Belajar Budidaya Untuk Hasil Yang lebih Baik

 
 
Dalam agribinis jeruk, budidaya yang tepat merupakan faktor utama untuk menentukan hasil produksi yang diharapkan. Mulai dari awal pemilihan benih, pembuatan lubang tanam, penanaman, serta pemeliharaan.
 
Hal itulah yang mendasari Kelompok Tani Purnama 1 Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang mengadakan sekolah lapang untuk  belajar dan berlatih teknologi budidaya jeruk di Balitjestro, Kamis (16/8). Dalam kegiatan tersebut 25 petani yang tergabung dalam kelompok diberikan materi secara langsung di kebun Visitor Plot. Harapannya ilmu yang diterima bermanfaat dan diterapkan di kebun untuk hasil yang lebih baik.
 
Balitjestro sendiri telah memiliki paket teknologi budidaya jeruk yang dikenal dengan Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS). PTKJS (Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat) merupakan paket teknologi yang dirakit dari beberapa komponen yang harus diaplikasikan pada kegiatan budidaya jeruk.
 
Komponen teknologi di dalam PTKJS adalah: 1. Penggunaan benih jeruk berlabel dan bebas penyakit, 2. pengendalian hama penular CVPD, 3. Penerapan sanitasi kebun, 4. Pemeliharaan tanaman secara optimal dan 5. Konsolidasi pengelolaan kebun pada suatu kawasan.