah  tidak berlabel dan sudah menyebar ke minimal 7 provinsi di Indonesia. Demikian pula yang terjadi di sentra penangkar benih jeruk di  Sambas-Kalbar dan Batola – Kalsel, benih jeruk yang ditanam di kebun peta