Berita

Gapoktan Gotong Royong Blitar Kunjungi Balitjestro

Gapoktan Gotong Royong Blitar Kunjungi Balitjestro

Berita
Selasa pagi, 17 April 2018, sebanyak 26 orang petani Gapoktan Gotong Royong Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar didampingi oleh petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, berkunjung ke Balitjestro. POPT dan 2 orang PPL Kecamatan Doko ikut serta pula dalam rombongan tersebut. Mantri Tani Kecamatan Doko, Imam, menyampaikan maksud tujuan mereka datang ke Balitjestro yaitu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang teknologi pengembangan tanaman hortikultura. Wisnu Unjoyo, selaku PLH Kepala Balitjestro menyambut baik kedatangan mereka dan menyampaikan sekilas Profil Balitjestro. Gapoktan ini terdiri dari beberapa petani jeruk dan petani selain jeruk. Oleh karena itu sebelum ke lapangan, para peserta kunjungan diberikan materi tentang pengenalan budidaya jeruk oleh...
Kunjungan Lapang Mahasiswa ITS di Balitjestro

Kunjungan Lapang Mahasiswa ITS di Balitjestro

Berita
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan kuliah lapangan (KULAP) 96 mahasiswa semester 4 Departemen Statistika, Fakultas MIPA dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya didampingi oleh 3 dosen pembimbing, Senin, 09/04/2018. Perwakilan dari ITS, Dr. Sutikno, SSi. MSi, selaku dosen mata kuliah Desain Eksperimen, menyampaikan maksud kunjungan mereka ke Balitjestro yaitu dalam rangka penerapan ilmu statistika dalam dunia kerja, khususnya Mata Kuliah Desain Eksperimen. Dr. Ir. Anang Triwiratno, MP., Kasi Pelayanan Teknis dan Jasa Penelitian, mewakili Kepala Balitjestro menerima kunjungan tersebut dan dilanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai profil Balitjestro. Selanjutnya dijelaskan tentang sekilas profil Balitjestro dan informasi ...
Deteksi dini OPT Apel untuk menjaga kesehatan tanaman

Deteksi dini OPT Apel untuk menjaga kesehatan tanaman

Berita
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel termasuk salah satu jenis buah yang populer disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit dan lainnya. Selain dikonsumsi dalam bentuk buah segar, kelezatan apel bisa dinikmati dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu dan sekarang terkenal dengan bahan makanan struddel. Untuk menjaga kelangsungan produksi apel perlu adanya penerapan teknologi budidaya maupun pengendalian hama penyakit.  Salah satu upaya untuk meminimalisir serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT ) dilakukan kegiatan sekolah lapang pengendalian hama penyakit. Hal ini untuk menjaga tanaman apel agar sehat dengan sedini mungkin mendeteksi  OPT yang menyerang ta
HIMADATA Universitas Brawijaya Belajar Perbanyakan Tanaman ke Balitjestro

HIMADATA Universitas Brawijaya Belajar Perbanyakan Tanaman ke Balitjestro

Berita
Rabu 04/04/2018, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 40 mahasiswa HIMADATA (Himpunan Mahasiswa Budidaya Pertanian) Universitas Brawijaya untuk belajar perbanyakan tanaman jeruk. Umi Nurul Taflikhah selaku staf jaslit mewakili Kabalai dalam menerima kunjungan tersebut. Kunjungan diawali dengan penyampaian sedikit pengenalan tentang Balitjestro kemudian langsung menuju tempat Praktek. Materi Praktek disampaikan oleh Haryono mengenai perbanyakan vegetatif tanaman jeruk antara lain cangkok, okulasi dan grafting. Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok, para mahasiswa melakukan Praktek sendiri per kelompok dengan bahan yang telah disediakan dengan dibantu arahan dari Pemandu lapang Agus Suryadi dan Marsono. Selanjutnya beberapa orang...
Tambah Wawasan, Petani Madura binaan Asterindo Berkunjung ke Balitjestro

Tambah Wawasan, Petani Madura binaan Asterindo Berkunjung ke Balitjestro

Berita
  Senin, 19/03/2018, PT Agro Sejahtera Indonesia (Asterindo) berkunjung ke Balitjestro dengan membawa 10 (sepuluh) orang petani binaan dari Madura. Asterindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang agrokimia khususnya dalam penjualan pestisida. Kunjungan diterima langsung oleh Setiono, SP., yang bertempat di Ruang Rapat Dimocarpus Balitjestro. Bertolak dari minat para petani untuk mengembangkan tanaman jeruk di daerahnya, Asterindo membawa mereka ke Balitjestro untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang budidaya tanaman jeruk karena Balitjestro dianggap sebagai lembaga pemerintah yang sudah ahli dalam bidang perjerukan. Hal ini disampaikan oleh Edi Purwanto selaku Manajer Asterindo. Setiono menjelaskan peran dan tupoksi Balitjestro, varietas komoditas yang dikembang...
Keprok Gayo komoditas unggulan yang berpotensi dikembangkan

