Berita

Poktan Sido Rukun Tertarik Kembangkan Jeruk

Poktan Sido Rukun Tertarik Kembangkan Jeruk

Berita
Kelompok Tani (Poktan) Sido Rukun, Desa Tegalbang, Kecamatan Palang Kabupaten Tuban mengadakan kunjungan lapang ke Balitjestro, Selasa 03/10/2017. Kunjungan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat serta memotivasi petani untuk membudidayakan tanaman buah khususnya jeruk didaerahnya. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari pameran pertanian di Tuban beberapa waktu lalu. Dalam pameran tersebut Balitjestro turut serta dengan menampilkan teknologi jeruk yang menjadi daya tarik bagi masyarakat dan petani. Di Tuban telah dikembangkan jeruk Keprok di  Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan dan telah  berproduksi. Pengembangan jeruk ini merupakan salah satu program pengembangan kawasan hortikultura. Balitjestro sendiri melakukan pendampingan dan penelitian di kawasan tersebut. Kegiatan  ya
Tingkatkan Pengetahuan Petugas Pertanian, BPSB kunjungi Balitjestro

Tingkatkan Pengetahuan Petugas Pertanian, BPSB kunjungi Balitjestro

Berita
Rabu, 27 September 2017, Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jawa Tengah berkunjung ke Balitjestro tepatnya di Kebun Percobaan Punten, Batu. Maksud kunjungan kali ini dalam rangka mengingkatkan pengetahuan dan ketrampilan bagi petugas pertanian khususnya Pengawas Benih Tanaman (PBT). Peserta kunjungan terdiri dari PBT Fungsional Sertifikasi, PBT Fungsional Pengawasan Peredaran, PVT Fungsional Pengawasan Laboratorium, PBT Fungsional Pengawasan Kultivar, Petugas Pos Pengawasan Benih Wilayah se-Jawa Tengah, serta staf BPSB Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan diterima dengan baik yang langsung diwakili oleh Narasumber yaitu Kusnan, Kepala Kebun Percobaan Punten. Materi yang diberikan oleh Kusnan adalah Teknologi Perbanyakan Benih Sumber Jeruk. Sedangkan Materi Teknologi ...
Balitjestro Terima Kunjungan Lapang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali

Balitjestro Terima Kunjungan Lapang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali

Berita
Dinas Ketahanan Pangan  Pemerintah Kabupaten Boyolali mengadakan orientasi lapang di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Rabu/27/09/2017. Tujuan dari kegiatan yang diikuti oleh  80 orang peserta yang terdiri dari petugas dan kelompok wanita tani ini adalah untuk belajar tentang budidaya jeruk yang benar. Beberapa tahun yang lalu di beberapa daerah di Boyolali juga terdapat tanaman jeruk namun mulai habis terkena serangan penyakit. Sehingga dengan pengetahuan tentang budidaya jeruk yang benar rencana membangkitkan jeruk kembali dapat berjalan. Kunjungan lapang ini diterima oleh Ir. Otto Endarto, M.Si peneliti Balitjestro. Kemudian  disampaikan tentang berbagai inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan) dalam m
Menjadi Agenda Tahunan, SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Studi Lapang ke Balitjestro

Menjadi Agenda Tahunan, SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Studi Lapang ke Balitjestro

Berita
Selasa 19/09/2017, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 90 siswa-siswi dari SMA Hang Tuah 2, Sidoarjo yang didampingi oleh 2 orang guru. Kunjungan langsung dilaksanakan di lapangan karena gedung Balitjestro sedang dalam proses renovasi. Kunjungan ke Balitjestro ini sudah merupakan agenda tahunan dari SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Siswa-siswi yang berkunjung terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI IPA 3 dan kelas XI IPA 4. Studi ini dimaksudkan agar menambah pengetahuan siswa-siswi dalam mempelajari ilmu tentang budidaya jeruk dan buah subtropika langsung di lapangan. Cuaca yang cukup terik tidak menghalangi para siswa untuk belajar di lapang. Mereka berkunjung ke kebun jeruk sambil diberikan penjelasan oleh pemandu lapang yaitu Haryono dan R...
Tambah Wawasan, Petani Jeruk Jember Berkunjung ke Balitjestro

