Budidaya Jeruk

Teknik Budidaya Jeruk Manis Pacitan

Teknik Budidaya Jeruk Manis Pacitan

Artikel, Budidaya Jeruk
Jeruk manis Pacitan merupakan salah satu jenis jeruk manis (Citrus Sinensis) terpopuler di Indonesia. Diantara kelompoknya, jeruk manis Pacitan memiliki rasa paling manis, bahkan sudah terasa manis sebelum matang sehingga sering diberikan kepada bayi dan mendapat julukan jeruk “baby”. Dibandingkan dengan jeruk keprok, keuntungan mengebunkan jeruk manis pacitan antara lain : adaptasinya terhadap lingkungan lebih luas, pertumbuhannya lebih cepat, produksinya lebih tinggi, pemeliharaannya relatif lebih mudah, dan cocok untuk konservasi lahan karena tajuknya lebih lebar dan rapat. Usahatani jeruk manis Pacitan akan mencapai keuntungan maksimal dalam jangka waktu lama jika pengembangan dan praktek budidayanya dilakukan secara baik dan benar mulai dari pemilihan lokasi, penyediaan benih
Manajemen Irigasi Jeruk di Lahan Kering

Manajemen Irigasi Jeruk di Lahan Kering

Artikel, Budidaya Jeruk
PENDAHULUAN Ketersediaan air pada musim kemarau merupakan faktor pembatas utama bagi tanaman jeruk di lahan kering.  Selain sebagai pelarut unsur hara, air merupakan sumber unsur hara esensial (hidrogen dan oksigen) dan menjadi komponen utama sel  tanaman (75 – 85%). Ketika tanah tidak mampu memenuhi air yang dibutuhkan oleh tanaman maka kadar air tanaman, potensial osmotik dan turgor menurun, stomata menutup, dan serapan nutrisi terganggu.  Tanda-tanda yang mudah dilihat pada tanaman yang kekurangan air adalah daun layu, dan  jika berkepanjangan baik daun, bunga maupun buah menjadi rontok kemudian mati. Umumnya tanaman dewasa yang mengalami kekeringan (stress air) sekitar 2 bulan kemudian dipasok air yang cukup akan diikuti keluarnya bunga yang optimal.  Namun demikian, jika pasokan
Induksi Pembungaan Strategi Panen Jeruk di Luar Musim

Induksi Pembungaan Strategi Panen Jeruk di Luar Musim

Artikel, Budidaya Jeruk, Slide
Induksi (merangsang) pembungaan pada beberapa tanaman tahunan dapat dilakukan dengan cara kimia dan mekanis.  Prinsip cara kimia adalah merubah fisiologis tanaman dengan menghambat fase pertumbuhan vegetatif melalui peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar muncul fase generatif, bunga dan buah. Zat pengetur tumbuh (ZPT) yang sering digunakan untuk induksi adalah NAA, Auxin, Gibberelin, Paklobutrazol dan Potasium Klorat (KClO3). Hasil cara kimia lebih pasti, tetapi tidak diajurkan pada tanaman jeruk karena efek sampingnya tidak baik terhadap kondisi tanaman dan kesehatan manusia.  Induksi pembungan secara kimia sering mengakibakan tanam semakin hari semakin merana, daunnya banyak yang dan rontok, dahan ranting mengkerut dan mudah patah dan bahkan tanaman mati. Induksi pembungaa
Peluang Investasi Kebun Jeruk Keprok Batu 55

Peluang Investasi Kebun Jeruk Keprok Batu 55

Artikel, Budidaya Jeruk
“Mutu buah jeruk Indonesia kalah bersaing dengan buah impor”, adalah sebuah pernyataan usang yang sudah tidak cocok lagi dengan kondisi terkini.  Ini buktinya, jeruk Keprok Batu 55 yang dihasilkan oleh patani di daerah Kota Batu (Jawa Timur) dan sekitarnya.  Berbagai keunggulan yang dimiliki oleh buah jeruk ini bukan hanya dikenal di wilayah Kota Batu dan sekitarnya tetapi juga sudah populer di kalangan pecinta buah jeruk di Indonesia.  Selain rasanya  yang segar, nutrisi yang terkandung didalamnya tentu lebih unggul dibandingkan dengan buah jeruk impor yang telah melewati masa penyimpanan hinga bulanan.   Bukan hanya itu, jeruk ini ternyata juga berpenampilan menarik karena kulit buahnya juga berwarna kuning-jingga asalkan panen dilakukan pada umur yang tepat. Prospek invetasi kebun je
Prospek Berkebun Jeruk JC (Japanche citroen)