Keprok Gayo komoditas unggulan yang berpotensi dikembangkan

Berita, Slide
Aceh dikenal sebagai penghasil  tanaman perkebunan seperti  sawit, karet, kopi dan lainnya. Banyak orang mengenal akan Kopi Gayo yang memiliki citarasa kopi arabika yang khas dan menjadi unggulan Nasional. Selain di sektor perkebunan ternyata Aceh memiliki komoditas hortikultura yang berpotensi untuk dikembangkan. Salah satu komoditas tersebut adalah jeruk. Jeruk yang dikenal di Kota Serambi Mekkah ini adalah Keprok Gayo. Buah ini berasal dari Paya Tumpi, Kecamatan Kota, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam. Keprok Gayo dilepas berdasarkan SK Menteri Pertanian No 210/Kpts/SR.120/3/2006 . Jeruk ini berkembang di dataran tinggi antara 800- 1000 mdpl. Warna buahnya yang oranye kekuningan sangat menarik  disertai citarasa yang manis, asam segar. Kemudian dengan budid
SEAMEO BIOTROP Menjajaki Kerjasama dengan BALITJESTRO

SEAMEO BIOTROP Menjajaki Kerjasama dengan BALITJESTRO

Berita
Kamis 15/03/2018, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan tim dari SEAMEO BIOTROP (Regional Centre for Tropical Biology). SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) BIOTROP adalah salah satu dari dua puluh dua pusat regional di Asia Tenggara yang bergerak dalam penelitian biologi tropika dan berada di bawah naungan Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Tim terdiri dari empat orang, yaitu Dr. Jess Fernandez (Deputi Direktur bidang Program), Dr. Supriyanto (peneliti), Samsul A. Yani (Manajer Product Development and Services), dan Bambang Sulistio (Pejabat Pembuat Komitmen). Kunjungan diterima oleh Ir. Agus Sugiyatno, MP selaku Koordinator Jasa Penelitian, mewakili Kepala...
Audit Internal KNAPP Balitjestro

Audit Internal KNAPP Balitjestro

Berita
Pelatihan Auditor Internal KNAPPP (Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan) dilaksanakan pada hari Rabu 28 Februari dan dilanjutkan dengan Pelaksanaan Auditor Internal KNAPPP pada hari Kamis-Jumat, 1-2 Maret 2018 di Aula Malus, Balitjestro. Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 20 orang yang terdiri dari tim KNAPPP Balitjestro, dan beberapa orang yang ditunjuk sebagai pendukung auditor internal Balitjestro. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan Balitjestro melaksanakan audit internal sebagai salah satu persyaratan dari akreditasi KNAPPP. Sebagai Narasumber dalam pelatihan ini yaitu Sulistyowati Soerahmat selaku asesor KNAPPP. Acara dibuka oleh Nurhadi selaku PLH Kepala Balitjestro dan langsung dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Narasumber. Sebelum in...
Balitbangtan manfaatkan tagetes untuk kendalikan hama jeruk

Balitbangtan manfaatkan tagetes untuk kendalikan hama jeruk

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian memanfaatkan tanaman tagetes (Tagetes erecta) atau dikenal dengan nama kenikir sebagai bahan pengendali serangan hama pada tanaman jeruk. Peneliti hama Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Balitbangtan Otto Endarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan, tanaman tagetes mempunyai banyak manfaat bagi manusia salah satunya untuk pertanian. Hampir semua bagian dari tanaman ini dapat dipergunakan karena mempunyai kandungan senyawa kimia seperti terpenoid, karotenoid, tegetiin, terthienyl, helenian, serta flavoxanthin yang dapat dipergunakan. Pada jeruk, lanjutnya, tanaman kenikir dapat berfungsi sebagai pembatas kebun untuk memperindah lingkungan s...
Balitjestro Terima KKL Mahasiswa UNDIP

Balitjestro Terima KKL Mahasiswa UNDIP

Berita
Balitjestro menerima kunjungan oleh 83 mahasiswa S1 Program Studi Agroekoteknologi Departemen Pertanian Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro dengan didampingi oleh 5 orang dosen, Selasa 20/2/2018. PLH Kepala Balitjestro, Dr. Chaireni Martasari, menyambut baik kunjungan tersebut. Diawali dengan penyampaian maksud Kuliah Kerja Lapangan (KKL) oleh Dr. Ir. Susilo Budiyanto, M.Si, Sekretaris Program Studi Agroekoteknologi dilanjutkan dengan sambutan selamat datang dan penyampaian profil oleh PLH Kabalitjestro. Dijelaskan dalam profil tersebut tentang visi, misi dan tupoksi Balitjestro, pengenalan plasma nutfah dan berbagai varietas jeruk serta inovasi teknologi yang dihasilkan selama ini. Selain itu juga para mahasiswa diberikan materi tambahan tentang kultur jari...
Balitbangtan siap distribusikan 50 ribu benih lengkeng

