Hama Penyakit Jeruk

Monitoring Organisme Pengganggu Tanaman Jeruk Menggunakan ES

Monitoring Organisme Pengganggu Tanaman Jeruk Menggunakan ES

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Penelitian teknologi rancang bangun Expert System (ES) menghasilkan program atau sistem aplikasi untuk melakukan pemantauan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) utama jeruk berbasis web yang dapat digunakan sebagai komponen monitoring perkembangan hama di lapangan secara real time. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk monitoring perkembagan populasi atau serangan OPT jeruk secara langsung dan tidak langsung di lapangan yaitu aplikasi sistem pakar dan remote sensing berbasis teknologi informasi (WEB). Pengguna dapat melakukan pengamatan secara online pada aplikasi sistem pakar yang hasilnya akan secara otomatis terekam pada sistem. Hasil pengamatan yang terekam menunjukkan status serangan OPT saat itu (real time) di lokasi atau daerah pengamatan tertentu di masing-masing lokasi....
Serangan Lalat Buah Pada Jeruk

Serangan Lalat Buah Pada Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk, Jeruk
Lalat buah (Bactrocera spp), merupakan salah satu hama penting pada jeruk. Kerusakan yang ditimbulkan oleh larvanya akan menyebabkan gugurnya buah sebelum mencapai kematangan yang diinginkan. Hal ini sangat merugikan karena dapat menghambat peningkatan produksi dan mutu buah. Buah yang terserang mudah dikenali dengan adannyaperubahan warna kulit di sekitar tanda sengatan dan terjadinya pembusukan buah dengan cepat. Pada buah yang terserang biasanya terdapat lubang kecil di bagian tengah kulitnya/. Hal tersebut disebabkan oleh larva lalat buah yag hidup di dalam buah yang hampir masak sehingga menyebabkan buah menjadi busuk. Apabila dibelah pada daging buah terdapat belatung-belatung kecil yang biasanya meloncat apabila tersentuh. Pada jeruk, lalat buah paling banyak menyerang pamelo...
Penyakit Blendok dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman Jeruk

Penyakit Blendok dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk, Jeruk
Penyakit Blendok/ Diplodia merupakan salah satu penyakit utama pada jeruk. Penyakit Blendok dapat terjadi apabila ada patogen menyerang cendawan Botryodiplodia theobromae Pat.yang patogenik menyerang tanaman yang rentan, yang tumbuh pada lingkungan yang sesuai untuk patogen, dan petani kurang intensif dalam pemeliharaan tanaman. Tingkat serangan penyakit blendok dapat dipakai sebagai tolok ukur terhadap tingkat pemeliharaan yang sudah dilakukan, makin intensif pemeliharaan dapat menurunkan tingkat serangan penyakit. Kondisi lingkungan yang mempermudah serangan patogen diantaranya kondisi kekeringan, adanya pelukaan, perbedaan suhu siang dan malam yang tinggi dan pemeliharaan yang kurang optimal.Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit blendok karena salah satu gejalanya adalah...
Mengenal Penyakit CVPD (Huanglongbing)

Mengenal Penyakit CVPD (Huanglongbing)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk, Spesial
  Picture; Kutu loncat Jeruk Asia yang menyerang tanaman jeruk dan membawa penyakit dari pohon satu ke pohon lainnya. Di Florida, banyak tanaman jeruk terserang penyakit ini. Foto oleh Sam Droege, USGS Patuxent Wildlife Research Center.   Kutu loncat Diapohorina citri Kuw. merupakan serangga penular atau vektor penyakit CVPD yang mempercepat penyebaran penyakit ini di lapang. Satu ekor vektor CVPD yang mengandung patogen L. asiaticus terbukti mampu menularkan penyakit sistemik ini ke pohon jeruk sehat. Jika di kebun jeruk kita tidak dijumpai pohon yang terinfeksi penyakit CVPD karena ditanami dengan bibit jeruk bebas penyakit, maka kehadiran serangga penular ini hanya merupakan hama biasa yang merusak pupus atau tunas muda. Agar pengendalian vektor CVPD lebih tepat sa...
Patogen, gejala pada tanaman, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan patogen

