Bertani Jeruk Hasilnya Luar Biasa

[cml_media_alt id='2307']Bambang Poncokusumo 3[/cml_media_alt]Bertani jeruk ternyata memberikan hasil yang sangat luar biasa. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan lapang Ka Balitjestro Dr.Muchdar Soedarjo, MSc di petani yang menggunakan benih unggul dari Badan Litbang Pertanian. Kunjungan ini untuk melihat kondisi pertanaman jeruk yang ada disana sekaligus untuk menggali informasi mengenai benih yang telah ditanam dan telah berproduksi.

Dalam kunjungan ke Poncokusumo terlihat jelas kesuksesan dari petani jeruk yang dapat dilihat dari keadaan ekonominya. Rumah besar, mobil, dan lahan yang cukup luas ada di sana. Hal ini membuktikan bahwa dengan semangat dan keuletan dalam bertani jeruk dengan didukung benih berkualitas hasilnya sungguh luar biasa. H.Bambang petani yang dikunjungi di Poncokusumo menceritakan pengalamannya dalam bertani jeruk. Dengan menggunakan benih unggul Badan Litbang Pertanian beliau bisa mendapatkan hasil produksi yang lebih meningkat dibanding dengan benih dari pasaran yang ada.

Berdasarkan dari pengalaman beliau dapat membandingkan antara benih dari pasaran dengan badan litbang sangat jauh berbeda. Karena benih dari Badan Litbang mempunyai banyak keunggulan dibanding dengan dengan yang ada di pasaran. Keunggulan tersebut dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas buahnya yang ada. Hal ini dapat dilihat dari masa panen dimana hasil yang didapat dari benih Badan Litbang dapat mencapai produksi lebih dari 100kg/pohon. Dengan harga rata-rata Rp10.000/kg maka hasil yang didapat sungguh sangat besar.

Dengan hasil tersebut saat ini beliau telah menambah lahan menjadi sekitar 65 ha.Ini membuktikan bertani jeruk dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan dari petani.  Selain itu juga dari sisi ketahanan terhadap hama penyakit juga unggul. Kemudian dari sisi umur tanaman ternyata umurnya bisa lebih panjang dan dengan produksi yang tetap bagus.

Varietas jeruk yang ditanam oleh H. Bambang jenis siam madu, dan siam Pontianak. Rasa dari jeruk ini manis dan segar apabila kita bandingkan dengan jeruk impor hasilnya tidak kalah bahkan lebih enak daripada jeruk impor. Untuk itu harapannya ke depan kebutuhan benih unggul yang berkualitas dapat memenuhi kebutuhan dari petani.

Menanggapi hal tersebut Ka Balitjestro menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan dari petani terutama mengenai penyediaan benih berkualitas sehingga mampu meningkatkan produksi sekaligus kesejahteraan dari petani. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event