Tambah Wawasan, Petani Jeruk Jember Berkunjung ke Balitjestro

Berita
Kamis, 14 September 2017, sebanyak 6 (enam) orang petani berkunjung ke salah satu kebun Balitjestro tepatnya di Kebun Percobaan (KP) Banaran di Desa Banaran, Bumiaji, Batu. Kunjungan ini merupakan inisiatif dari PT Biotis Agrindo yang merupakan salah satu perusahaan yang menekuni bisnis distribusi pestisida. Perusahaan tersebut membawa beberapa petani binaannya untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang budidaya tanaman jeruk di Balitjestro. Ady Cahyono, Kepala KP Banaran, menerima dengan baik kunjungan tersebut yang dimulai dari pagi hingga siang hari. Mulai dari persiapan tanam, pemeliharaannya, sampai dengan pengendalian hama dan penyakit dijelaskan secara tuntas dalam diskusi tanya jawab. Terlebih lagi Eko Setyono, perwakilan dari PT Biotis yang sekaligus berprofesi sebag...
Tabulampot Jeruk Sebagai Alternatif Usaha di Masa Pensiun

Tabulampot Jeruk Sebagai Alternatif Usaha di Masa Pensiun

Berita
PT Powerindo NS selaku penyelenggara kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dan Bisnis masa Purna Bhakti bagi karyawan PT Aneka Tambang yang diikuti 30 peserta mengadakan kunjungan lapang ke Kebun Percobaan Punten Balitjestro, Rabu 13/09/2017. Kegiatan ini bertujuan untuk belajar budidaya tanaman buah khususnya jeruk di masa pensiun. Sehingga di masa itu para karyawan tetap produktif dalam kesehariannya Kunjungan  ini diterima oleh Kusnan Kepala KP Punten. Dalam kesempatan tersebut disampaikan tentang teknologi tabulampot  jeruk  beserta peluang usaha taninya. Dalam penyampaiannya dijelaskan tentang tahapan-tahapan dalam mengembangkan tabulampot jeruk, mulai dari pemilihan varietas, benih, proses tanam sampai dengan pasca panennya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan memberi manfa
Balitjestro Siap Jalin Kerjasama Kembangkan Jeruk Keprok di Temanggung

Balitjestro Siap Jalin Kerjasama Kembangkan Jeruk Keprok di Temanggung

Berita
Jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Temanggung mengadakan kunjungan ke Balitjestro untuk konsultasi pengembangan jeruk dengan diikuti 10 peserta, Senin 11/9/2017. Menurut Ir. C. Masrik Amin Zuhdi, MM Kepala Dinas Pertanian, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merintis rencana kerjasama pengembangan tanaman jeruk untuk konservasi lahan dan mendukung agrowisata di Temanggung. Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mempunyai wilayah dengan dataran tinggi dan pegunungan. Dengan kondisi ini beberapa komoditas hortikultura dapat dikembangkan di sini seperti sayur, tanaman hias dan buah yang sesuai lokasi. Kunjungan ini diterima oleh Koordinator jasa penelitian Ir. Agus Sugiyatno, MP. Kemudian dijelaskan sekilas tentang profil Balitjestro yang meliputi tupoksi dan inovasi tekno...
Gaung Kebangkitan Hortikultura di Talkshow Indonesian Horticultural Club (IHC)

Gaung Kebangkitan Hortikultura di Talkshow Indonesian Horticultural Club (IHC)

Berita
Mengusung tema “Bersama Kita Siap Mewujudkan Kebangkitan Hortikultura Nusantara”, Talkshow Indonesian Horticultural Club (IHC) telah digelar Selasa, (5/9/2017) di The Margo Hotel, Depok. Acara ini dihadiri oleh lembaga pemerintah lingkup Kementerian Pertanian dan stakeholders bidang hortikultura seperti perusahaan perbenihan, UGM, IPB, ITB, petani penangkar, ASBENINDO, PTPN, dan lainnya. Acara ini diselenggarakan untuk menjalin dan memperkuat networking, menggali permasalahan isu-isu strategis hortikultura nasional, serta menggali peran inovasi dalam pengembangan hortikultura nasional. Selain itu juga sebagai ajang bertukar informasi dari para stakeholder untuk pembangunan hortikultura. Saat membuka acara, Kepala Balitbangtan, Dr. Muhammad Syakir menyampaikan bahwa Indonesia memiliki
Workshop Inovasi dan Teknologi Unggulan Jeruk