Patogen, gejala pada tanaman, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan patogen

Hama Penyakit Jeruk, Jeruk
Salah satu patogen yang menimbulkan penyakit dengan kerugian yang besar adalah Phytophthora sp. Lebih dari 66% dari semua penyakit akar dan lebih dari 90% penyakit busuk pangkal batang pada tanaman berkayu disebabkan oleh Phytophthora sp. Berdasarkan beberapa literatur jenis Phytophthora yang biasa menyerang pada tanaman jeruk di banyak negara antara lain P. hibernalis, P. boehmeriae, P. cactorum, P. cinnamomi, P. citricola, P. citrophthora, P. drechsleri, P. megasperma, P. palmivora, P. parasitica (P. nicotianae), P. capsici, dan P. arecae, Sedangkan yang menyerang tanaman anggur adalah P. citricola, tanaman strawberry adalah jenis P. fragariae, dan tanaman apel adalah P. cactorum, P. drechsleri, P. cryptogea, P. citricola, P. cambivora, dan P. arecae.   Ciri-ciri morfologi...
Huanglongbing (HLB) di Indonesia dan Upaya Teknologi Deteksinya

Huanglongbing (HLB) di Indonesia dan Upaya Teknologi Deteksinya

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Penyakit huanglongbing (HLB), yang sebelumnya popular dengan sebutan Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) di Indonesia,  merupakan penyakit degenerasi penyebab menurunnya produktifitas, kualitas bahkan kematian tanaman jeruk di Indonesia, Asia dan Afrika. Bahkan pada lima tahun terakhir dilaporkan mengancam industri jeruk di Florida dan Brazilia. Di Indonesia, HLB diketahui menyerang pertanaman jeruk sejak tahun 1940-an, hampir seluruh propinsi jeruk di Indonesia saat itu dilaporkan terserang parah. Di Tulungagung misalnya, 62,34% tanaman mati karena HLB, serangan di Bali utara mencapai 60%, atau sekitar 95.564 ha tanaman jeruk mengalami kerusakan parah hanya dalam kurun waktu 1988 sampai 1996, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 36 miliar pada 1984. Di Sambas-Kalimantan Bara

Kit Deteksi Cepat Penyakit HLB pada Tanaman Jeruk Menggunakan Teknik LAMP (Loop-mediated isothermal Amplification)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Huanglongbing (HLB), yang sebelumnya popular dengan sebutan Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) di Indonesia, merupakan penyakit penyebab degenerasi pertumbuhan tanaman, menurunnya produktifitas, kualitas, bahkan kematian tanaman jeruk di Indonesia dan negara penghasil jeruk dunia. HLB disebabkan oleh bakteri gram negatif yang termasuk dalam kelompok alpha sub divisi proteobacteria. Diantara tiga strain yang saat ini telah diidentifikasi (Candidatus Liberibacter asiaticus = CLas, Candidatus Liberibacter americanus =CLam dan CandidatusLiberibacter africanus CLaf), CLas dinyatakan sebagai strain yang penyebaran geografisnya paling luas dan mengakibatkan kerugian ekonomis paling serius. Di Sambas-Kalimantan Barat, satu-satunya propinsi yang pernah dinyatakan bebas HLB dan merupakan satu

Rebah Kecambah pada Perbenihan Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Patogen : Phytophthora spp., Rhizoctonia solani Kuhn, Phytium sp., Fusarium sp. Gejala Gejala dapat bermacam-macam tergantung dari umur dan stadia perkembangan semai jeruk. Biji menjadi busuk sebelum berkecambah atau sebelum muncul dipermukaan tanah. Biji yang terinfeksi ini menyebabkan kualitas biji jeruk buruk (daya kecambah rendah). Busuk pangkal batang (Phytophthora spp.) pada perkembangan semai biji terutama pada bagian yang dekat dengan tanah. Rhizoctonia solani menyebabkan pembusukan semai yang dekat dengan permukaan tanah, bagian busuk berwarna coklat. Serangan Pythium sp. selalu dimulai dari ujung akar (akar pokok dan atau akar lateral).  Serangan selalu dimulai dari bagian tanaman di dalam tanah. Serangan Pythium sp. menyebabkan tanaman menjadi layu dan kulit akar busuk

