Balitjestro Menerima Kunjungan Bakohumas 30 Kementerian

[cml_media_alt id='2059']Bakohumas Kementerian[/cml_media_alt]Untuk memberikan informasi aktual dan tukar menukar informasi diantara pejabat/penanggung jawab kehumasan baik di lingkungan pemerintahan, dan pihak lainnya badan kooordinasi kehumasan nasional mengadakan pertemuan di Grand Palace Malang 26/04/2012.

Acara yang dibuka oleh Ka Biro Umum Dan Humas Drs. Sigit Wahyudi, MM ini diikuti oleh anggota bakohumas di 30 kementerian , UPT, dan Dinas Lingkup Pertanian Jawa Timur. Dengan diadakannya pertemuan ini diharapkan tersosialisasinya kebijakan pemerintah  kepada masyarakat. Dalam bidang pertanian dalam acara ini juga disampaikan konsep KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) untuk memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan.

Dalam salah satu acara kegiatan Bakohumas (badan koordinasi kehumasan) tingkat nasional ini juga mengadakan kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika ( Balitjestro) untuk mengenal dan melihat jenis-jenis tanaman jeruk dan buah subtropik lainnya yang ada di Balitjestro.

Dalam kesempatan ini Kepala Balitjestro Dr.Ir Muchdar Soedarjo, MSc memberikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat datang kepada peserta yang kurang lebih berjumlah 100 orang. Dalam acara ini disampaikan profil dari Balitjestro untuk dapat diketahui  dan dikenal oleh para peserta dan nasional pada umumnya. Antusiasme peserta sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan mengenai bagaimana budidaya tanaman jeruk yang disampaikan dalam forum diskusi dengan kepala balai. Selain berdiskusi dengan ka balai peserta juga mengunjungi visitor plot jeruk di kebun Balitjestro. Didalam visitor peserta juga dapat memetik sendiri buah jeruk yang sudah dapat di panen.

Pertemuan Bakohumas ini ditutup oleh Kepala Balitjestro sebagai perwakilan dari Kementerian Pertanian sekaligus memberikan harapan peserta dapat mensosialisakan hasil dari pertemuan dan kunjungan di lingkungan kerja masing-masing sehingga diversifikasi dan ketahan pangan masyarakat serta konsep KRPL bisa diterapkan.

Tinggalkan Balasan