Workshop Inovasi dan Teknologi Unggulan Jeruk

Berita
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika selain tugas pokok dan fungsinya melaksanakan penelitian dan menghasilkan  inovasi teknologi tanaman jeruk dan buah subtropika mempunyai tugas untuk mendiseminasikan inovasi teknologi unggulannya kepada masyarakat pengguna agar meningkatkan pemanfaatannya sesuai  dengan  kebutuhan  dan  kapasitas  adopsi  pengguna  teknologi  (masyarakat,  industri,  dan pemerintah). Salah satu kegiatan unruk duseminasi yaitu dengan mengadakan kegiatan workshop "Inovasi Teknologi dan Produk Unggulan Jeruk Balitjestro' Workshop yang dilaksanakan pada tanggal 30 - 31 Agustus 2017, bertujuan untuk Memaparkan 4 inovasi teknologi baru;  Melakukan demonstrasi dan pelatihan kepada stake holder; press conference dengan media massa dan elektronik terkait tre
Kembangkan Jeruk Keprok, Petani dan Petugas Kabupaten Magetan Studi Lapang di Balitjestro

Kembangkan Jeruk Keprok, Petani dan Petugas Kabupaten Magetan Studi Lapang di Balitjestro

Berita
  Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengadakan studi lapang ke Balitjestro, Kamis 10/8/2017.  Kegiatan yang diikuti 30 peserta yang terdiri dari petugas dan petani ini bertujuan untuk pengembangan kawasan jeruk keprok di Kabupaten Magetan. Dalam  kunjungan lapang ini disampaikan materi budidaya jeruk sehat oleh Ir. Sutopo, M.Si di Kebun Percobaan Punten. Dalam mengembangkan jeruk perlu adanya teknologi budidaya yang tepat agar dapat berproduksi tinggi dan tanaman tetap terjaga. Materi tersebut meliputi, pemilihan varietas, penanaman, pemupukan pemangkasan, pengendalian hama penyakit, panen sampai dengan pasca panen. Dalam mengelola kebun jeruk perlu diterapkan paket teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Se
FGD Untuk Pengembangan Jeruk yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

FGD Untuk Pengembangan Jeruk yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Berita
Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) melakukan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Kamis, 3 /8/ 2017. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali informasi tentang kondisi dan permasalahan usahatani jeruk di Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu sentra produksi jeruk yang mengalami perkembangan cukup pesat yang hingga saat ini telah mencapai lebih dari 11.000 ha, namun pengelolaan kebunnya belum didukung oleh inovasi teknologi jeruk, sehingga rentan serangan CVPD dan daya saingnya masih relatif rendah. Dalam kegiatan FGD ini, Balitjestro sekaligus mensosialisasikan kegiatan demoplot budidaya jeruk berbuah sepanjang tahun (bujangseta) seluas 10 ha di Kecamatan Cluring, untuk ...
Peluang Investasi Jeruk di Masa Pensiun

Peluang Investasi Jeruk di Masa Pensiun

Berita
Menjelang masa purna tugas karyawan Sari Husada mengadakan studi lapang ke Balitjestro, Kamis 03/8/2017. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara lokakarya dan pelatihan yang diadakan lembaga INSMART sebagai bekal menghadapi masa pensiun. Kegiatan ini diterima oleh Ir.Otto Endarto, M.Si peneliti Balitjestro. Dalam kesempatan tersebut disampaikan tentang teknologi budidaya jeruk  beserta peluang usaha taninya. Dalam penyampaiannya dijelaskan tentang tahapan-tahapan dalam mengembangkan agribisnis jeruk, mulai dari pemilihan varietas, benih, proses tanam sampai dengan pasca panennya. 26 peserta yang mengikuti kegiatan ini tertarik dengan peluang membudidayakan jeruk ketika sudah pensiun. Hal ini terlihat dari antusiasmenya ketika menerima materi budidaya jeruk. Selain itu diskusi juga
Penerapan PTKJS Berbasis Lahan Kering di Konawe Selatan