Prospek Berkebun Jeruk JC (Japanche citroen)

Artikel, Budidaya Jeruk
Tanaman jeruk JC ( Japanche citroen ) biasa orang menyebutnya jeruk citroen, berdasarkan informasi dari The Citrus Industry vol I sebenarnya adalah Rangpur Lime berasal dari India atau Canton Lemon, di Jepang disebut Hime Lemon dan di Brazil Cravo Lemon, yang umumnya digunakan sebagai batang bawah tanaman jeruk. Menurut tokoh hortikultura (R.Widodo, mantan Kepala Lembaga Penelitian Hortikultura Malang), bahwa jeruk JC telah ditanam di kebun Cukurgondang Pasuruan pada tahun 1924 yang dibawa oleh orang Belanda. Selanjutnya tahun 1936 tanaman ini berkembang dan menyebar ke wilayah-wilayah sentra produksi jeruk di Indonesia, termasuk di pulau Bali. Sebagai batang bawah (understump), jeruk JC memiliki sifat tahan kekeringan, tidak mudah mati saat dicabut untuk dipindahkan dan cocok (compa...

Teknologi Budidaya Tabulampot Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Pendahuluan Tanaman jeruk merupakan tanaman buah-buahan tahunan yang secara normal umum dibudiadayakan dilahan/ kebun yang luas, akan tetapi bagi sebagian orang kepemilikan lahannya terbatas sehingga keinginan membudidayakan tanaman jeruk bisa direalisasikan dengan menanam jeruk didalam pot (tabulampot). Tabulampot bisa diusahakan disekitar rumah tinggal sehingga mudah pengawasan dan perawatannya. Dilingkungan pemukiman dan perkotaan tabulampot bisa diintegrasikan dengan tanaman pekarangan lainnya (KRPL) sehingga disamping bermanfaat sebagai sumber gizi juga sebagai taman keluarga. 1. BAHAN DAN PERALATAN YANG DIPERLUKAN Benih jeruk umur 1 tahun, 2 tahun Pot semen/drum berdiameter 35-50 cm/ pot plastik  diameter 50 tinggi 60 cm Tanah humus/ pasir endapan sungai Pupuk kandang

Makna dan Karakter Tanah Bagi Tanaman Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman merupakan hasil dari interaksi yang kompleks antara faktor dalam (genetik dan hormonal) dan luar (air, unsur hara, udara, cahaya, suhu, dan bantuan mekanik). Diantara sejumlah faktor luar, unsur hara dan air merupakan faktor yang bisa diperbaiki ketersediaannya untuk tanaman sehingga keduanya sangat menentukan mutu dan hasil yang akan dicapai. Dalam setiap proses pertumbuhan dan produksi tanaman, ketersediaan air dan unsur hara memiliki hubungan dan peran bagaikan empat sekawan yang tidak bisa dipisahkan.  Sebagai contoh, pupuk yang diaplikasikan ke dalam tanah akan diserap oleh akar tanaman setelah melalui proses pelarutan oleh air, mekanisme pergerakan unsur hara mendekati akar membutuhkan media air, dan akar akan tumbuh lebat pada kondisi lemb

12 Macam Unsur Esensial Yang Dibutuhkan oleh Tanaman Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Bagi tanaman jeruk, sistem perakaran merupakan salah satu karakteristik tanaman yang harus dipahami agar aplikasi pupuk efektif karena sebagian besar nutrisi dan air masuk tanaman melalui serapan akar. Kemampuan akar menyerap nutrisi dan air bergantung pada karakteristik fisiologi dan morfologinya (penyebaran akar lateral, kedalaman akar, jumlah daun, kerapatan akar rambut), serta kehadiran mikoriza. Secara umum, benih jeruk yang diperbanyak melalui cangkok memiliki perakaran yang lemah (tidak memiliki akar tunggang) dan jangkaunnya sempit, sedangkan benih yang diproduksi melalui okulasi dan ditanam dalam polibag memiliki akar tunggang yang kuat dan akar serabut lebih banyak. Jika ditanam di lahan berpasir, akar-akar tersebut akan berkembang lebih cepat dan cenderung ke arah bawa...
Panduan Budidaya Tanaman Jeruk

