Balitjestro Alternatif Wisata Petik Jeruk di Kota Batu

ZHF_9430

Malang (beritajatim.com)– Jika berkunjung ke Kota Batu tidak ada salahnya berkunjung ke tempat Balai Penelitian Jeruk dan Tanaman Subtropika (Balitjestro). Tempat alternatif wisata petik jeruk ini terletak di Jalan Raya Tlekung Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Disini wisatawan bisa menikmati agrowisata dengan nuansa dingin khas pegunungan Kota Batu. Di Balitjestro selain mengembangkan jeruk juga terdapat buah lain mulai anggur, stroberi, kelengkeng, dan apel.

Kepala Balitjestro Joko Susilo Utomo mengajak masyarakat agar tak segan-segan mampir ke Balitjestro. “Balai tak hanya dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, tapi juga terbuka bagi wisatawan,” ujar Joko pada Minggu (7/8/2016).

Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi petik jeruk langsung dari pohon cukup dikenai biaya tiket Rp 25 ribu. Sedangkan bagi peneliti yang hendak melakukan penelitian tidak dipungut biaya sama sekali.

“Untuk mahasiswa atau petani yang ingin melakukan penelitian gratis. Tapi kalau mau menikmati jeruk bayar Rp25 ribu. Pengunjung juga diperbolehkan membawa pulang maksimal dua kilogram jeruk,” paparnya.

Seorang pengunjung bernama Muhamad Agus Salim asal Kasembon, Kabupaten Malang, mengatakan wisata petik jeruk adalah alternatif menarik di antara tempat wisata Kota Batu yang rata-rata¬† bertarif mahal. “Tempat wisata di Batu yang unik rata-rata tiket masuknya seratus ribuan, tapi di Balitjestro harga tiketnya jauh lebih murah,” ujarnya.

Agus berharap pemerintah lebih menggencarkan publikasi wisata jeruk di Balitjestro karena selama ini promosinya kurang terdengar di masyarakat. (luc/ted)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event