Penerapan PTKJS Berbasis Lahan Kering di Konawe Selatan

Berita
  Provinsi Sulawesi Tenggara adalah satu diantara sentra produksi jeruk nasional. Jeruk di Sultra terdapat di beberapa kabupaten yaitu Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Buton dan Muna. Konawe Selatan mendapat julukan sebagai surganya pertanian di Sultra, karena banyak komoditas pertanian dihasilkan dari daerah tersebut, salah satunya jeruk. Produksi jeruk secara nasional beberapa tahun terakhir menurun, hal demikian juga terjadi di Konawe Selatan sebagai sentra produksi jeruk di Sultra yang mana luas panen jeruk Siam dan Keprok mengalami fluktuasi dan secara umum menurun sebesar 9,70% selama kurun waktu 2011 -2015 dengan luasan 48,119 ribu ha. Perlu dilakukan upaya untuk menjaga stabilitas produksi buah jeruk dan mengatasi terus menurunnya produksi jeruk . Salah satu upaya untu...
FGD untuk Mengatasi Permasalahan Jeruk di Konawe Selatan

FGD untuk Mengatasi Permasalahan Jeruk di Konawe Selatan

Berita
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan) melalui balai yang terkait yaitu Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) melakukan kegiatan Focus Group Discusson (FGD) penerapan teknologi Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) berbasis lahan kering di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis 27 Juli 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan usahatani jeruk, yang diakui menjanjikan secara ekonomi namun belum didukung oleh pengelolaan kebun yang baik, sehingga produksi belum optimal, bahkan cenderung menurun Kegiatan tersebut berkoordinasi dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sultra bersama  dinas terkait, petugas dan petani berdiskusi merencanakan kegiatan konkrit untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas.
Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali adakan Pers Tour di Balitjestro

Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali adakan Pers Tour di Balitjestro

Berita
  Jajaran Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali mengadakan kegiatan pers tour ke Balitjestro, Kamis, 27/07/2017. Kegiatan yang diikuti 25 peserta yang terdiri dari  awak pers dan praktisi humas pemprov Bali  ini bertujuan untuk meninjau pengembangan sektor pertanian Menurut  Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Bali I DewaEka Wijaya Wardana, SH, MH, kegiatan ini dapat dijadikan acuan dan perbandingan serta masukan dan inovasi dalam program-program Pemerintah Provinsi Bali. Bali mempunyai beberap jenis jeruk yang potensial untuk dikembangkan antara lain Keprok Tejakula dan Siam Kintamani . Namun saat ini jeruk tejakula sudah tidak banyak lagi dikembangkan Bali karena terkena serangan CVPD beberapa tahun lalu. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat m
Balitjestro jadi Tuan Rumah Pertemuan Dharma Wanita Puslitbanghorti

Balitjestro jadi Tuan Rumah Pertemuan Dharma Wanita Puslitbanghorti

Berita
Senin 24/07/2017, Balitjestro menjadi tuan Rumah untuk pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) lingkup Puslitbanghorti. Dharma Wanita Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika (Balitbu), Balai Penelitian Tanaman Sayur (Balitsa), dan Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) mengirimkan perwakilan dari masing-masing Lembaga tersebut. Pertemuan ini dihadiri sekitar 40 anggota DWP Lingkup Puslitbanghorti. Acara dimulai dengan wisata petik di Kebun Jeruk Balitjestro. Semua ibu-ibu DWP merasa senang dan  menikmati wisata petik ini. Setelah puas mencicipi buah jeruk dan berfoto, Ibu-ibu melanjutkan agenda selanjutnya yaitu pertemuan Dharma Wanita yang berisi sambutan dari Kepala Balitjestro, dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua DWP Puslitbanghorti, Nirmala F. Devy, serta sambutan dari Ketua
Mahasiswa Unmer Pasuruan Tambah Ilmu Sambil Petik Jeruk