Panduan Budidaya Tanaman Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Tidak berlebihan jika jeruk menjadi komoditas buah unggulan nasional karena memiliki nilai ekonomi tinggi, adaptasinya sangat luas, sangat populer dan digemari hampir seluruh lapisan masyarakat, dan nilai impornya cenderung meningkat. Kunci sukses usahatani jeruk tidak hanya bergantung pada bibit unggul, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pemilihan lokasi, penyiapan lahan dan pemeliharaan tanaman. 1. Pemilihan lokasi Tinggi tempat. Meskipun adaptasinya luas, beberapa kelompok jeruk berproduksi optimal hanya jika ditanam di dataran rendah (? 400 m dpl) : pamelo, sebagian besar varietas Siam, keprok Tejakula dan Madura.  Sedangkan sebagian lain berproduksi optimal jika ditanaman di dataran tinggi (? 700 m dpl): jenis keprok (Batu 55, Tawangmangu, Pulung, Garut, Kacang, dll), j

Kriteria Benih Jeruk Berkualitas

Artikel, Budidaya Jeruk
Agribisnis jeruk diawali di perbenihan. Artinya, keberhasilan pembangunan Agribisnis Jeruk di Indonesia menuntut dukungan industri benih yang tangguh. Petani maju kini menyadari sepenuhnya bahwa menanam benih jeruk yang bermutu akan menghasilkan pohon-pohon jeruk yang tegar dan seragam, pemeliharaan jeruk menjadi lebih efisien, produktivitas dan mutu buah terjamin dan masa berproduksi akan lebih lama. Benih jeruk bermutu merupakan benih yang bebas dari 7 macam patogen sistemik seperti CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration), CTV (Citrus Tristeza Virus), CVEV (Citrus Vein Enation Virus) yang tular vektor dan yang non tular vektor CEV (Citrus Exocortis Viroid) ,CPsV (Citrus Psorosis Virus), CcaV dan CTLV. Selain itu benih bermutu dijamin kemurnian varietas batang atas dan batang baw...
Persiapan Media Tanam Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) Jeruk

Persiapan Media Tanam Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT) Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Proses produksi benih jeruk bebas penyakit yang benar mengharuskan penggunaan mata tempel (entris) dari Blok Penggandaan Mata Tempel (BPMT), karena telah terjamin kesehatan dan kemurnian varietasnya.  Namun sampai saat ini masih dijumpai penangkar benih jeruk yang memproduksi benih jeruk dengan menggunakan entris sembarangan (bukan dari BPMT).  Alasan klasik yang sering dikeluhkan mereka antara lain adalah: a) di daerah itu belum ada BPMT, b) jumlah entris dari BPMT produksi entris sedikit sehingga tidak memenuhi kebutuhan. Beberapa kendala yang menyebabkan rendahnya produksi mata tempel di BPMT antara lain disebabkan : Media tanam BPMT yang kurang subur Petugas/pengelola yang belum terampil Pemeliharaan yang belum maksimal Cara panen entris yang salah. Media tanam merupa

Petunjuk Teknis Okulasi Benih Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
I.    Bahan dan alat a.    Bahan Semai batang bawah umur 2,5-3  bulan Entris Tali plastik Alkohol 70 % b.    Alat : Gunting pangkas Pisau okulasi II.    Cara kerja Menyiapkan tali plastik dengan cara memotong-motong plastik dengan ukuran ± 1 x 5 cm Mengasah pisau okulasi agar tetap tajam Menyiapkan ranting mata temple (entris) dari BPMT dan dipilih ranting yang memiliki mata aktif Memangkas duri dan daun semai batang bawah pada ketinggian ± 25 cm Okulasi dengan metode irisan kulit berkayu (chip budding) Mengoles pisau dengan kapas yg telah dicelup dalam alkohol 70 % Mengikat dengan tali plastik yang telah disediakan dari bawah ke atas     Gambar.  Tahapan okulasi III.    Pemeliharaan Menjaga tanaman yang telah diokulasi agar tidak kek

