Berkunjunglah Ke Wisata Petik Jeruk di Batu

ZHF_9411

Daya Tarik Kota Batu tak hanya wisata petik apel saja, namun pasti banyak masyarakat yang belum mengetahui jika di Batu juga terdapat wisata petik jeruk. Lokasinya terletak di Balai Penelitian Jeruk dan Tanaman Subtropika (Balitjestro).

Balitjestro terletak di Jalan Raya Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Balai penelitian ini hanya berjarak empat kilometer dari pusat Kota Batu. Selain jeruk, Balitjestro juga mengembangkan penelitian anggur, stroberi, kelengkeng, dan apel.

“Balai tak hanya dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, tapi juga terbuka bagi wisatawan,” kata Kepala Balitjestro Joko Susilo, seperti dilansir Republika (5/8).

Balitjestro terbuka bagi wisatawan maupun petani dan mahasiswa yang ingin menimba ilmu tentang jeruk dan buah subtropika. Untuk mengunjungi ke Balitjestro tidak dikenakan biaya sama sekali. Jika ingin menikmati sensasi petik jeruk, pengunjung cukup membayar tiket Rp25.000 dan ada diperbolehkan memetik jeruk yang Anda petik sendiri.

Pengunjung pun bisa sepuasnya memetik dan menikmati makan jeruk langsung di kebun. “Pengunjung juga diperbolehkan membawa pulang maksimal dua kilogram jeruk,” jelas Joko Susilo.

Salah satu peneliti di Balitjestro Anis Andrini mengungkapkan, balai penelitian ini mempunyai lebih dari 242 aksesi atau varietas jeruk baik yang sudah dilepas ke pasaran maupun yang belum.

Seorang pengunjung bernama Bela Rathdiktaningrum mengatakan wisata petik jeruk adalah alternatif menarik di antara tempat wisata Kota Batu yang rata-rata  bertarif mahal. “Tempat wisata di Batu yang unik rata-rata tiket masuknya seratus ribuan, tapi di Balitjestro harga tiketnya jauh lebih murah,” ungkap Bela.

Menurut Bela, memetik jeruk langsung dari kebun memberikan pengalaman tersendiri. Pengunjung dapat menikmati buah yang masih segar sekaligus belajar tentang budi daya jeruk.

Sumber. Pertanianku.com

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event