Mahasiswa Unmer Pasuruan Tambah Ilmu Sambil Petik Jeruk

Berita
Kamis 20/07/2017, Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menerima kunjungan 50 mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Merdeka Pasuruan.. Kunjungan diterima oleh Umi Nurul Taflikha staf Jasa Penelitian. Kegiatan ini bertujuan menambah ilmu dan wawasan mengenai teknologi budidaya tanaman jeruk sperti dijelaskan Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Sulistyawati, MP. Sambil menikmati suasana di kebun ,  mahasiswa diberi penjelasan mengenai budidaya tanaman jeruk oleh salah satu peneliti Balitjestro, Rudy Cahyo Wicaksono, SP. Mereka terlihat antusias mendengarkan penjelasan dan meresponnya dengan beberapa pertanyaan Selanjutnya mahasiswa memetik jeruk langsung dari pohonnya, namun tentunya dengan cara memetik jeruk yang benar. Kegiatan kunjungan ini diharap
Tingkatkan Pengetahuan Jeruk, Gapoktan se Kecamatan Gondang Kunjungi Balitjestro

Tingkatkan Pengetahuan Jeruk, Gapoktan se Kecamatan Gondang Kunjungi Balitjestro

Berita
Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) se Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung mengadakan kunjungan lapang ke Balitjestro, 19/07/2017. Kunjungan ini diterima oleh kepala yantek dan jaslit Dr.Ir Anang Triwiratno, MP. Dalam sambutannya  disampaikan tentang berbagai inovasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (balitbangtan) dalam mendukung pengembangan jeruk dan buah subtropika di Indonesia. Di beberapa wilayah Tulungagung termasuk kecamatan Gondang dulu tanaman jeruk banyak dikembangkan petani. Sekarang menyusut karena terkena penyakit terutama CVPD. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu tentang budidaya jeruk agar dapat diterapkan oleh petani. Dengan adanya ilmu budidaya jeruk sehat dapat memberi semangat bagi petani untuk menghidupkan ke
Petugas Dan Petani Nganjuk Belajar Jeruk di Balitjestro

Petugas Dan Petani Nganjuk Belajar Jeruk di Balitjestro

Berita
55 orang petani dan petugas  kegiatan Pengembangan Fasilitasi Terpadu Investasi Hortikultura (FATIH) Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk mengadakan studi banding ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika,  Selasa 18/07/2017. Kegiatan ini diterima Ir.Otto Endarto, M.Si peneliti Balitjestro. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan tentang inovasi teknologi yang dihasilkan balitbangtan untuk mendukung pengembangan jeruk di Indonesia. Dalam pengembangan jeruk petani dapat mengaplikasikan paket teknologi Pengelolaan Terpadu kebun Jeruk Sehat (PTKJS). Didalam PTKJS terdapat komponen-komponen untuk dapat diadopsi sehingga budidaya jeruk dapat berhasil dengan baik. Selanjutnya peserta berkunjung ke kebun untuk melihat penerapan teknologi budidaya jeruk yang diterapkan. Di k
Minati Wisata Edukasi Petik Jeruk, Kebun Dipadati Pengunjung

Minati Wisata Edukasi Petik Jeruk, Kebun Dipadati Pengunjung

Berita
Sudah tiga hari wisata  edukasi petik jeruk berlangsung dan  pengunjung ramai berdatangan ke Balitjestro. Wisata edukasi petik jeruk ini diawali dengan pembukaan oleh Kepala Balitjestro pada hari Senin, 10/07/2017 yang dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait. Wisata dibuka setiap hari sampai jeruk di kebun habis, mulai dari pagi pukul 09.00 -16.00,. Dengan harga tiket masuk yang tergolong murah yaitu Rp 25.000,- pengunjung sudah dapat menikmati sensasi petik jeruk langsung dari pohon dan makan sepuasnya. Selain itu pengunjung tidak pulang dengan tangan kosong, namun bisa mengantongi 2 kg jeruk hasil petik sendiri, dan jika lebih dari 2 kg maka harus membayar Rp 10.000,- per kg. Menurut Dr. Anang Triwiratno, Kasi Yantek dan Jaslit Balitjestro, wisata petik ini menjadi sarana ed