Penyakit Embun Tepung (Oidium tingitanium Carter)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Penyakit ini umum terjadi pada waktu musim pertunasan, ditandai dengan adanya lapisan tepung putih pada bagian atas daun, yang dapat menyebabkan daun malformasi (mengering akan tetapi tidak gugur). Fase kritis serangan adalah periode pertunasan dan daun muda yang sedang tumbuh, buah muda yang terserang mudah gugur. Kumpulan tepung putih pada daun, tunas dan buah muda merupakan masa konidia jamur Oidium tingitanium yang menyerang bagian daun jeruk menyebabkan serangan patogen jamur ini lebih dikenal dengan nama penyakit embun tepung. Serangan pada daun menyebabkan daun abnormal dan mengalami malformasi yang biasanya bersifat permanen tidak dapat tumbuh lagi. Penyakit akan terjadi apabila varietas yang ditanaman rentan, ditemukan sumber patogen di sekitar kebun dan terjadi pada pada musim...

Pengendalian Citrus Cachexia Viroid (CCaV)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Sebagian besar spesies dan varietas jeruk dapat terinfeksi oleh viroid ini, tetapi umumnya tidak menunjukkan gejala. Tanaman yang terserang berat menjadi kerdil, daunnya klorotik dan kadang layu serta mengering, akhirnya mati. Kadang-kadang terdapat juga bergejala stem pitting dan terbentuknya kantong gom yang berhubungan dengan celah-celah. Varietas jeruk yang peka adalah Tangelo orlando dan Mandarin Parson Special. Bioekologi Penyakit ini tidak ditularkan melalui vektor maupun biji akan tetapi penularan dapat terjadi melalui penggunaan mata-tempel terinfeksi penyakit ini. Penularan penyakit dapat juga terjadi secara mekanis. Xyloporosis dan Cachexia berasal dari Israel dan Florida dengan penyebab penyakit yang sama yaitu viroid. Salah satu gejalanya adalah stem pitting...

Gejala Serangan Penyakit Diplodia (Botryodiplodia theobromae Pat.) dan Pengendaliannya

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Penyakit Diplodia atau Blendok merupakan penyakit utama yang menyebabkan kematian pada batang dan cabang tanaman jeruk di Indonesia. Sebutan penyakit Blendok digunakan karena kebanyakan batang dan cabang yang terserang dan bereaksi mengeluarkan blendok. Penyebaran penyakit ini di Indonesia hampir di seluruh pertanaman jeruk, terutama yang telah berumur lebih dari 10 tahun dengan pemeliharaan yang kurang intensif. Serangan melingkar pada cabang dan batang utama menyebabkan kematian bagian tanaman diatas titik serangan, bahkan menyebabkan kematian tanaman.11 Gejala Diplodia ada 2 macam  yaitu diplodia basah dan kering. Gejala diplodia basah ditunjukkan dengan adanya blendok atau gumosis berwarna kuning keemasan pada cabang atau ranting terserang, pada stadia lanjut, kulit tanaman mengelup

Penyakit Kanker Jeruk (Xanthomonas axonopodis pv. citri)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Penyakit kanker yang disebabkan oleh patogen Xanthomonas axonopodis pv. citri, merupakan penyakit utama yang disebabkan oleh bakteri pada jeruk di dunia (Davies et al 2003). Beberapa jenis jeruk yang rentan di Indonesia adalah jeruk purut (Citrus histryx), jeruk nipis (C. aurantifolia) dan pamelo (C. maxima Merr.) terutama yang tumbuh pada suhu 20-35°C atau pada agroklimat yang agak panas (Triwiratno 2003). Gejala awal berupa bercak putih pada sisi bawah daun yang selanjutnya warna hijau gelap, kadang-kadang berwarna kuning di sepanjang tepinya. Bagian tengah terbentuk gabus warna coklat.  Luka terjadi pada bagian atas dan bawah daun.  Pada buah ditandai dengan gejala serupa dengan di daun tetapi bagian tepi tidak berwarna kuning. Infeksi patogen terjadi melalui stomata, lentisel dan

