Bila Musim Jeruk Keprok SoE Tiba

Pasar buah jeruk keprok SoE di waktu malamBuah jeruk keprok SoE memang terkenal di mana-mana tetapi tidak ada di mana- mana.  Alasannya sedehana, jeruk yang berasal dari kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)-NTT ini, produksinya belum banyak, maklum tanaman yang tua tidak diproduktif lagi  sudah mulai dibongkar,  sedangkan yang muda masih belum berproduksi. Buah jeruk keprok SoE yang konon menjadi the best mandarin in this country  ini memang luar biasa, warna kulitnya orange kemerahan, rasanya segar manis dan asamnya berimbang, mudah dikelupas dan kalau petiknya tepat waktu,juicy banget.

 

Di kota Kupang, buah jeruk keprok SoE masih belum rutin mengisi pasar swalayan tetapi bisa ditemui dijajakan pedagang kaki lima di tepi  jalan utama. Memasuki kota SoE, di gerbang masuk kota  yang berjarak kurang lebih 150 km dari ibu kota provinsi NTT ini, kita bisa jumpai banyak kios, lebih dari 30 kios yang berjualan buah jeruk  ini bersamaan dengan buah lain atau umbi-umbian. Buah dijajakan pedagang dengan menyusun 5 buah besar,  7-8 buah sedang dan 9-10 buah berukuran lebih kecil dengan harga mulai dari Rp.15.000–25.000,- per tumpukan. Kalau lagi untung bisa ditawar lho. Bila musim jeruk tiba terutama pada bulan Mei-Juni, pasar buah Haemoni intambah semarak ramai dikunjungi pembeli baik siang maupun malam.

 

Pemandangan di sentra produksinya tidak kalah memikatnya, Pohon-pohon jeruk di kebun petani di desa Ajobaki kecamatan Mollo Utara misalnya, buah jeruk berwarna orange-kemerahan bergelayutan di pohon jeruk yang berdiri tegak  mengikuti lereng dan lekuk-lekuk bukit.  Kapan jeruk berkualitas premium ini bisa sampai di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia? [ArrySupriyanto|Balitjestro]

Buah jeruk Keprok SoE

Tinggalkan Balasan