Petunjuk Teknis Pindah Tanam (Transplanting) Benih Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
I.    Bahan dan alat a.    Bahan: Semai batang bawah dalam kotak plastik  umur 2,5-3 bulan Media tanam tanah gunung/ campuran tanah dan pupuk kandang Kantong plastik (polibag) ukuran 7,5 x 30 cm Atonik Herbisida Pratumbuh Lumpur sawah Pupuk ZA dan NPK (15-15-15) Fungisida (tepung) b.    Alat : Gunting pangkas Gembor plastik ( 8 lt )/ pompa air Tugal ( bambu ) Sprayer ( 10 lt ) Perforator ? 6-8 mm, palu Gerobak /alat angkut Cangkul Gelas ukur (takaran pestisida) II.    Cara kerja Melubangi kantong plastik (polibag) dengan alat pelubang (perforator) sebanyak 4 lubang Mengisi polibag dengan media tanam tanah gunung sampai penuh, selanjutnya ditatadan diatur membentuk barisan memanjang. Satu baris berisi 10 polibag diatur memenjang sesuai

Petunjuk Teknis Semai Benih Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
I.    Bahan dan alat a.    Bahan: Benih JC (Japanche citroen) atau RL (Rought lemon) Pasir halus endapan sungai / tanah gunung / campuran 1 bagian tanah dan 2 bagian pasir Kassa screen Antracol/ Folicur Buldok / Ripcord / Plastik hitam perak b.    Alat : Kotak / tray plastik (ex. Kotak buah)/ kotak kayu/ polybag 45/40 Gembor plastik ( 8 lt ) Sprayer Sebilah bambu sepanjang 20 cm Gelas ukur / takaran pestisida II.    Cara kerja Memasang kassa screen pada dasar kotak / tray plastik dan dirapikan Mengisi kotak plastik/kotak kayu dengan media pasir /polybag dengan pasir halus atau tanah gunung sampai penuh dan diratakan , kemudian disiram dengan air sampai cukup basah Menanam benih JC/RL dengan cara menyebarkan secara merata pada media semai denga

Teknologi Pengendalian Pecah Buah Pada Jeruk Keprok Terigas

Artikel, Budidaya Jeruk
Pendahuluan Jeruk Keprok Terigas merupakan salah satu komoditas alternatif selain Siam Pontianak untuk dikembangkan di Kabupaten Sambas Propinsi Kalimantan Barat. Prospek pasarnya sangat menjanjikan, permintaan buah dari berbagai daerah dengan harga jual yang tinggi mencapai 2-3 kali lipat dari Siam Pontianak. Dengan cita rasa yang manis sedikit asam dan segar, jeruk keprok ini banyak diminati oleh konsumen dan layak untuk dikembangkan. Masalah yang dihadapi dalam budidaya jeruk Keprok Terigas khususnya didaerah pasang surut adalah terjadinya pecah buah yang mencapai 40-50%, terjadi pada fase pembesaran buah yang umumnya dipicu oleh turunnya hujan pada saat kemarau. Pada saat itu terjadi fluktuasi yang ekstrim dari kadar air, suhu dan kelembaban tanah secara nyata yang bisa menyebabkan p...

Potensi Pembenihan Jeruk Lokal Komersial Varietas Keprok SoE Pada Tiga Varietas Batang Bawah (JC, Rl dan Volkameriana)

Artikel, Budidaya Jeruk
ABSTRAK Untuk pertumbuhan jeruk yang optimal diperlukan benih yang  unggul (berlabel bebas penyakit),  diantaranya dengan penyediaan batang bawah yang potensial mendukung batang atas. Pohon jeruk terdiri dari dua bagian penting, yaitu batang-atas dan batang-bawah. Batang atas sebagai batang komersial sedangkan batang-bawah mempunyai kemampuan dalam mengeksploitasi kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Jeruk keprok SoE merupakan salah satu komoditas unggulan propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kualitas buahnya tidak kalah dibanding dengn jeruk impor. Penelitian dilaksanakan di KP Tlekung Balitjestro dari bulan September s/d Desember 2010. Tujuan penelitian mendapatkan batang bawah yang potensial pada pemibitan khususnya untuk jeruk keprok SoE. Percobaan menggunakan Rancangan