Pengenalan dan Pengendalian Ulat Peliang Daun

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Hama ini menyerang pada daun-daun muda.   Serangga dewasa meletakkan telur kemudian setelah telur menetas, ulat masuk ke dalam jaringan tanaman, yaitu dengan membuat liang di bawah jaringan epidermis tanaman, terutama pada daun yang masih muda.  Pada tanaman yang terserang, daun tampak berkerut, menggulung, keriting serta terlihat bekas gerekan.  Gejala khasnya berupa bekas serangga tersebut makan berupa garis atau jalur-jalur yang berkelok-kelok sesuai dengan tempat yang dilalui saat makan.  Kerusakan oleh hama ini dapat mencapai 67.7%.  Selain itu hama ini dapat menularkan penyakit kanker Xantomonas axonopodis pv. citri.    Bioekologi Telur-telur diletakkan secara terpencar di atas permukaan bagian bawah daun, tangkai atau bagian tanaman lain yang masih muda.  Telur menet

Kutu Sisik dan Pengendaliannya

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala   Kutu menyerang daun, ranting dan buah, menyukai tempat-tempat yang terlindung, seperti di bagian bawah permukaan daun di sepanjang tulang daun. Daun yang terserang akan berwarna kuning, terdapat bercak-bercak klorotis dan seringkali membuat daun menjadi gugur.  Serangan berat akan mengakibatkan ranting dan cabang menjadi kering serta terjadi retakan-retakan pada kulit.  Jika serangan terjadi di sekeliling batang, akan menyebabkan buah gugur. Akibat serangan pada buah dapat menurunkan kualitas, karena kotor dan bila dibersihkan meninggalkan bercak-bercak hijau atau kuning pada kulit buah. Di beberapa sentra jeruk seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan kutu sisik ini menyebabkan tanaman menjadi meranggas dan kering bahkan menyebabkan kematian ranting dan tanaman. Bioekol

Citrus Tatter Leaf Virus (CTLV)

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Gejala yang timbul pada daun berupa bercak-bercak menguning pada jeruk nipis (Mexican lime), Citrus excelsa, citrange dan hybrid Trifoliata lain yang terinfeksi. Daun-daun tanaman Citrus excelsa terinfeksi akan berbentuk tidak normal (deformasi), tetapi pada daun-daun yang tumbuh berikutnya gejala ini biasanya hilang, selanjutnya tanaman akan tetap tidak bergejala. Gejala bercak atau belang kuning serta perubahan bentuk daun dapat terjadi pada jeruk Citrange. Gejala tersebut akan tampak pada ranting dan cabangnya. Jeruk Trifoliata tergolong kebal (immune) atau sangat tahan terhadap CTLV, tetapi bila tanaman inang yang laten seperti jeruk manis disambungkan pada jeruk ini atau hibridnya seperti Troyer dan Carrizo kemudian terinfeksi oleh virus ini, maka akan terjadi kerusakan pada...

Infeksi Berat Citrus Exocortis Viroid (CEV) Sebabkan Pertumbuhan Jeruk Terhambat/Kerdil

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Viroid Exocortis umumnya tidak menyebabkan gejala yang jelas pada sebagian besar varietas jeruk termasuk keprok dan manis dengan batang-bawah JC atau RL. Pertumbuhan tanaman yang terinfeksi berat biasanya terhambat/kerdil.  Pada tanaman jeruk yang disambung pada jeruk Trifoliata seperti Citrange, Rangpur lime dan beberapa hibrida jeruk nipis, gejala penyakit terjadi pada bagian batang-bawah yang tampak di atas permukaan tanah, yaitu kulitnya bersisik-sisik tak beraturan dan sebagian terlepas dari jaringan kayu. Sisik-sisik ini dapat menjalar ke perakaran dan dapat menyerang perakaran yang telah besar.  Kadang-kadang keluar gom dibalik sisik tersebut. Gejala ini umumnya muncul setelah 2 tahun sejak penyambungan mata-tempel. Gejala penting lainnya adalah kerdil pada tanaman dengan

