Berita

Himagro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo studi lapang di Balitjestro

Himagro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo studi lapang di Balitjestro

Berita
Tiga puluh lima mahasiswa yang tergabung dalam HIMAGRO (Himpunan Mahasiswa Agroteknologi) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo  mengadakan kunjungan lapang ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, (Senin, 14/1/2019). Studi ini dimaksudkan agar menambah pemahaman mahasiswa jurusan agroteknologi dalam mempelajari hortikultura khususnya jeruk . Kegiatan ini diterima oleh Staf Jasa Penelitian Umi Nurul Taflikha. Dalam kesempatan tersebut disampaikan sekilas tentang Balitjestro beserta inovasi teknologi yang dihasilkan. Selanjutnya diharapkan kegiatan ini tidak hanya memenuhi kurikulum saja tetapi untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam bidang pertanian khususnya jeruk. Kemudian mahasiswa juga belajar langsung dilapang tentang budidaya jeruk dan perbenihannnya deng
Awali 2019 dengan Pakta Integritas

Awali 2019 dengan Pakta Integritas

Berita
Mengawali tahun 2019, pegawai Balitjestro mengucapkan sekaligus menandatangani Pakta Integritas, Rabu (2/1/2019). Pakta Integritas ini menjadi janji kepada diri sendiri untuk melaksanakan tugas sesuai peraturan perundangan dan tidak akan melakukan KKN. Tujuan dari pakta integritas ini Memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi Menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien, dan akuntabel Mewujudkan pemerintah dan masyarakat Indonesia yang maju, mandiri, bertanggung jawab, dan bermartabat dengan dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya bangsa, Undang-Undang Dasar 1945, dan Pancasila Dalam arahannya, Kepala Balitjestro Dr. Ir Muhammad Taufiq Ratule M.Si menyampaikan bah...
Koordinasi pengembangan hortikultura berorientasi ekspor

Koordinasi pengembangan hortikultura berorientasi ekspor

Berita
Balitjestro oleh Kementan ditunjuk sebagai pusat peningkatan kemampuan petani sekaligus sentral hortikultura di wilayah Jawa Timur . Sebagai langkah awal untuk mengembangkan komoditas berorientasi ekspor, dilakukan pertemuan dengan pelaku agribisnis, Rabu 26/12/2018 Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari pelaku agribisnis hortikultura di Kota Batu dan Kabupaten Malang. Selain itu pula hadir perwakilan Dinas pertanian Kota Batu dan Malang serta Balitjestro sendiri. Acara ini dibuka oleh Kepala Balitjestro, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si. Selanjutnya disampaikan kegiatan ini diharapkan dapat menentukan  rencana, program ke depan agar bisa terlaksana sesuai harapan. Dalam pembahasannya diperlukan adanya kualitas maupun kuantitas komoditas yang sesuai
Dengan pikung, jeruk petani ini mulai berbuah

Dengan pikung, jeruk petani ini mulai berbuah

Berita
Dodi, petani asal Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang telah berhasil mengaplikasikan teknik pikung pada tanaman jeruknya. Berawal dari bimbingan teknis jeruk yang diselenggarakan Balitjestro beberapa bulan lalu, Dodi petani asal Desa Pacet, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang ini menerapkan teknik pemijatan dan pelengkungan (pikung) pada tanamannya. Tanaman jeruk miliknya sudah berumur 7 tahun tetapi belum berbuah. Setelah mempelajari teknik pikung ini dia mulai menerapkan dan hasilnya selang beberapa waktu tanamannya mulai berbunga dan berbuah. Hal tersebut disampaikan disampaikan saat tim Balitjestro mengadakan pendampingan teknologi di Batang, 13/12/2018. Selain diaplikasikan di lahannya pikung ini juga dilakukan di beberapa tanaman milik petani lainnya dan hasilnya pu...
Pelatihan RSGIS untuk Mendukung Riset Balitjestro

