Balitbang Provinsi Jawa Timur Merintis Kerja Sama dengan Balitjestro

Balitbangprov JatimSebagai tindak lanjut dari kunjungan tim Balitbang Provinsi Jawa Timur (Balitbangprov Jatim) ke Balitjestro pada tanggai 1 Pebruari 2016 lalu, Balitbangprov Jatim mengundang Balitjestro untuk menghadiri rapat yang diadakan pada tanggal 10 Mei 2016 di ruang rapat Balitbangprov Jatim dengan agenda Diskusi Rencana Pelaksanaan Kegiatan Diseminasi Sayur dan Buah tahun 2016. Dari Balitjestro diwakili oleh Ir. Agus Sugiyatno, MP sebagai koordinator Jasa Penelitian dan Ir. Otto Endarto, MSi sebagai ketua kelti Hama/Penyakit. Selain dari Balitjestro, acara dihadiri juga oleh 2 peneliti sayuran dan pasca panen dari BPTP Jawa Timur.

Acara rapat dipimpin oleh Dra. Asri Harijati, M.Ed, Ph.D selaku Kabid SDA dan Teknologi mewakili Kepala Balitbangprov Jatim didampingi peneliti-peneliti SDA dan teknologi Balitbangprov Jatim. Dra. Asri Harijati, M.Ed, Ph.D menyampaikan bahwa tujuan diadakan pertemuan adalah untuk menjalin kerjasama antara Balitbangprov, Balitjestro dan BPTP Jatim, mengingat banyak sekali teknologi-teknologi yang telah dihasilkan oleh Balitjestro dan BPTP Jatim namun belum semuanya diadopsi oleh petani dan pelaku agribisnis. Dengan adanya kegiatan Diseminasi Tanaman Sayur dan Buah yang akan diselenggarakan ini diharapkan:

  • mempercepat proses diseminasi hasil penelitian dan mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi baru bidang pertanian
  • membuat strategi menumbuhkembangkan jiwa inovasi untuk menjadi wirausaha di bidang sumber daya alam dan teknologi

Kegiatan diseminasi tanaman sayur dan buah yang akan dilaksanakan tahap awal ini adalah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan materi sesuai tupoksi masing-masing balai. Balitjestro akan menyampaikan tentang potensi pengembangan tanaman jeruk di Jawa Timur, sedangkan BPTP Jatim menyampaikan tentang pengembangan tanaman pisang masi kirana dan kentang serta penanganan pascapanen.

FGD akan dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Kabupaten Malang, Lumajang dan Magetan. Sasaran peserta FGD adalah Balitbangda, Bappeda, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian, Perbankan, Koperasi, UMKM, Kelompok Tani, Penyuluh dan instansi terkait lainnya. Dari FGD nanti diharapkan ada respon positif dari pemerintah daerah dan terjalin kerjasama dengan daerah untuk mengembangkan komoditas jeruk, pisang dan kentang di masing-masing daerah sesuai tuntutan agroklimatnya. Dan menjadi pintu masuk kerjasama berikutnya antara Balitbangprov, Balitbangda dengan Balitjestro dan BPTP Jatim. (Agus Sugiyatno)

Tinggalkan Balasan

Agenda

no event