Virus Psorosis pada Tanaman Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Patogen :  Citrus Psorosis Virus (CPsV) atau Rimocortius psorosis Gejala Virus Psorosis dapat menyerang hampir semua varietas jeruk, hybrid-hibridnya dan beberapa kerabat jeruk. Gejala umumnya jelas terlihat pada jeruk manis dan mandarin terinfeksi dengan ciri-ciri Vein flecking, Concave gum, Blind pocked, Crinkly leaf dan infections variegation. Vein flecking merupakan gejala penyakit pada daun muda berupa titik-titik kecil pucat/bercak di sekeliling tulang daun utama berbentuk zig-zag seperti daun sukun. Concave gum merupakan gejala flecking pada daun muda dan depresi pada batang atau cabang.  Mula-mula kulit pecah dan gom keluar akibatnya bagian kayu tidak berkembang. Pada tanaman muda gejala biasanya tidak terlihat jelas (symptom less). Pada tanaman jeruk di lapang Psorosis me

Gejala Serangan Thrips dan Pengendaliannya pada Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Thrips menyerang bagian tangkai dan daun muda mengakibatkan helai daun menebal, kedua sisi daun agak menggulung ke atas dan pertumbuhannya tidak normal.  Serangan pada buah terjadi mulai pada fase bunga dan ketika buah masih sangat muda, dengan meninggalkan bekas luka berwarna coklat keabu-abuan yang disertai garis nekrotis di sekeliling luka, tampak di permukaan kulit buah di sekeliling tangkai atau melingkar pada sekeliling kulit buah.  Kerusakan serangan hama ini dapat menurunkan kualitas sebesar 30-60%. Bioekologi Thrips betina mampu bertelur 200-250 butir pada kondisi yang menguntungkan.  Telur berukuran sangat kecil, biasanya diletakkan pada jaringan daun muda, tangkai kuncup dan buah.  Telur yang menetas menjadi nimfa thrips instar pertama berbentuk seperti kumparan,

Gejala Serangan dan Pengendalian Hama Tungau pada Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala  Tungau karat jeruk memangsa terutama pada buah muda mulai yang ukurannya sebesar kacang dan kerusakannya biasanya tampak setelah buah berukuran sebesar kelereng. Lapisan epidermis kulit buah ikut rusak dan seiring dengan membesarnya buah maka akan tampak gejala bekas tusukan pada buah, walaupun hama tungaunya sudah tidak ada. Apabila serangannya parah, selain cabang, daun dan buah muda, buah yang masak bisa juga terserang. Serangan awal pada buah menimbulkan gejala warna buah keperakan (pada jenis lemon dan grapefruit) atau coklat keperakan (pada jeruk jenis lain). Pada fase selanjutnya buah yang terserang warnanya berubah menjadi coklat, sampai ungu kehitaman. Serangan P. oleivora berpengaruh terhadap pertumbuhan diameter, bobot dan kandungan nutrisi buah serta dapat mengaki

Kutu Daun dan Pengendaliannya pada Tanaman Jeruk

Artikel, Hama Penyakit Jeruk
Gejala Kutu daun ini menyerang tunas dan daun muda dengan cara menghisap cairan tanaman sehingga helaian daun menggulung.  Koloni kutu ini berwarna hitam, coklat atau hijau kekuningan tergantung spesiesnya.  Kutu menghasilkan embun madu yang melapisi permukaan daun sehingga merangsang jamur tumbuh (embun jelaga). Di samping itu, kutu juga mengeluarkan toksin melalui salivanya sehingga timbul gejala kerdil, deformasi dan terbentuk puru pada helaian daun. Di antara kutu daun yang menyerang tanaman jeruk, kutu daun coklat dan hitam merupakan yang terpenting karena kutu tersebut merupakan penular virus penyebab penyakit Tristeza. Bioekologi Secara umum kutu berukuran antara 1-6 mm, tubuh lunak, berbentuk seperti buah per, mobilitas rendah dan biasanya hidup secara berkoloni.