Pelatihan RSGIS untuk Mendukung Riset Balitjestro

Berita
Pertanian era 4.0 menjadi solusi dalam menjawab berbagai tantangan kebutuhan pangan yang semakin meningkat. Penduduk Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai 275 juta. Tentunya demografi penduduk seperti ini mendorong meningkatnya permintaan produk berstandar dan efisiensi dalam usaha tani. Dalam menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pertanian mendorong transformasi usaha tani ke industri pengolahan hasil pertanian, petani go-digital, serta penguatan kelembagaan petani berbasis korporasi dan kawasan. Dalam rangka meningkatkan kefahaman mengenai pertanian era 4.0 bagi peneliti dan teknisi, Kelti Ekofisiologi dan Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi (UTIK) Balitjestro mengadakan serial pelatihan, kali ini mengambil tema Application of RSGIS to Support Precision Agriculture....
Mengawal jeruk di Pulau Kisar

Mengawal jeruk di Pulau Kisar

Berita
Gerakan Pengembangan Jeruk Kisar  (Gerbang Jekis) merupakan strategi, langkah dan upaya untuk mencapai sasaran yang ingin dicapai dalam pengembangan Jeruk Kisar, yang dalam implementasinya mensinergikan berbagai sektor yang terkait. Populasi tanaman jeruk Manis Kisar pada tahun  2016 sebanyak 5.576 pohon tersebar di Kecamatan Pulau Pulau Terselatan dan Kisar Utara, tanaman belum menghasilkan (TBM) sebanyak 3.380 pohon  sedangkan tanaman menghasilkan (TM) sebanyak 2.196 pohon. Untuk mendukung pengembangan Balitjestro melakukan kawalan teknologi 9-13 Desember yang lalu. Materi pendampingan kali ini adalah budidaya jeruk dan diawali dengan penanaman di lahan petani yang dibimbing teknisi Balitjestro, Setiono SP. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian
Balitbangtan dampingi petani kembangkan jeruk di Batang

Balitbangtan dampingi petani kembangkan jeruk di Batang

Berita
Kementerian Pertanian (kementan) melalui Balitjestro Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) beberapa waktu yang lalu telah menyalurkan sekitar 30000 benih gratis jeruk untuk dikembangkan di Kabupaten Batang. Hal ini sebagai wujud program perbenihan dan kerjasama antara Balitbangtan Kementan dengan Pemerintah Kabupaten Batang. Saat ini benih jeruk tersebut telah tertanam di beberapa wilayah dengan luas sekitar 70 ha, seperti dijelaskan Isnen Ambar Santoso, Kasubbid Lingkungan Hidup dan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Batang. Sebagai tindak lanjut, tim Balitjestro melakukan pengawalan teknologi di beberapa kebun petani. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dalam mengembangkan agribisnis jeruk di Kabupaten Batang, seperti dijelaskan Susi Wuryan...
Tambah keterampilan, KWT Kota Mojokerto kunjungi Balitjestro

Tambah keterampilan, KWT Kota Mojokerto kunjungi Balitjestro

Berita
Keberhasilan pengembangan pertanian tidak terlepas dari peranan wanita. Hal inilah yang mendasari kegiatan studi lapang Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan didampingi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto untuk belajar tanaman hortikultura di Balitjestro, Kamis 29/11/2018. Kegiatan yang diikuti 75 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membudidayakan hortikultura di lahan perkotaan seperti dijelaskan sekretaris dinas Dra. Irianti Wahjuningsih, Apt. Kunjungan lapang ini diterima oleh Kasubag Tata Usaha Balitjestro Ir. Wisnu Unjoyo. Selanjutnya disampaikan sekilas tentang Balitjestro dan inovasi yang telah dihasilkan selama ini. Kemudian peserta mendapat bimbingan teknis sekilas tentang tabulampot jeruk di Kebun Percobaan Punten d...
ISH 2018: Agribisnis Jeruk di Indonesia: Produksi dan Pengembangan Pasar