Teknologi Budidaya Mempercepat Pembungaan Jeruk Hasil Persilangan Keprok SoE

Artikel, Budidaya Jeruk
Indonesia dikenal memiliki banyak varietas jeruk komersial yang sudah dikenal konsumen dalam negeri diantaranya jeruk Siam Pontianak, Keprok SoE, Batu 55 dan lainnya yang biasanya sangat spesifik lokasi. Walaupun demikian, pertanaman jeruk di Indonesia masih didominasi 85% oleh jeruk Siam dikarenakan produktivitasnya yang tinggi. Komoditas jeruk lokal komersial yang ada saat ini baik secara kuantitas apalagi  kualitas buahnya belum dapat memenuhi kebutuhan konsumen domestik yang mulai menghendaki buah berkualitas bagus (Martasari, 2009).  Jeruk keprok SoE merupakan salah satu varietas jeruk  lokal,  komersial unggulan  Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang  kualias  buahnya  tidak kalah dibanding dengan jeruk  keprok lain yang telah berkembang di Indonesia, seperti keprok Batu 55, T

Induksi Pembungaan, Strategi Panen Jeruk di Luar Musim

Artikel, Budidaya Jeruk
Induksi (merangsang) pembungaan pada beberapa tanaman tahunan dapat dilakukan dengan cara kimia dan mekanis.  Prinsip cara kimia adalah merubah fisiologis tanaman dengan menghambat fase pertumbuhan vegetatif melalui peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar muncul fase generatif, bunga dan buah. Zat pengetur tumbuh (ZPT) yang sering digunakan untuk induksi adalah NAA, Auxin, Gibberelin, Paklobutrazol dan Potasium Klorat (KClO3). Hasil cara kimia lebih pasti, tetapi tidak diajurkan pada tanaman jeruk karena efek sampingnya tidak baik terhadap kondisi tanaman dan kesehatan manusia.  Induksi pembungan secara kimia sering mengakibakan tanaman semakin hari semakin merana, daunnya banyak yang dan rontok, dahan ranting mengkerut dan mudah patah dan bahkan tanaman mati. Induksi pembungaan

Lingkungan Ideal Kunci Masuk Meraih Sukses Usahatani Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk
Ingin tahu berapa besar potensi pasar jeruk kita? Mari kita hitung, bila kebutuhan konsumsi buah jeruk segar diasumsikan 8 kg/kapita/tahun, maka dengan jumlah penduduk 237 juta jiwa (tahun 2010) dibutuhkan 1.896.000 ton/tahun. Jika produktivitas jeruk nasional sekitar 20 sampai dengan 25 ton/ha maka dibutuhkan kebun jeruk sekitar 75.840  hektar. luas lahan jeruk sekarang ini sekitar 57.083 ha (2010). Oleh karena itu, tidak aneh jika Indonesia selalu menjadi sasaran utama bagi negara eksportir buah. Jika produksi jeruk nasional tidak mampu memasok pasar dalam volume  yang cukup, berkesinambungan dan berdaya saing kuat maka asa membendung banjir jeruk impor akan menjadi sekedar impian belaka. Selain memiliki potensi pasar yang besar, usahatani jeruk terbukti memberikan pendapatan yang tin

Panduan Menentukan Dosis Pupuk Berdasarkan Hasil Panen untuk Tanaman Jeruk

Artikel, Budidaya Jeruk, Jeruk
Pendahuluan Perkembangan tumbuhan dalam kondisi alami seperti di hutan seimbang dengan pelapukan batu-batuan dan sisa organisme.  Adanya campur tangan manusia  seperti pengangkutan hasil panen menyebabkan pengurasan nutrisi dari tempat tumbuhnya sehingga tanah tidak mampu lagi mendukung kebutuhan tanaman secara normal.  Oleh karena itu, lahan-lahan pertanian semakin lama semakin kurus dan produktivitasnya terus merosot jika tidak diberi pupuk. Nutrisi pupuk yang terlarut dalam air diserap oleh akar tanaman, bersama dengan karbon dioksida dari udara dengan bantuan cahaya matahari dimasak di dalam daun menjadi senyawa penting untuk pertumbuah dan produksi buah.  Oleh karena itu, volume hasil, mutu buah dan umur produktif tanaman sangat bergantung pada pasokan nutrisi dari luar.