Balitbangtan siap distribusikan 50 ribu benih lengkeng

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian menyiapkan 50 ribu benih lengkeng untuk didistribusikan kepada masyarakat untuk mendukung program perbenihan buah 2018. Pendistribusian benih lengkeng yang salah satunya varietas Kateki tersebut akan dilakukan oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro). Kepala Balitjestro, Muhammad Taufik Ratule di Jakarta, Kamis mengatakan, buah lengkeng Kateki mempunyai keunggulan dengan rasa yang manis melebihi rata-rata pada umumnya dan ukuran buah yang relatif besar. "Kateki memiliki daging yang tebal, biji kecil serta aroma yang lembut. Selain itu lengkeng ini memiliki kandungan air yang tidak terlalu tinggi dengan warna dagingnya putih sehingga cocok dijadi...
Kembangkan Jeruk, Tim Istana Kepresidenan Cipanas Kunjungi Balitjestro

Kembangkan Jeruk, Tim Istana Kepresidenan Cipanas Kunjungi Balitjestro

Berita
Sebagai tindak lanjut kerjasama teknologi tanaman jeruk antara Istana Kepresidenan Cipanas dan Balitjestro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, enam pegawai Istana Kepresidenan melakukan studi banding ke Balitjestro, Kamis 15/2/2018. Kasubbag Perlengkapan Istana Kepresidenan Cipanas Ferdy Syaiful SE.MM mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang penerapan inovasi teknologi tanaman jeruk yang telah dihasilkan. Teknologi ini nantinya akan diterapkan untuk dalam mengelola tanaman jeruk yang telah ditanam beberapa waktu yang lalu. Kunjungan ini diterima oleh Kepala Seksi Pelayanan Teknis dan Jasa Penelitian Dr. Ir. Anang Triwiratno, MP. Selanjutnya disampaikan tentang sekilas tentang Balitjestro dan hasil-hasil inovasi teknologi yang dihasilkan...
Balitbangtan siapkan 1,2 juta benih jeruk

Balitbangtan siapkan 1,2 juta benih jeruk

Berita, Liputan Media, Slide
Jakarta (ANTARA News) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menyiapkan 1,2 juta benih bermutu bebas penyakit untuk disebar kepada masyarakat di beberapa daerah di Indonesia. Kepala Balitjestro Muhammad Taufiq Ratule melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa mengatakan, upaya tersebut untuk mendukung program perbenihan buah-buahan nasional 2018 yang dicanangkan Menteri Pertanian yang salah satunya jeruk. "Benih merupakan faktor penting untuk keberhasilan agribisnis jeruk. Benih yang sehat dan berkualitas akan menghasilkan produksi jeruk yang tinggi dan berumur panjang," katanya. Balitbangtan melalui Balitjestro dan BPTP-Balitbangtan propinsi, tambahnya, mempunyai kewajiban mendu...
Menjelang Purna Tugas, Prajurit TNI AL Belajar Jeruk di Balitjestro

Menjelang Purna Tugas, Prajurit TNI AL Belajar Jeruk di Balitjestro

Berita
Badan Penyalur Tenaga Kerja Angkatan Laut (BALURJATIM) bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian  (STPP) Malang menyelenggarakan Pembekalan dan Keterampilan bagi prajurit TNI AL yang akan purna tugas yang salah satunya di Balitjestro, Senin 12/2/2018. 30 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini diterima oleh koordinator jasa penelitian Ir. Agus Sugiyatno, MP. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan tentang profil Balitjestro. Selain itu disampaikan hasil-hasil inovasi yang telah dihasilkan serta kegiatan-kegiatan dalm mendukung agribisnis jeruk dan buah subtropika. Selanjutnya disampaikan materi Budidaya Jeruk oleh Ir. Sutopo, M.Si. Dalam materi ini mencakup mulai dari persiapan lahan, pemilihan varietas, pemeliharaan, dan lainnya. Kemudian peserta berkeliling ke la
SoE86 Agrihorti, seedless dengan warna oranye

