Benih Jeruk Badan Litbang Memberi Harapan Baru Bagi Petani

[cml_media_alt id='2322']banyuwangi2[/cml_media_alt]Benih jeruk yang dihasilkan Badan Litbang Pertanian sangat diharapkan sekali oleh petani di Banyuwangi. Hal ini dikarenakan kualitas, hasil produksi dan daya tahan terhadap penyakit yang sangat baik. Untuk memberikan semangat dan melihat kondisi lahan pertanian jeruk di Banyuwangi Ka Balitjestro beserta rombongan melakukan kunjungan lapang ke sentra tanaman jeruk yang menggunakan benih Badan Litbang Pertanian di Banyuwangi beberapa waktu yang lalu.

Dalam pertemuan dengan beberapa petani diketahui bahwa benih jeruk Badan Litbang Pertanian selama ini sangat dibutuhkan petani untuk dikembangkan didaerahnya. Terbukti dengan banyaknya pesanan akan benih jeruk terutama jenis siam yang merupakan andalan di Kabupaten Banyuwangi. Hasil dari benih ini terbukti memberikan hasil yang cukup tinggi dan mampu meningkatkan keuntungan di petani Seperti yang dialami Puguh petani yang menggunakan benih jeruk Badan Litbang Pertanian. Dalam lahan yang seluas 0,8 ha tanaman jeruk dapat berbuah dalam waktu 2,5 tahun mampu berbuah kurang lebih 40kg perpohon. Dengan jumlah tanaman yang berjumlah sekitar 500 pohon maka produksi dari kebun ini mencapai 20 ton. Dari hasil penjualan dengan harga 8000/kg maka hasilnya bisa mencapai 160 jutaan. Dengan hasil itu ke depan Puguh berencana untuk membuka lahan baru yang lebih besar dan mengharapkan Benih Jeruk Badan Litbang Pertanian untuk ditanam di lahannya karena sudah terbukti hasilnya.

[cml_media_alt id='2323']banyuwangi3[/cml_media_alt]Hal yang sama juga dialami oleh Pak Tri pensiunan PNS yang sekarang mengembangkan tanaman jeruk di lahannya. Benih jeruk yang dia gunakan merupakan produk dari Badan Litbang Pertanian. Dengan menggunakan benih ini dalam waktu 2,5 tahun sudah berbuah dan hasilnya sudah mengembalikan modal yang dia keluarkan sekaligus memberi keuntungan yang cukup besar. Menurut keterangan bahwa buah yang dihasilkan lebih besar lebih segar dan cukup lebat. Selain itu struktur tanaman terlihat perakaran yang kokoh dan kuat. Dengan hasil yang dia dapat ke depan mengharapkan ketersediaan Benih Jeruk Badan Litbang untuk dikembangkan ke petani Banyuwangi sehingga dapat memberikan harapan baru untuk peningkatan kesejahteraan bagi petani.

Menanggapi hal tersebut Ka Balitjestro menjelaskan bahwa Badan Litbang Pertanian akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan benih unggul yang diharapkan petani. Beliau juga mengharapakan agar petani merawat tanaman secara rutin dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.  Selain itu inovasi teknologi dari Badan Litbang dapat diaplikasikan ke petani sehingga ke depan produktivitas akan semakin meningkat sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi petani jeruk khususnya di Banyuwangi. (Fajar)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event