ISH 2018: Agribisnis Jeruk di Indonesia: Produksi dan Pengembangan Pasar

Berita
Kepala Balitjestro Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si di hari kedua International Symposia on Horticulture (ISH) 2018 di Bali, bertindak sebagai invited speaker mempresentasikan makalah berjudul "Citrus Agribusiness in Indonesia: The Production and Market Development." Symposium ini dihadiri oleh pengambil kebijakan, akademisi, peneliti dan praktisi di bidang hortikultura.   Perkembangan terakhir perjerukan di Indonesia dibahas mulai dari posisi jeruk Indonesia pada urutan ke-3 dunia di kelompok mandarin dan tangerine, permasalahan jeruk di Indonesia beserta solusinya, peran aktif Balitjestro yang sudah dilakukan dan berbagai temuan dan paten dalam 2 tahun terakhir untuk mendukung pengembangan jeruk nasional. Tantangan dan peluang di bidang pemasaran pun perlu terus dikaji
Balitjestro terima kunjungan lapang petugas DPPKP Bantul

Balitjestro terima kunjungan lapang petugas DPPKP Bantul

Berita
19 petugas Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP), Kabupaten Bantul, Yogyakarta mengadakan kunjungan ke Balitjestro, Jumat 23/11/2108. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk koordinasi dan konsultasi dalam rangka pendampingan pengembangan jeruk di Kabupaten Bantul yang telah menerima bantuan benih jeruk dari Kementerian Pertanian. Kegiatan ini diterima oleh Ir Sutopo M.Si mewakili kepala balai. Selanjutnya disampaikan sekilas tentang profil Balitjestro dan materi tentang budidaya jeruk. Dengan materi yang singkat ini diharapkan dapat memberikan ilmu  dalam mengambangkan jeruk di Kabupaten Bantul. Beberapa waktu lalu telah dikirim benih jeruk sejumlah 3000 pohon kepada petani di Desa Potorono Kecamatan Banguntapan Bantul sebagai salah satu program Bantuan Seju
Sosialisasi dePAT CVPD di Kabupaten Pangkep

Sosialisasi dePAT CVPD di Kabupaten Pangkep

Berita
Sosialisasi kit deteksi cepat (dePAT) penyakit CVPD  ke daerah-daerah pengembangan jeruk masih berlanjut. Kali ini acara sosialisasi dilakukan di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Pangkep. Kabupaten Pangkep,19/11/2018. Pangkep sendiri merupakan produsen jeruk besar (pamelo) tertinggi di Indonesia sehingga dirasa sangat tepat melakukan  sosialisasi di daerah ini. Acara bertempat di ruang pertemuan Rumah Pamelo Taman Teknologi Pertanian (TTP) Pangkep. Acara dibuka oleh Ir Otto Endarto, MSi mewakili tim Balitjestro kemudian dilanjutkan oleh Kadis Pertanian Kab Pangkep, Ir Hj Sriwaty, MHum. Kadisperta menyampaikan harapan-harapan akan adanya teknologi-teknologi terkait jeruk yang dapat membantu budidaya dan pemeliharaan jeruk terutama pamelo yang menjadi ikon dari Kabupaten Pangke
Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi

Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi

Berita
Dewan Riset Nasional (DRN), dalam hal ini Komisi Teknis Pangan dan Pertanian mengadakan kunjungan kerja ke Balitjestro. Dalam kesempatan ini Dr. Ir. Bambang Setiadi, M.S sebagai Ketua DRN, Dr. Ir Haryono, M.Sc sebagai ketua Komisi Teknis Pangan dan Pertanian dan anggotanya yaitu Dr. Ir. Iding Chaidir, M.Sc bersama pimpinan komisi lainnya mengadakan diskusi dengan peneliti Balitjesro mengenai “Pengembangan Kawasan Jeruk dan Buah Subtropika Berbasis Korporasi.” Diskusi diawali dengan pemaparan kemajuan riset yang telah dicapai Balitjestro oleh Kepala Balai: Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., kemudian dilanjutkan penjelasan “Prioritas Riset Nasional (PRN) Bidang Pangan dan Pertanian 2020-2024,” “Pemaparan Program Riset dan Inovasi Pertanian Berbasis Korporasi di Era Industri 4.0, s
Sinergi PUI Jeruk dengan PUI Jati dalam Pemanfaatan Lahan Pola Agroforestry

