Bimbingan Teknis Budidaya Jeruk Sehat Serta Pengendalian Penyakit CVPD

magang banjarnegaraDalam rangka meningkatkan kemampuan para penyuluh pertanian di kabupaten Banjarnegara, BAPPEDA Kabupaten Banjarnegara telah mengirimkan 6 orang petugas Penyuluh Pertanian untuk mengikuti Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Jeruk Sehat di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Tlekung.

Peningkatan kemampuan para petugas lapang ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan Kabupaten Banjarnegara dalam mengembangkan kawasan jeruk keprok Batu 55 yang  telah dimulai sejak tahun 2012. Pada tahun ini,  kawasan tersebut akan bertambah seluas 50 ha dan terus akan dikembangkan dalam tiga tahun mendatang.  Wanayasa, Kalibening, Pandanarum, Karang Kobar, Pejawaran dan Pagentan merupakan 6 kecamatan yang siap mengembangkan kawasan jeruk keprok batu 55. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Penyuluh Pertanian di wilayah Banjarnegara Bapak Os. Widodo dalam pembukaan acara Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Jeruk Bebas Penyakit yang telah dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 26 Juni 2014 di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Tlekung.

Materi yang disampaikan dalam bimbingan teknis terdiri dari 40 % teori, 40 % praktikum dan 20 % kunjungan lapang ke sentra budidaya tanaman jeruk keprok Batu 55 di wilayah Selokerto kecamatan Dau kabupaten Malang.

Bersamaan dengan itu, juga dilaksanakan bimbingan teknis khusus pengendalian CVPD untuk 3 orang petugas lapang Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar Provinsi Kalsel. Bimbingan teknis ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan Koordinator Pengamat Hama dan Penyakit di kecamatan Astambul dan Sungai Tambuh yang merupakan sentra jeruk Siam Banjar dimana  produksinya mulai menurun. Diharapkan melalui bimbingan teknis ini, petugas dapat  mengenal dan mengendalikan CVPD secara benar.

[Umi N/Balitjestro]

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event