Balitbangtan Mendukung Rencana Pengembangan Jeruk di Klaten

klaten1
Ir Agus Sugiyatno, MP menerima kedatangan peserta studi lapang HKTI Kabupaten Klaten

Sebagai UPT dari Balitbangtan yang tugas utamanya adalah penelitian, Balitjestro juga memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama bagi kalangan petani. Salah satu  wujud dari pelayanan tersebut adalah menerima studi lapang rombongan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 15/01/2015.

Dalam kesempatan tersebut Ketua HKTI Kabul Subahid ST mewakili 90 peserta menyampaikan tujuan dari kegiatan ini. Selain penghasil beras, di Klaten sendiri pada tahun 1980 sampai 1990-an banyak petani yang menanam jeruk di tegalan atau di kebun. Saat itu produksinya cukup besar sehingga pendapatan petani meningkat. Namun sekarang kondisi jeruk dapat dikatakan sudah hilang karena serangan hama penyakit terutama CVPD yang menghacurkan tanaman jeruk di sana. Untuk itu dengan adanya kegiatan ini petani yang ingin mengembangkan jeruk lagi dapat belajar mengenai budidaya jeruk yang benar.

Dari keterangan Kantiman salah satu peserta dulu ia menanam jeruk dilahannya sekitar tahun 80an Hasil produksi jeruk yang dia tanam cukup besar.  Kemudian setelah beberapa tahun tanamannya terkena serangan penyakit dan lambat laun banyak yang mati dan akhirnya sekarang sudah habis tanaman jeruknya. Dengan adanya kesempatan ini ia bertekad untuk mengembangkan lagi jeruk di lahannya. Permasalahan yang dihadapi adalah teknologi pengelolaan kebun yang belum tepat. Karena ilmu budidaya yang ia dapatkan masih terbatas. Selain itu pemilihan benih jeruk yang baik juga belum banyak dimengerti oleh sebagian besar petani. Untuk itu harapannya dengan tambahan ilmu dan pengetahuan selama studi lapang dapat dijadikan pedoman untuk k depan.

Studi Lapang ini diterima oleh Ir.Agus Sugiyatno, MP mewakili kepala balai. Dijelaskan bahwa Balitbangtan melalui Balitjestro telah menghasilkan inovasi teknologi jeruk. Inovasi tersebut antara lain teknologi budidaya, perbenihan, pengendalian hama penyakit dan beberapa teknologi lainnya. Disamping itu Balitjestro juga telah mengaplikasikan teknologi tersebut antara lain di PTPN VIII, IX, dan XII. Di Jawa Tengan sendiri kerjasama juga telah dilakukan dengan pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam mengembangkan jeruk. Untuk itu Balitbangtan akan mendukung pengembangan jeruk di Klaten dengan memeberikan teknologi agar nantinya dapat berkembang serta berproduksi seperti harapan dari petani.

Kemudian peserta di beri penjelasan oleh Hadi Mulyanto, SP  tentang budidaya jeruk benar serta pemilihan varietas yang tepat di Klaten yang merupakan dataran rendah. Dengan tambahan ilmu tentang budidaya jeruk diharapkan rencana pengembangan jeruk dapat terlaksana dengan baik dengan disertai dukungan dari instansi-instansi terkait. (fajar/balitjestro)

Peserta diberi penjelasan tentang budidaya jeruk oleh Hadi Mulyanto, SP teknisi Balitjestro
Peserta diberi penjelasan tentang budidaya jeruk oleh Hadi Mulyanto, SP teknisi Balitjestro

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event