Sinergi PUI Jeruk dengan PUI Jati dalam Pemanfaatan Lahan Pola Agroforestry

Berita
Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk melakukan sinergi dengan beberapa lembaga PUI lainnya, salah satunya adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani (Puslitbang Perhutani) yang dikenal dengan nama PUI Jati. Sinergi ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Teknologi Budidaya Tanaman Jeruk dimana Balitjestro berperan serta dalam Penyelenggaraan Pelatihan dan Penyediaan Narasumber sedangkan Puslitbang Perhutani menyediakan SDM sebagai peserta pelatihan tersebut. Pelatihan Teknologi Budidaya Tanaman Jeruk ini diadakan di Aula Malus, Balitjestro selama 3 hari pada hari Selasa-Kamis, 16-18 Oktober 2018. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan oleh Ketua Tim PUI Balitjestro, Mutia Erti Dwiastuti mewakili Kepala Balitjestro. Pelatihan ini dihadiri oleh 5 orang peser...
Kementan dorong kebangkitan jeruk Sambas

Kementan dorong kebangkitan jeruk Sambas

Berita, Slide
Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat merupakan salah satu sentra agribisnis jeruk penting di Indonesia ( 9 % produksi nasional) yang masih menghadapi serangan penyakit CVPD yang berkepanjangan semenjak tahun 2008. Pada tahun 2008, luas area jeruk 11.328 ha dan walaupun selalu ada penambahan luas tanam setiap tahunnya, pada tahun 2016 luas tanamnya menjadi hanya 7.281 ha. Artinya, selama 8 tahun telah terjadi penurunan 4.047 h. Untuk informasi, produksi buah jeruk Siam di kabupaten Sambas sangat berfluktuatif dan cenderung menurun di mana pada tahun 2014 produksinya mencapai 147.105 ton dan pada tahun 2017 anjlok sebesar 37% menjadi hanya 93. 093 ton. Pada tahun 2015 dilaporkan, bahwa luas serangan penyakit CVPD mencapai sekitar 20 % dari luas areal yang ada di kabupaten Sambas dari ...
Bimtek Inovasi teknologi Jeruk Tingkatkan Daya Saing Produk

Bimtek Inovasi teknologi Jeruk Tingkatkan Daya Saing Produk

Berita, Slide
Pengembangan agribisnis jeruk belum sepenuhnya didukung oleh inovasi teknologi hasil penelitian. Di lapang masih dijumpai adanya keragaman pengelolaan dan kualitas hasil. Lambatnya diseminasi dan proses alih teknologi hasil penelitian kepada pihak pengguna terutama petani juga menjadi penyebab belum termanfaatkannya inovasi teknologi dengan baik. Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) selama ini telah menghasilkan inovasi teknologi yang dapat diadopsi petani untuk peningkatan produksi dan kualitasnya. Salah satu upaya untuk mempercepat proses transfer teknologi hasil-hasil penelitian dari lembaga penelitian sampai ke pengguna adalah menggunakan metode Sistem Diseminasi Multi Chanel (SDMC). Metode ini memadukan beberapa model disem...
Interaksi Sinergi Yang Berbuah Produk Olahan Berbasis Jeruk

Interaksi Sinergi Yang Berbuah Produk Olahan Berbasis Jeruk

Berita, Slide
Kamis, 27/09/2018, Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk berinteraksi sinergi dengan Balai Besar Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) dalam mengadakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Pangan Berbasis Jeruk. Hal ini dilakukan dalam rangka Penguatan Lembaga PUI melalui kegiatan diseminasi hasil inovasi dan sinergi dalam upaya peningkatan daya saing produk. Balai Besar Pascapanen berperan serta dalam penyediaan Narasumber sedangkan Balitjestro berperan serta dalam penyelenggaraan pelatihan baik penyediaan sarana prasarana kegiatan pelatihan maupun peserta pelatihan. Pelatihan Pengolahan Pangan ini diadakan di Koridor Aula Citrus, Balitjestro. Kegiatan ini dibuka oleh Mutia Erti Dwiastuti selaku Ketua Tim PUI Balitjestro, dan sambutan dari Sunarmani, salah satu peneliti dari...
Sosialisasi Penggunaan Kit Deteksi Cepat (Kit dePAT) CVPD Tanaman Jeruk di Bengkulu