SoE86 Agrihorti, seedless dengan warna oranye

Berita, Jeruk
Keprok SoE merupakan salah jenis varietas unggul jeruk nasional yang memiliki tampilan warna menarik yaitu oranye. Buah ini  memiliki rasa yang manis dengan sedikit rasa asam segar. Melihat keunggulan dari jeruk ini tim pemulia Balitjestro, Balitbangtan melakukan penelitian untuk menghasilkan Varietas Unggul Baru (VUB) Keprok SoE  yang berbiji sedikit dengan  mutasi  sinar gamma. Hasilnya, tahun 2017 berdasarkan SK Menteri Pertanian No 124/Kpts/SR.120/D.2.7/12/2017 telah diberikan tanda daftar varietas  dengan nama SoE86 Agrihorti. Keprok SoE86 Agrihorti  memiliki keunggulan utama yaitu berbiji sedikit atau seedless. Selain itu  warnanya yang oranye dengan rasa manis dengan sedikit asam segar.  Jeruk ini memiliki tingkat kemanisan 9,3 - 10°brix dengan kandungan vitamin C 39,6
Siswa-siswi Sampoerna Academy Belajar Apel ke Balitjestro

Siswa-siswi Sampoerna Academy Belajar Apel ke Balitjestro

Berita
Selasa 6/02/2018, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 30 siswa-siswi Middle School dari Sampoerna Academy, Jakarta yang didampingi oleh 2 orang guru. Kunjungan ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya dari Sampoerna Academy ke Balitjestro. Studi ini dimaksudkan agar menambah pengetahuan siswa-siswi dalam mempelajari ilmu tentang budidaya tanaman buah subtropika khususnya apel di lapangan. Kunjungan diterima dengan baik oleh Ir. Wisnu Unjoyo, selaku Kasubag TU Balitjestro mewakili Kepala Balitjestro, yang dilanjutkan dengan pengenalan tentang profil Balitjestro. Sebelum ke lapangan, siswa-siswi diberikan pembelajaran singkat mengenai budidaya apel oleh Didiek Kristianto. Pembelajaran dilanjutkan dengan melihat perbenihan tana...
Keprok Brastepu, jeruk asal Karo dengan rasa manis dan warna menarik

Keprok Brastepu, jeruk asal Karo dengan rasa manis dan warna menarik

Berita, Jeruk, Slide
Kekayaan Sumber Daya Genetik  jeruk di Indonesia tersebar dari Aceh sampai Papua. Keprok Brastepu merupakan salah satu jenis jeruk keprok yang memiliki keunggulan akan rasa dan warnanya yang menarik yaitu  oranye  . Jeruk ini berasal  dari  Desa Kubu Colia Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Keprok Brastepu  dilepas  berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 443/Kpts/SR.120/4/2008 Jeruk ini mempunyai cita rasa manis segar dengan tingkat kemanisan 9,0-11,0° brix, Bentuk buah bulat sedikit pipih, ukuran buah sedang, dan warna kulit buah kuning-oranye, Warna daging buah orange dan produktivitasnya antara 50-70 kg/pohon/tahun pada masa panen. Jeruk ini cocok ditanam di dataran tinggi 800 - 1400 mdpl. Keprok Brastepu merupakan salah satu varietas unggul
Pikung, percepat jeruk berbuah

Pikung, percepat jeruk berbuah

Berita, Jeruk, Slide
Dalam membudidayakan jeruk terutama jeruk keprok selama ini membutuhkan waktu rata-rata empat tahun untuk berproduksi. Hal tersebut membuat petani lebih memilih untuk mengembangkan jeruk siam yang relatif lebih cepat dalam berproduksi. Sebenarnya jeruk kereok mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi. Karena jeruk impor yang membanjiri pasar dalam negeri merupakan jenis keprok. Untuk itu perlu adanya pengembangan jeruk keprok lebih luas lagi sebagai upaya mensubstitusi jeruk impor. Untuk mengatasi permasalahan lamanya produksi pada jeruk keprok, dapat dilakukan dengan “metode pemijatan dan pelengkungan” atau pikung pada percabangan sehingga petani tidak perlu khawatir untuk menanam jeruk keprok karena umur produksi awal relatif sama dengan jeruk siam. Berdasarkan ketera
Kunjungan Ilmiah IMAGRO, UGM di Balitjestro

Kunjungan Ilmiah IMAGRO, UGM di Balitjestro

Berita
Kamis 25/01/2018, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 37 orang mahasiswa Program Studi Agronomi, Departemen Budidaya Pertanian dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta yang terhimpun dalam Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan Tanaman (IMAGRO) dengan didampingi 1 orang dosen pendamping. Kegiatan kunjungan diawali dengan sambutan dari Dosen Pendamping, Rani Agustina, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai profil Balitjestro oleh Umi Nurul Taflikhah yang mewakili Kepala Balitjestro. Beliau menjelaskan tentang beberapa varietas jeruk, apel, anggur yang telah dilepas serta inovasi teknologi yang telah dihasilkan Balitbangtan dalam mendukung pengembangan jeruk dan buah subtropika di Indonesia. Hasil penelitian Balitjest...