Belajar Jeruk, Poktan Sri Rejeki Studi Lapang ke Balitjestro

Sebagai tindak lanjut kegiatan Sekolah Lapang Budidaya Tanaman Jeruk, Poktan Sri Rejeki Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung, kabupaten Blora mengadakan studi lapang ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Selasa 17/01/2017.

Dalam kunjungan singkat yang diikuti 35 orang petani dan petugas ini bertujuan untuk mendapatkan ilmu tentang perbenihandan budidaya tanaman jeruk. Karena selama ini para petani masih belum menggunakan teknologi budidaya yang tepat. Harapannya petani dapat menyerap teknologi untuk diterapkan di lahannya.

Kegiatan ini diterima Kepala Balitjestro Dr.Ir.Joko Susilo Utomo, MP. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan tentang inovasi teknologi yang dihasilkan balitbangtan untuk mendukung pengembangan jeruk di Indonesia. Dalam pengembangan jeruk petani dapat mengaplikasikan paket teknologi Pengelolaan Terpadu kebun Jeruk Sehat (PTKJS). Didalam PTKJS terdapat komponen-komponen untuk dapat diadopsi sehingga budidaya jeruk dapat berhasil dengan baik.

Selanjutnya peserta berkunjung ke Kebun Percobaan Punten untuk melihat sekaligus belajar perbenihan jeruk. Dengan benih yang berkualitas dan unggul serta bebas penyakit akan mampu berproduksi dengan baik dan berumur panjang. Setelah melihat proses perbenihan peserta mengunjungi Kebun Percobaan Banaran untuk belajar budidaya jeruk disana. Teknologi budidaya yang tepat akan mampu meningkatkan produksi jeruk dan meminimalisir serangan hama penyakit.

Dengan mengadopsi teknologi perbenihan dan budidaya jeruk akan memudahkan petani dalam mengelola tanaman jeruk di kebun dan mampu mengoptimalkan produksi sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. (fjr)

Related Post