Sosialisasi Penggunaan Kit Deteksi Cepat (Kit dePAT) CVPD Tanaman Jeruk di Bengkulu

Berita
Salah satu teknologi andalan yang telah dihasilkan Balitjestro adalah Kit Deteksi Cepat Penyakit CVPD Tanaman Jeruk. Dalam upaya pengenalan dan percepatan diseminasi teknologi tersebut kepada stakeholder, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Sosialisasi Pengenalan Kit Deteksi Cepat CVPD (Kit dePAT). Pada tahun 2017, kegiatan serupa telah dilakukan di Balitjestro sebagai bagian pengenalan awal terutama kepada para peneliti BPTP daerah pengembangan. 2018, Tim Peneliti Kit dePAt melakukan kegiatan pengenalan dan sosialisasi langsung yang rencananya dilaksanakan di 10 daerah pengembangan jeruk.  Target pesertanya lebih luas dengan melibatkan, selain peneliti dan penyuluh dari BPTP setempat, akademisi dari perguruan tinggi, Dinas Perlindungan Tanaman serta Pengawasan Benih terkait.
Tangkal Harga Anjlog Panen Raya Jeruk,  Bujangseta Solusinya

Tangkal Harga Anjlog Panen Raya Jeruk, Bujangseta Solusinya

Berita, Slide
  Tiada seorangpun petani jeruk di Kabupaten Banyuwangi bagian selatan yang tidak meratap sedih ketika sekitar bulan Juli lalu harga buah jeruk di tingkat petani anjlog hingga Rp.2000,- per kg; padahal harga impas dengan harga saprodi yang melambung terus, menurut seorang petani bisa mencapai sekitar Rp.4000,- per kg buah. Seolah tidak bisa dihindari, derita tahunan ini datang lagi yang disikapi pasrah tak berdaya oleh para petani jeruk jeruk yang ada di Indonesia yang periode panennya relatif sama yaitu pada bulan Mei, Juni dan Juli tergantung iklim pada saat itu. Bujangseta, teknologi produksi buah jeruk berjenjang sepanjang tahun merangkum managemen kanopi, nutrisi dan pengendalian hama penyakit. Pada bulan juli 2017 telah dibangun demplot Bujangseta seluas ± 10 ha yan
Petani siap adopsi teknologi bujangseta

Petani siap adopsi teknologi bujangseta

Berita
Masa panen yang menumpuk pada bulan tertentu mengakibatkan banyak petani yang mengeluh akibat harga jeruk yang terlalu murah. Untuk membantu permasalahan petani Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balitjestro mengadakan Pelatihan Bujangseta Jeruk bagi petani di Kebun Percontohan milik petani di Desa Plampangrejo kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis 13/9/2018. 80 peserta yang terdiri dari petani di sekitar Kecamatan Cluring, Bangorejo, Tegaldlimo, Purwoharjo, Gambiran, antusias mengikuti kegiatan ini. Bujangseta merupakan teknologi membuahkan jeruk berjenjang sepanjang tahun. Kabid Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Khoiri menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini petani diharapkan merubah cara budidaya dengan mengadopsi ...
Sinergi Balitjestro dengan Pusat Penelitian Biologi, LIPI

Sinergi Balitjestro dengan Pusat Penelitian Biologi, LIPI

Berita
  Balitjestro sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Jeruk melakukan sinergi dengan Pusat Penelitian (PP) Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) khususnya dengan InaCC (Indonesian Culture Collection) sebagai PUI Sumberdaya Mikroorganisme Nasional. Sinergi ini diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Hayati (POH) untuk Tanaman Jeruk. PP Biologi berperan serta dalam penyediaan Narasumber sedangkan Balitjestro berperan serta dalam penyelenggaraan pelatihan baik penyediaan sarana prasarana kegiatan pelatihan maupun peserta pelatihan. Pelatihan Pembuatan POH ini diadakan di Aula Malus, Balitjestro pada hari Selasa, 28 Agustus 2018. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan oleh PLH Kepala Balitjestro, Wisnu Unjoyo, dan sambutan dari Atit Kanti, Kepa...